Nasihat-nasihat untuk Para Hafiz Qur’an

36 views
banner 468x60)

Inspirasibersama.com – Alhamdulillah bila menjadi seorang yang hafiz Al-Qur’an sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, jadi Mari kita renungkan Nasihat-nasihat untuk Para Hafiz Qur’an;

  • “Seorang mukmin yang membaca dan mengamalkan Al-Quran sebagaimana mestinya bagaikan buah jeruk. Rasanya manis dan baunya pun harum.
  • Seorang mukmin yang tidak membaca Al-Quran bagaikan buah kurma. Rasanya enak tetapi tidak berbau.
  • Seorang munafik yang membaca Al-Quran bagaikan daun kemangi. Baunya harum, namun rasanya pahit.
  • Seorang munafik yang tidak membaca Al-Quran bagaikan buah semangka Abu Jahal (sejenis buah yang berduri dan mengandung racun). Rasanya pahit dan baunya busuk.”
  • “Perumpamaan seorang hafiz yang membaca Al-Quran dengan hafalannya bagaikan malaikat-malaikat yang menyampaikan wahyu. Keduanya setara dari segi kemuliaan.
  • Terdapat dua pahala untuk orang yang bukan hafiz yang membaca Al-Quran dengan terbata-bata, yaitu pahala membaca Al-Quran dan pahala kesulitannya.”
  • “Hafalan seorang hafiz bagaikan seekor unta yang terikat. Apabila pemiliknya menjaga untanya, ia dapat memegangnya. Apabila ia melepaskannya, unta itu pun akan melarikan diri.”
  • “Perkataan ‘Aku lupa dengan ayat-ayat itu’ adalah suatu hal yang sangat buruk bagi seorang pemilik (hafiz) Al-Quran. Akan tetapi, seharusnya dikatakan, “Ia telah dibuat lupa.”
  • Mengatakan ‘aku lupa dengan ayat-ayat itu’ hukumnya adalah makruh. Namun, mengatakan ‘aku telah dibuat lupa akan ayat-ayat itu’ tidak menjadi masalah. Sebab, pada perkataan ‘aku lupa’ terdapat makna ketidakpedulian dan kelalaian terhadap ayat-ayat Al-Quran, sedangkan pada perkataan ‘telah dibuat lupa’ tidak terdapat makna kelalaian tersebut.

Fudhail bin ‘Iyadh RH berkata, “Makam (derajat) seorang hafiz menghalanginya dari kedurhakaan terhadap Allah SWT.

Bukankah demikian? Bagaimanakah seorang hafiz dapat durhaka terhadap Allah SWT, sedangkan setiap huruf dari Al-Quran berkata kepadanya, ‘Janganlah kau berbuat sesuatu yang bertentangan denganku demi kecintaanmu kepada Allah SWT!’ Seorang hafiz seharusnya tidak bersenang-senang seperti orang-orang yang menyia-nyiakan waktunya, lebih berhati-hati daripada orang-orang muslim yang lain, dan tidak berkumpul dengan orang-orang yang lalai sehingga ikut menjadi lalai.

Sumber artikel : Fazilet takvimi

banner 468x60)
Author: 
author

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply