Tips Mengatasi Diare Akut Pada Anak Menurut WHO

InspirasiBersama.com – Saat kita mengalami sakit diare, maka tentu akan sangat mengganggu aktivitas. Terlebih lagi jika diare menyerang anak-anak. Ada beberapa penyebab mengapa seseorang atau anak mengalami diare diantaranya karena infeksi, intoleransi makanan dan juga jamur serta adanya inflamasi atau peradangan pada saluran pencernaan. Namun pada kasus anak-anak, diare lebih sering disebabkan karena adanya rotavirus yang erat kaitannya dengan kebersihan tangan, makanan dan lingkungan tempat tinggal.

sumber : http://wartamedika.com – tips mengatasi diare anak

Memiliki seorang anak yang mengalami serangan diare tentu akan membuat kebanyakan orang tua panik. Diare pada anak bisa berakibat fatal atau berujung pada kematian bila tidak tertangani dengan tepat dan cepat. Hal ini bukan disebabkan karena penyakit diare itu sendiri, tetapi lebih karena kondisi dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh.

Berbicara tentang diare, maka ada dua jenis yang harus dipahami yaitu akut dan kronik. Akut berarti kejadian diare berlangsung kurang dari 14 hari, sedangkan kronik artinya lebih dari 14 hari. Oleh karena itu sangat penting sebagai orang tua untuk memahami tatalaksana diare pada anak secara tepat.

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah rehidrasi atau pemberian cairan yang cukup. Hal ini guna mengatasi dehidrasi yang disebabkan karena dehidrasi. Selain itu pemberian zink juga sangat penting karena bisa membuat vili usus pada anak lebih baik.

Selanjutnya harus diperhatikan masalah nutrisi selama diare. Orang tua harus berupaya agar asupan nutrisi tetap terjaga selama anak mengalami diare. Selain itu penting juga memahami tanda dehidrasi pada anak seperti frekuensi kencing yang jarang, sedikit dan juga warna air kencing yang kuning keruh.

Bila dirasa diare berlangsung lebih sering atau kronis, maka sebaiknya membawa anak ke dokter. Dengan penanganan lebih cepat dan tepat akan menurunkan resiko terburuk pada kasus diare anak yang bisa menyebabkan kematian oleh karena dehidrasi yang tak tertangani.

Artikel Terkait : Bagaimana Cara Mencuci Tangan Yang Benar ?

Tips Mencegah Kenaikan Berat Badan dengan Rutin Mengkonsumsi Kedelai

InspirasiBersama.com – Kalau ditanya siapa yang ingin mempunyai badan langsing ? Pasti kebanyakan wanita menginginkannya. Namun kenyataannya kenaikan berat badan menjadi hal yang sulit untuk dicegah. Namun kini ada sebuah tips mudah untuk mencegah kenaikan berat badan dengan cara rutin mengkonsumsi kedelai.

sumber : http://www.obatherbalalami.com – cara menurunkan berat badan dengan kedelai

Menurut para pakar kesehatan mengatakan bahwa kedelai mengandung komponen yang sangat baik untuk memenuhi kebutuhan gizi sekaligus bisa mencegah terjadinya kenaikan berat badan. Di dalam kedelai terkandungn unsur protein, mineral, vitamin, serta kandungan karbohidrat yang tergolong kompleks sehingga hanya mengandung lebih sedikit indeks glikemiknya. Bukan hanya itu saja, kedelai juga mengandung antioksidan, isoflavon dan serat yang sangat baik untuk kesehatan tubuh kita.

Mengkonsumsi kedelai akan memberikan sensasi kenyang yang bertahan lebih lama. Hal ini disebabkan karena kedelai kaya akan kandungan serat pangan yang juga tinggi. Dengan perasaan kenyang yang lebih lama, maka akan membuat kita bisa menahan diri untuk mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang berlebih yang bisa memicu kenaikan berat badan.

Dengan kandungan isoflavon pada kedelai yang tinggi akan bermanfaat dalam mencegah berbagai jenis penyakit yang erat kaitannya dengan obesitas. Hal ini disebabkan karena mereka berperan sebagai zat antioksidan di dalam tubuh. Dengan indeks glikemik yang hanya berada di angka 16 akan membuat kandungan glukosa yang rendah, menganggu metabolisme lemak serta akan menjaga kadar glukosa dalam darah tetap stabil.

Oleh karena itu untuk menjaga berat badan anda tetap stabil, maka mengkonsumsi kedelai secara rutin bisa menjadi alternatif yang tepat. Selain itu penting juga untuk tetap banyak bergerak atau berolahraga secara teratur.

Artikel Terkait : Beberapa Makanan Yang Bisa Mengganggu Metabolisme Tubuh

Pentingnya Melepas Sepatu Saat Masuk Rumah

InspirasiBersama.com – Bagi kebanyakan orang Indonesia, melepas sandal atau sepatu saat masuk rumah sudah menjadi sebuah tradisi sejak jaman nenek moyang. Hal ini tentu berbeda dengan orang barat. Ternyata melepas sandal saat mau masuk rumah mempunyai manfaat kesehatan tersendiri.

sumber : merdeka.com – pentingnya melepas sepatu saat masuk rumah

Hal ini juga dibenarkan dalam sebuah hasil peneltian yang dilakukan oleh para ahli yang berasal dari University of Arizona yang menyebutkan bahwa saat seseorang tetap memakai sepatu saat masuk rumah, maka kecenderungan untuk melakukan kebiasaan buruk lebih besar.

Berikut beberapa kebiasaan buruk yang sering dilakukan orang saat mengenakan sepatu di dalam rumah :

Efek buruk pertama mengenakan sepatu saat masuk rumah adalah menimbulkan banyak bakteri pada sepatu yang bisa menyebar ke seluruh bagian rumah. Dalam sebuah hasil penelitian menyebut bahwa bakteri yang menempel pada sepatu kita bisa sekitar 421 ribu bakteri. Tentu ini jumlah yang sungguh sangat besar yang sangat mungkin bisa mengancam kesehatan kita.

Efek kedua adalah memungkinkan menempelnya racun pada sepatu. Racun ini bisa berasal dari jalanan yang beraspal yang bisa memicu kanker, racun dari tanaman dll. Jika racun ini menetap dalam rumah kita, maka sewaktu-waktu kita bisa terancam dan menyebabkan gangguan kesehatan yang cukup serius.

Efek buruk ketiga tetap mengenakan sepatu saat masuk rumah adalah menyebabkan banyak unsur tanah yang menempel pada sepatu. Tanah memang bukan sesuatu yang menyebabkan gangguan kesehatan, namun di dalam rumah tentu ada anggota keluarga seperti anak yang tak mengerti yang sangat rentan memasukkan tangan mereka yang kotor ke dalam mulutnya.

Itulah beberapa alasan pentingnya melepas sepatu atau sandal saat anda masuk ke rumah. Dengan demikian mari tetap kita lestarikan budaya untuk melepas sepatu atau sandal saat masuk rumah.

Artikel Terkait : Bagaimana Cara Mencuci Tangan Yang Benar ?

Jangan Suka Makan Mie Instan Campur Nasi ! Ini Bahayanya Bagi Kesehatan

InspirasiBersama.com – Nasi memang menjadi menu makanan wajib sekaligus pokok bagi kebanyakan orang Indonesia. Banyak orang mengatakan bahwa belum dikatakan makan jika belum makan nasi. Nasi memang kaya akan kandungan karbohidrat. Namun kini trend masyarakat banyak mengkonsumsi nasi yang dicampur dengan mie instan, bagaimana secara kesehatan ?

sumber : tribunnews.com – bahaya makan mie campur nasi

Mie instan memang salah satu makanan yang enak dikonsumsi dan membius banyak penikmatnya. Dengan rasa yang lezat, maka tak sedikit orang yang memanfaatkan mie instan dicampur dengan nasi yang dimanfaatkan sebagai lauk. Ternyata dari segi kesehatan hal ini kurang baik untuk dilakukan.

Mengapa makan mie instan dicampur dengan nasi kurang baik secara kesehatan ?. Tahukah kita bahwa mie instan kaya akan kandungan kalori. Dalam satu porsi mie instan terkandung sekitar 400 kalori. Ternyata jumlah ini sama halnya saat kita mengkonsumsi satu porsi nasi beserta dengan lauknya. Nah bisa dibayangkan berapa banyak kalori yang masuk ke dalam tubuh kita jika kita makan mie instan dicampur dengan nasi.

Saat kita mulai suka dengan makan mie instan yang dicampur dengan nasi, maka akan membuat banyak tumpukan kalori di dalam tubuh kita. Hal ini akan memicu munculnya obesitas dan penyakit diabetes. Tumpukan kalori yang berlebih akan membuat indeks glikemik seseorang menjadi tinggi yang memicu peningkatan kadar gula dalam darah. Kondisi ini juga akan berakibat pada munculnya tumpukan lemak di dalam tubuh.

Bagaimana dengan iklan yang menyebutkan bahwa mie instan juga kaya akan kandungan nutrisi ? Ternyata menurut pendapat para pakar kesehatan mengatakan bahwa meskipun mie instan terdapat kandungan nutrisi yang juga bermanfaat bagi tubuh, sebaiknya membatasi konsumsi mie instan setidaknya sekali dalam seminggu.

Artikel Terkait : 5 Cara Sehat Untuk Menambah Berat Badan

Antara Tahu dan Tempe, Mana Yang Lebih Baik Menurut Kesehatan ?

InspirasiBersama.com – Sebagai orang Indonesia tentu tak asing dengan yang namanya tahu dan tempe. Ya kedua lauk tersebut sangat erat di telinga kita karena menjadi menu makan sehari-hari. Selain mempunyai rasa yang enak, tahu dan tempe mengandung banyak nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan. Namun  jika kita membandingkan, mana yang lebih baik secara kesehatan ?

sumber : upstation.id – lebih sehat mana tahu sama tempe ?

Kalau kita melihat bahan dasar, maka tahu dan tempe terbuat dari bahan dasar yang sama yaitu kedelai yang kaya manfaat bagi kesehatan. Namun ternyata diantara tahu dan tempe mempunyai nutrisi yang lebih baik bagi kesehatan, mana itu ?

Ternyata jawabnya adalah lebih menyehatkan tempe dibandingkan dengan tahu. Semua ahli sepakat bahwa di dalam tahu dan tempe tersimpan banyak nutrisi mulai dari vitamin, asam lemak tak jenuh, mineral, serat, dan juga isoflavon. Namun karena cara pengolahan tempe yang menggunakan teknik fermentasi membuatnya lebih baik secara kesehatan dibandingkan dengan tahu.

Saat tempe melalui proses fermentasi, maka akan mengandalkan mikroba yang bernama kapang Rhizopus. Hal ini akan membuat sesuatu yang bersifat kompleks berubah menjadi lebih sederhana. Hal inilah yang menurut para ahli tempe memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik dibandingkan dengan tahu.

Meski demikian bukan berarti kita hanya disarankan untuk mengkonsumsi tempe saja. Kombinasi antara menu makanan tahu dan tempe tentu akan memberikan suplai nutrisi yang lebih lengkap dan menyehatkan. Yang menjadi titik perhatian adalah cara memasaknya. Sebaiknya lebih memilih mengukus dibandingkan dengan menggoreng, terlebih lagi jika menggunakan minyak goreng.

Artikel Terkait : Apa Saja Manfaat Konsumsi Kedelai Bagi Kesehatan ?

Tips Menjalani Puasa Bagi Mereka yang Mempunyai Penyakit Lambung

InspirasiBersama.com – Tak terasa sebentar lagi kita sudah masuk bulan yang sangat mulia bagi umat Islam yaitu Ramadhan. Pada bulan ini setiap muslim tentunya diwajibkan untuk berpuasa. Namun bagaimana jika ternyata kita mempunyai riwayat sakit lambung ?. Bagi mereka yang mempunyai penyakit lambung ada beberapa tips yang perlu diperhatikan saat menjalani puasa di bulan Ramadhan.

sumber : Tribunnews.com – tips puasa untuk penderita maag

Yuk langsung saja kita simak tips menjalani puasa bagi mereka yang mempunyai penyakit lambung agar tak memunculkan masalah bagi pencernaan :

Langkah pertama yang sebaiknya kita lakukan adalah berkonsultasi dengan ahlinya yaitu dokter. Dengan melakukan konsultasi atau pemeriksaan lebih lanjut, maka dokter akan tahu apa seharusnya yang dilakukan atau obat tambahan saat menjalani ibadah puasa.

Tips kedua puasa bagi mereka yang mempunyai penyakit lambung adalah memperhatikan asupan makanan yang dikosumsi. Sebaiknya menghindari jenis makanan yang banyak mengandung minyak, rasa pedas dan juga mengandung kafein. Beberapa jenis makanan tersebut bisa memicu kekambuhan lambung kita.

Tips yang ke empat adalah dengan makan sahur secara wajar. Banyak diantara kita yang tak ingin merasakan lapar dengan cara makan sahur dengan jumlah yang besar. Kondisi ini akan memicu perut merasa tak nyaman dan begah terlebih bagi mereka yang mempunyai penyakit lambung.
Itulah beberapa tips yang harus diperhatikan bagi kamu yang mempunyai riwayat penyakit lambung saat berpuasa. Semoga dengan memperhatikan tips diatas, kita diberikan kesehatan sehingga bisa menjalankan ibadah puasa di bulan suci dengan lebih nyaman.

Artikel Terkait : Efek Samping Makan Mie Instan Bagi Kesehatan Lambung

1 2 3 446