Kehidupan Dunia dipenuhi dengan berbagai macam kesulitan bagaimana Mensikapinya ?

47 views
banner 468x60)

Inspirasibersama.com – Dunia adalah sebuah persinggan dari sebuah perjalanan Panjang untuk menuju akhirat yang abadi dan Dunia ini dipenuhi dengan berbagai macam kesulitan lalu apa dan bagaimana mensikapinya berikut artikel yang kami kutip dari Fazilet takvimi bisa dijadikan renungan agar bisa kita ambil hikmahnya.

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Balad ayat 4 (yang artinya)

“Sungguh, Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.”

Dalam tafsir ayat karimah ini dijelaskan sebagai berikut.

Karena manusia merupakan makhluk yang paling lemah, ia selalu tertimpa berbagai macam masalah dan kesulitan. Pertama-tama kesulitan itu dimulai dengan gelap gulitanya rahim ibu, sedangkan pada akhirnya terdapat kematian dan dilanjutkan dengan masalah-masalah yang lain.

Bahkan, manusia menghadapi masalah-masalah yang tidak pernah dialami oleh makhluk lainnya. Misalnya, dipotongnya tali pusar, dibarut ketika masih bayi, kemudian kesulitan dalam mencari ilmu, masalah-masalah yang muncul ketika mengurus pernikahan, masalah anak-anak, masalah tempat tinggal, kemudian menua, dan penyakit-penyakit, seperti sakit kepala, sakit gigi, sakit mata, dll, yang kesemuanya itu tidak mungkin dapat dihitung. Termasuk di dalamnya kesulitan-kesulitan yang muncul pada saat melaksanakan ibadah-ibadah, seperti shalat, puasa, zakat, haji, jihad, bersabar ketika sempit, dan bersyukur ketika lapang.

Setelah semua ini terlewati, datanglah kesulitan-kesulitan berupa dahsyatnya kematian, pertanyaan Malaikat Munkar dan Nakir, serta gelapnya alam kubur.
(Tafsir Ruhul Bayan)

Dikatakan pula bahwa manusia tidak akan pergi begitu saja sebagaimana ia tidak dilahirkan dengan mudah. Manusia diciptakan melalui berbagai tahapan kesulitan, mulai dari tahapan yang dahsyat dalam pembentukan organ jantung, hati, dan paru-paru. Lalu, dengan pertolongan Allah SWT, ia berkembang dari satu bentuk ke bentuk lainnya.

Demikianlah manusia diciptakan. Artinya, mencapai tujuan untuk menjadi manusia yang sempurna melalui kesulitan dan penderitaan merupakan sebuah bagian dari penciptaan manusia yang mesti dialami dan merupakan aturan Allah SWT, sang Pencipta seluruh makhluk.

Pada hakikatnya, manusia adalah makhluk yang lemah, lesu, dan tidak memiliki kekuatan, kemudian ia mendapatkan pertolongan dan perlindungan dari Allah SWT. Oleh sebab itu, agar menjadi manusia yang sempurna, seseorang harus berani menghadapi kesulitan dan penderitaan dengan penuh kesadaran, berupaya menjalankan tugasnya sebagai rasa syukurnya kepada Allah SWT yang telah melindungi dan memberikan kekuatan kepadanya dalam menghadapi kesulitan, dan menjadi pribadi yang tulus serta mengasihi orang-orang yang tertindas. (Elmalılı, Hak Dîni Kur’an Dili Tefsîri, Penerbit  Fasilet takvimi)

banner 468x60)
Author: 
author

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply