Hubungan Antara Sholat dan Zakat

51 views
banner 468x60)

Inspirasibersama.com – Alhamdulillah semoga Allah selalu menjaga Amal amal ibadah kita.Di dalam surat Al-Baqarah ayat 3, setelah iman disebutkan dua amal, yaitu shalat dan zakat.

Sumber gambar : solopeduli.com

Sebagaimana shalat merupakan tangga atau perjalanan yang akan mengantarkan seseorang dari tahapan-tahapan kehidupannya menuju ke hadapan Allah SWT, zakat pun merupakan jembatan kewajiban Ilahi yang diperoleh dalam perjalanan tersebut. Maka dari itu, setiap muslim harus membuat jembatan tersebut dan melaluinya, yakni berupaya mendapatkan harta yang halal hingga mencapai nisab agar dapat mengeluarkan zakatnya.

Meskipun hartanya belum mencapai nisab, paling tidak hatinya penuh dengan keimanan akan keluhuran perintah tersebut. Maksudnya, setiap muslim sebaiknya berusaha untuk berzakat, bukan menerimanya, kecuali jika ia termasuk kelompok yang berhak menerimanya. Jika tidak termasuk kelompok tersebut, janganlah lupa bahwa menerima zakat tersebut adalah haram.

Dapat dilihat bahwasanya dalam ayat ini setelah iman disebutkan dua amal, yaitu shalat dan zakat. Dua hal ini juga merupakan amal yang diwajibkan terlebih dahulu dalam syariat Islam sebelum amal ibadah lainnya. Sebab, dua amal ini adalah inti dari semua amal ibadah.

Penyebutan kedua amal ibadah ini secara khusus bukan hanya karena kekhususan keduanya saja, melainkan karena dua amal ibadah ini mewakilkan kelompok-kelompok amal ibadah lainnya. Sebab, seluruh amal ibadah terbagi menjadi dua kelompok.

Pertama, amal ibadah yang dilakukan dengan badan, kedua adalah amal ibadah yang dilakukan dengan harta. Adapun ibadah yang dilakukan dengan badan dan harta, seperti ibadah haji adalah penggabungan dari dua kelompok ibadah tersebut.

Maka dari itu, shalat adalah inti dari ibadah yang dilakukan dengan badan, sedangkan zakat adalah inti dari ibadah yang dilakukan dengan harta. Kedua amal ibadah ini adalah amalan-amalan yang akan menguatkan dan membuktikan keimanan seseorang. (Tafsir Elmalılı)

Nasehat Yusuf bin Musthofa

Shalat hukumnya fardu, maka jangan sampai terlewatkan. Jika engkau mampu, laksanakanlah ibadah haji dan berikanlah zakat. Jangan pernah menganggap semua ini boleh ditinggalkan dan berusahalah untuk menunaikannya. Jangan membangkang terhadap perintah Allah SWT dan janganlah berbuat maksiat kepada-Nya.

Sumber artikel ; Fazilet takvimi

banner 468x60)
Author: 
author

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply