Inilah Tanda-Tanda Orang Yang BerTaqwa Semoga kita Termasuk didalamnya

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَسَا رِعُوْۤا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَا لْاَ رْضُ ۙ اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَ ۙ
wa saari’uuu ilaa maghfirotim mir robbikum wa jannatin ‘ardhuhas-samaawaatu wal-ardhu u’iddat lil-muttaqiin

“Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa,”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 133)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّآءِ وَا لضَّرَّآءِ وَا لْكٰظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَا لْعَا فِيْنَ عَنِ النَّا سِ ۗ وَا للّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ ۚ
allaziina yungfiquuna fis-sarrooo`i wadh-dhorrooo`i wal-kaazhimiinal-ghoizho wal-‘aafiina ‘anin-naas, wallohu yuhibbul-muhsiniin

“(yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 134)

Sahabat inspirasibersama.com yang dimuliakan Allah, Menurut Ayat diatas ada 4 indikator yang menandai ketaqwaan seseorang.

Pertama

Orang yang senantiasa menginfaqan hartanya disaat lapang maupun sempit maka ini disebut mempunyai kecerdasan finansial dan orang-orang yang memiliki kecerdasan finansial adalah mereka yang pandai mengumpulkan pundi-pundi kekayaan melalui kerja keras dan cerdas,lalu pandai pula mengelolanya,termasuk menyisihkan sebagian untuk kaum dhuafa dan masakin.

Baca juga : Rumah yatim ypmi

Kedua

Orang-orang yang bisa mengendalikan amarahnya, mereka disebut memiliki kecerdasan emosional dan orang yang kuat Menurut Nabi shalallahu alaihi wasallam, bukanlah orang yang kuat bertarung.orang yang kuat dalam Islam adalah orang yang mampu menahan marah.

Islam tidak melarang kita marah.islam membolehkan kita marah.yang dilarang adalah marah yang tidak terkendali.emosi yang meletup-letup tanpa kontrol.

Perasaan senang dan benci, perasaan bahagia dan bersedih, demikian juga dengan marah adalah sifat alamiah manusia.persoalnya, orang-orang yang memiliki kecerdasan emosi mampu mengendalikan perasaannya sehingga mereka tahu kapan dan dimana bisa mengungkapkan perasaan senang atau ketidaksenangannya.

Ketiga

Mudah memaafkan,atau memiliki kecerdasan sosial.tanda orang yang memiliki kecerdasan sosial itu bisa dilihat dari pergaulan sehari-hari, apakah mereka di terima masyarakat lingkungan atau dijauhi? Orang yang memiliki kecerdasan sosial mudah bergaul,luwes, dan diterima.

Sikapnya tidak arogan, atau sombong.Tidak egois dan mau berbagi.mereka Hidup di tengah masyarakat, berbaur,menyatu, dan tidak menyendiri.Rosululloh saw bersabda,”Mukmin yang bergaul dan sabar terhadap gangguan orang,lebih besar pahalanya dari pada yang tidak bergaul dengan manusia dan tidak sabar dalam menghadapi gangguan mereka,” ( Riwayat Ahmad dan Tirmidzi).

Dalam pergaulan sosial,ada saja di antara saudara kita yang perkataannya menyinggung perasaan, sikapnya tidak menyenangkan dan perbuatanya merugikan.Terhadap mereka, Islam mengajarkan agar kita lebih bersabar dan pandai-pandai memaafkan.

Keempat

Apabila berbuat kerusakan, mereka segera mengingat Allah, lalu meminta ampun atas kesalahan-kesalahan dan dosanya.mereka memiliki kecerdasan spiritual.

Orang yang baik, dalam pandangan Islam bukanlah orang yang tidak pernah berbuat kesalahan.Orang yang bertaqwa bukanlah orang yang sama sekali bebas dari perbuatan dosa.

Orang yang bertaqwa adalah mereka yang apabila melakukan kesalahan, perbuatan yang kurang baik, dan melanggar ketentuan segera mengingat Allah lalu meminta ampun dan bertobat.Mereka segera kembali ke jalan yang benar dan lurus ketika terperosok.mereka tidak terlalu lama berada dalam kesesatan.

Orang yang memiliki kecerdasan spiritual senantiasa mengingat Allah, kapan dan dimana pun juga.ketika hendak memulai sesuatu, mereka mengingat Allah lalu mengucapkan bismillah.Setiap langkahnya di perhitungkan, apakah sesuai dengan syariat agama? Apakah perbuatan dan tindakanya menguntungkan bagi dirinya dan memberi manfaat kepada orang lain?

Apakah perilakunya mencerminkan kasih sayang ( Rahman dan rahim)? Ketika pekerjaan telah usai, tidak lupa mereka bersyukur sambil mengucapkan Alhamdulillah.

Mereka tidak ingin dipuji,sebab mereka sadar bahwa segala puji adalah milik Allah.mereka syukuri semua karunia Allah,lalu bertawakal dan menyerahkan hasil nya kepada Allah.

 

ما هي الخسارة الحقيقة ..؟ اشد انواع الخسائر ان تكون الجنة عرضها السماوات والارض ولكن لا يكون لك مكان فيها
اللّٰهم اجعلنا من اهل الجنة

Kerugian bila tidak bertaqwa ;

Tahukah Kerugian Yg nyata..? seorang Tahu Bahwa Surga Yg indah luasnya Seperti langit dan Bumi namun Sayangnya Engkau tidak Mendapat tempat Di dalamnya!

Setiap Hamba pasti Tahu Bagaimana Allah Menjanjikan Surga Bagi Mereka Yg mau Bertaqwa kepadanya Dan Hal itu Di sampaikan lewat Ayat”nya Allah Dan Juga Lewat Para Nabi Dan Rasulnya.

maka Yg aneh adalah ketika Sudah Mengetahui Akan Kabar Surga Namun Ternyata Tidak Mendapatkanya Di Karnakan Jauhnya Dia Dr kebaikan Dan Ketaqwaan Kepada Allah swt Saat hidup Di dunia. Padahal Nasehat Selalu Tersampaikan kepadanya Namun Sayangnya Terabaikan Begitu Saja sehingga Tak Ada Yg tersisa Dalam dirinya Selain Penyesalan Yg Sia”

Krn Itu Jadikan Dunia Ini Sebagai Jalan kita Untuk Beramal Kebaikan Agar Kelak Di Akherat Kita Mendapatkan Bagian Dari Pada Surganya Allah Swt
Amin Amin Ya Robb

عبدالرحمن بن محمد العطاس
اهل الوداد

Sumber ; ustadz Abdurrahman Muhammad

Editor : yudi Hartoyo

Baca juga : Manfaat sedekah walau dalam keadaan ekonomi yang sulit dan sempit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *