Hewan Apa Sajakah Yang dapat diqurbankan ?

63 views
banner 468x60)

Hewan Apa Sajakah Yang dapat diqurbankan ?

Hewan yang boleh dikurbankan adalah domba, kambing, sapi, kerbau, dan unta.

Domba dan kambing boleh dikurbankan setelah berumur satu tahun dan masuk tahun kedua, sedangkan sapi dan kerbau setelah berumur dua tahun dan masuk tahun ketiga. Sementara itu, unta boleh dikurbankan setelah berumur lima tahun dan masuk tahun keenam.

Akan tetapi, anak domba juga boleh dikurbankan apabila umurnya lebih dari enam bulan dan beratnya sama dengan domba dewasa yang berumur satu tahun. Hewan liar tidak boleh dijadikan hewan kurban.

Satu ekor sapi, kerbau, atau unta boleh dikurbankan untuk tujuh orang, yakni tujuh orang tersebut dapat berkurban secara bersama-sama satu ekor sapi atau unta sebagai kurban mereka.

Jumlah orang tersebut boleh kurang dari tujuh, misalnya untuk satu atau dua orang.

Satu ekor kambing atau domba hanya boleh dikurbankan untuk satu orang. Namun, satu orang boleh berkurban dengan dua ekor domba.

Sebab, setiap tahun Rasulullah SAW selalu berkurban dua ekor domba. Namun, ketika Haji Wada, Rasulullah SAW memotong seratus ekor unta untuk dikurbankan.

Orang yang berkurban sapi, unta, atau kerbau secara patungan disunahkan hadir bersama atau mewakilkannya kepada salah seorang di antara mereka pada saat berkurban.

Selain itu, orang yang berkurban secara patungan disyaratkan agar melakukannya dengan orang muslim, serta berniat berkurban untuk ibadah, mendapatkan pahala, mengorbankan hawa nafsunya, dan membagi-bagikan daging kurbannya secara merata.

Biaya yang harus dibayar setiap orang yang berkurban tersebut jangan sampai kurang dari 1/7 dari biaya hewan tersebut.

Kurban yang dilakukan secara patungan ini boleh juga dipotong dengan niat untuk seseorang yang sudah meninggal, anak kecil, atau orang tua yang sudah pikun, dan dapat juga diniatkan sebagai kurban sunah, ataupun kurban karena memiliki hajat.

Pembagian Hewan Kurban

Disunahkan membagi daging kurban ke dalam tiga bagian, yaitu sepertiganya diberikan sebagai sedekah, sepertiganya lagi dihadiahkan atau dihidangkan kepada kerabat, tetangga, dan teman-temannya, serta sepertiga sisanya diberikan kepada keluarganya sendiri.

Sebagian daging kurban boleh dihadiahkan atau seluruh daging tersebut boleh juga disumbangkan.

Bagaimana Cara Menyembelih Hewan Qurban ?

Pertama-tama, ketika berkurban berniat,

“Ya Rabbi, tubuh ini telah sebegitu banyak berbuat dosa dan kesalahan kepada-Mu sehingga untuk mendapatkan ampunan-Mu aku harus mengorbankan tubuhku untuk-Mu.
Akan tetapi, Engkau telah mengharamkan untuk mengorbankan manusia. Oleh karena itu, aku menyembelih hewan ini sebagai pengganti tubuhku, terimalah kurbanku ini.”

Kemudian, membaca basmalah dan doa,

“Inni wajjahtu wajhiya lilladzi fatharas samaawati wal ardha, hanifan musliman wa maa ana minal musyrikin.” Setelah itu, membaca doa, “Allahumma hadzza minka wa laka. Allahumma inna shalati wa nusukii wa mahyaaya wa mamaati lillahi rabbil ‘alamin. Laa syarika lahu wa bidzaalika umirtu wa ana awwalul muslimin.”

Selanjutnya, membaca takbir di bawah ini dan dilanjutkan dengan menyembelih hewan kurbannya.

“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaaha illallahu wallahu akbar, Allahu akbar wa lillahil-hamd, bismillahi Allahu akbar.” Lalu, segera menyembelih hewan tersebut.

Ada empat saluran yang dipotong ketika menyembelih hewan kurban, yaitu saluran napas, saluran makanan, dan dua saluran pembuluh darah.

Disunahkan untuk memotong semua bagian ini dan paling sedikit adalah memotong tiga bagian dari yang disebutkan sehingga hewan tersebut menjadi halal hukumnya.

Saluran pernapasannya tidak boleh terjepit agar dapat bernapas dengan nyaman sampai hewan tersebut menghembuskan napas terakhirnya.

Menyembelih unta dari bagian antara leher dan dada, dan menyebelih kambing, domba, serta sapi dari bagian antara rahang dan leher hukumnya sunah.

Memotong hewan dengan cara menghadapkannya ke arah kiblat dan mengikat kedua kaki bagian depan dan satu kaki kiri bagian belakang adalah sunah. Sementara itu, untuk sapi, keempat kakinya diikat, dan unta disembelih dalam keadaan berdiri.

Jika hewan kurban lari, mengamuk, menyerang, atau jatuh ke dalam sumur sehingga tidak mungkin untuk disembelih dari lehernya, dengan berniat menyembelih kurban bacalah ;

“bismillahi allahu akbar” lalu potonglah hewan tersebut dengan pisau atau benda tajam yang lain hingga mati, maka kurbannya tetap sah dan halal.

Sumber : / FAZİLET TAKVİMİ 26 Juli 2020, Minggu

Editor : yudi Hartoyo

banner 468x60)

Cara Menyembelih Hewan Qurban Hewan yang boleh dikurbankan Pembagian Hewan Qurban

Author: 
author

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply