Mengapa kita Harus Memperlakukan Hewan – Hewan dengan Kasih sayang

36 views
banner 468x60)

Inspirasibersama.com – Adalah beliau Rasulullah SAW diutus sebagai rahmat bagi alam semesta. Sebagaimana beliau menyayangi manusia, beliau pun sangat menyayangi hewan-hewan dan senantiasa menasihati para sahabatnya agar menyayangi mereka.

Rasulullah SAW menyarankan para sahabatnya agar tidak membiarkan hewan-hewan dalam keadaaan lapar dan haus, tidak memberikan beban secara berlebihan kepadanya, tidak memukulinya, dan tidak menyakitinya dengan menjadikannya sebagai sasaran tembak.

Pada suatu hari, Rasulullah SAW mendapati sekelompok orang yang sedang menunggu sambil menunggangi hewan mereka.

Beliau pun berkata, “Tunggangilah hewan-hewan kalian dengan baik tanpa membuatnya kelelahan, dan biarkanlah mereka beristirahat (jika sudah tidak dibutuhkan). Janganlah kalian menjadikan mereka podium untuk mengobrol di pasar, di tempat pertemuan, dan di jalan-jalan. Betapa banyak hewan tunggangan yang lebih mulia dan lebih banyak berzikir kepada Allah SWT daripada orang yang menungganginya.
” (HR Musnad Ahmad)

Rasulullah SAW menaikkan Siti Aisyah (R.anha) ke atas unta yang belum pernah ditunggangi sebelumnya seraya berkata,

“Wahai Aisyah, bersikap lembutlah kepada unta ini. Sebab, barang siapa memiliki sikap lemah lembut, hal itu akan menghiasi (akhlak)nya, sedangkan barang siapa tidak memiliki sikap lemah lembut, hal itu akan menodainya.”
(HR Sunan Abu Daud)

Pada suatu hari, Ibnu Umar RA mendapati sekelompok pemuda yang memanah seekor ayam yang menjadi sasaran anak panah mereka.

Tatkala para pemuda itu melihat kedatangan Ibnu Umar RA, mereka langsung membubarkan diri. Ibnu Umar RA berkata,

“Siapakah yang mengikat ayam ini? Ketahuilah bahwasanya Rasulullah SAW melaknat orang-orang yang membunuh seekor ayam (atau hewan apa pun) dengan menjadikannya sebagai sasaran (anak panah) seperti ini.”
(HR Sahih Bukhari)

Rasulullah SAW melihat seekor unta yang kurus kering karena kelaparan, lalu beliau berkata,

“Takutlah kalian kepada Allah SWT tentang hewan yang tidak mampu menjelaskan (keadaannya seperti lapar, haus, dan lelah). Ketika mereka sehat, tunggangilah, jika mereka sudah pantas untuk disembelih, sembelihlah dan makanlah.”

(HR Sunan Abu Daud)

Sumber artikel ; Fazilet takvimi

banner 468x60)
Author: 
author

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply