Zakat dalam Al qu’ran dan Hadist yang harus diketahui umat islam

14 views
banner 468x60)

Zakat Adalah Jembatan ISLAM Orang-orang yang bertakwa kepada Allah SWT tidak hanya beriman dan melakukan ibadah badani, seperti shalat, tetapi mereka juga beribadah dengan menggunakan hartanya.

Hal itu telah dijelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 3  Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِا لْغَيْبِ وَ يُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ ۙ

allaziina yu`minuuna bil-ghoibi wa yuqiimuunash-sholaata wa mimmaa rozaqnaahum yungfiquun

“(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan sholat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka,”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 3)

Sedangkan Rasulullah Saw bersabda, zakat adalah jembatan (bagi kekuatan) Islam (HR. Thabrani, Targhib)

Hadis tersebut menggaris bawahi bahwa zakat merupakan fondasi penting dalam Islam, sehingga apabila kita melalaikannya maka otomatis menghancurkan sendi-sendi dalam Islam.

Pada Zaman “Khalifah Abu Bakar pernah memerangi orang-orang yang enggan membayar zakat di awal pemerintahannya, baginya jika ada orang yang membeda-bedakan antara salat dan zakat, maka wajib diperangi,”

di akhirat nanti, zakat adalah jembatan akan memudahkan seseorang ketika melewati shirat yang berjumlah tujuh.

“Ketika di dunia dengan mudahnya menunaikan zakat, maka dengan mudahnya juga melewati jembatan zakat.

Dalam sejarah Islam zakat sudah terbukti dapat menjadi solusi sistem jaminan sosial di masyarakat. Saat ini ia juga bisa dijadikan sebagai jembatan dalam penyelesaian permasalahan sosio ekonomi umat.

Kemudian, orang-orang yang bertakwa itu juga menginfakkan rezeki dan segala hal, baik yang lahir maupun batin, yang diberikan dan ditakdirkan oleh Allah SWT kepadanya, dan membelanjakannya di jalan Allah SWT.

Infak adalah pengeluaran, pembelanjaan, dan penggunaan harta yang dimiliki. Di dalam agama Islam, infak terbagi menjadi dua, wajib dan sunah.

Infaq wajib 

yaitu apabila seseorang tidak melakukan akan mendapatkan dosa sebagai contoh infaq wajib membayar mas kawin di dalam agama Islam mas kawin merupakan syarat sah nya sebuah perkawinan selain itu yang termasuk infaq wajib contoh lain membayar kifarat dan nadzar.kifarat adalah denda yang harus dibayar kan oleh seorang muslim karena melanggar hukum Allah besar nya kifarat bergantung dari jenis kesalahan yang dilakukan adapun penerima infaq Jenis ini bisa siapa saja termasuk keluarga atau kerabat yang membutuhkan.

Contoh lagi infaq wajib adalah menafkahi istri dan keluarga termasuk berpahala besar.

Infaq Sunnah

Jenis infaq ini adalah merupakan infaq yang dilakukan dengan tujuan bersedekah , sedekah masuk dalam kategori infaq Sunnah jika berbentuk harta.

Infaq Sunnah di dalam islam ada dua jenis yakni infaq untuk jihad dan infaq membantu orang lain.infaq jihad diberikan kepada seseorang atau kelompok yang akan berjuang di jalan Allah, Manfaat infaq Sunnah sangat banyak teruntuk penerinya karena dapat meringankan beban penderitaan sehingga hikmah nya adalah diampuni segala dosanya.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

مَنْ جَآءَ بِا لْحَسَنَةِ فَلَهٗ عَشْرُ اَمْثَا لِهَا ۚ وَمَنْ جَآءَ بِا لسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزٰۤى اِلَّا مِثْلَهَا وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَ
mang jaaa`a bil-hasanati fa lahuu ‘asyru amsaalihaa, wa mang jaaa`a bis-sayyi`ati fa laa yujzaaa illaa mislahaa wa hum laa yuzhlamuun

“Barang siapa berbuat kebaikan mendapat balasan sepuluh kali lipat amalnya. Dan barang siapa berbuat kejahatan dibalas seimbang dengan kejahatannya. Mereka sedikit pun tidak dirugikan (dizalimi).”
(QS. Al-An’am 6: Ayat 160)

Pada dasarnya, infak adalah ibadah yang mencakup seluruh ibadah yang berkaitan dengan harta, seperti zakat, sedekah, dan menolong orang miskin.

Sementara itu, infak juga dapat mencakup hal-hal maknawiah, seperti mengajarkan ilmu dan sejenisnya. Namun, dalam hal ini, yang paling utama dari semua ini adalah zakat yang merupakan salah satu rukun Islam. Oleh karena itu, banyak ahli tafsir menjelaskan bahwa yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah zakat.

Dalam sebuah hadis disebutkan, “Zakat adalah jembatan Islam.” Maksudnya, zakat adalah sebuah titian atau penghubung Islam. Setelah fondasi agama dibangun dengan iman dan tiangnya dibangun dengan shalat, ada suatu tempat yang penting yang harus dilewati, maka zakatlah yang akan dibangun sebagai jembatan untuk melewatinya.

Sebab untuk melindungi diri ketika di dunia dan di akhirat, dibutuhkan anggaran biaya agar dapat membangun bangunan Islam yang megah, baik berupa Darul Islam di dunia maupun Darussalam di akhirat. Semua itu akan terwujud dengan ibadah-ibadah harta, dan yang paling utamanya adalah zakat. (Tafsir Elmalılı, Penerbit Fazilet).

Baca juga ; bayar zakat

Sebuah Tabir  Sakarotul MAUT

Sakarat merupakan bentuk jamak dari kata sakir atau sakratun. Sakir adalah suatu penghalang di antara akal dan manusia yang secara umum digunakan sebagai istilah untuk pengaruh minuman yang memabukkan. Selain itu, sakir digunakan pula untuk menunjukkan keadaan sangat marah, cinta, dan sedih.

Adapun  istilah sakaratul maut digunakan untuk menjelaskan keadaan kematian yang luar biasa yang dapat menghilangkan akal. Hal ini termaktub dalam surat Qaf ayat 19

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَ جَآءَتْ سَكْرَةُ الْمَوْتِ بِا لْحَـقِّ ۗ ذٰلِكَ مَا كُنْتَ مِنْهُ تَحِيْدُ
wa jaaa`at sakrotul-mauti bil-haqq, zaalika maa kungta min-hu tahiid

“Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang dahulu hendak kamu hindari.”
(QS. Qaf 50: Ayat 19)

Ibnu Arabi RH berkata, “Sebagai sebuah hikmah, Allah SWT membuat keadaan sakaratul maut dan keluarnya ruh menjadi ringan bagi sebagian orang, dan berat bagi yang lainnya. Dahsyatnya sakaratul maut bagi orang kafir adalah sebagai azab, sedangkan bagi orang mukmin adalah sebagai kafarat atas dosa-dosanya atau untuk meninggikan derajatnya.”

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَاَ نْفِقُوْا مِنْ مَّا رَزَقْنٰكُمْ مِّنْ قَبْلِ اَنْ يَّأْتِيَ اَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُوْلَ رَبِّ لَوْلَاۤ اَخَّرْتَنِيْۤ اِلٰۤى اَجَلٍ قَرِيْبٍ ۙ فَاَ صَّدَّقَ وَاَ كُنْ مِّنَ الصّٰلِحِيْنَ
wa angfiquu mimmaa rozaqnaakum ming qobli ay ya`tiya ahadakumul-mautu fa yaquula robbi lau laaa akhkhortaniii ilaaa ajaling qoriibing fa ashshoddaqo wa akum minash-shoolihiin

Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu; lalu dia berkata (menyesali), Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh.”
(QS. Al-Munafiqun 63: Ayat 10)

Maka Mari kita berlomba lomba dalam berbuat kebaikan, semoga Allah SWT melimpahkan tolong dan KurniaNYA atas kita sehingga kita dipandaikannya dalam mengarungi kehidupan ini bisa melaksanakannya baik yang wajib dan yang sunah.

Sumber :Fazilet TAKVİMİ dan dari berbagai referensi

Editor ulang : Yudi Hartoyo

Baca juga ; inilah tanda tanda orang yang bertaqwa semoga kita termasuk didalamnya

banner 468x60)

Manfaat infaq Manfaat zakat Zakat Zakat adalah kekuatan islam

Author: 
author

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply