Tips Mewaspadai Gejala Flu Burung

header niko 728 x 90


kematian mendadak unggas

InspirasiBersama.com – Dengan adanya kejadian matinya 20 unggas yang positif flu burung yang berada di Cilandak Barat, Jakarta Selatan, membuat masyarakat daerah sekitar sangat dihimbau untuk waspada. Kita tahu bahwa flu burung termasuk jenis penyakit yang cukup serius yang bisa berujung pada kematian. Oleh karena itu ada beberapa tips mewaspadai gejala flu burung.

Menurut seorang Kepala Dinas DKI Jakarta yang bernama Koesmedi Prihato mengatakan untuk gejala flu burung hampir sama dengan flu biasa. Gejala umum dari flu burung adalah adanya demam, pilek, batuk, dan biasanya disertai dengan sesak napas. Itulah yang membedakan flu burung dengan flu biasa. Flu burung cenderung disertai dengan adanya sesak napas.

Baca Juga  Dampak Negatif Orangtua Sering Depresi Bisa Mempengaruhi Prestasi Anak di Sekolah

Bagi kebanyakan orang sering menganggap gejala flu burung dengan penyakit demam berdarah dengue. Hal ini dikarenakan adanya demam tinggi yang melebihi 38 derajat celcius dan terkadang juga disertai dengan rasa pusing dan nyeri pada otot. Jika gejala flu burung telat mendapatkan penanganan, maka bisa menyebabkan kematian.

Yang wajib diwaspadai untuk masyarakat yang bertempat tinggal di area yang terindikasi flu burung adalah adanya kontak langsung dengan unggas yang mati karena virus flu burung. Selain itu penting juga bagi petugas kesehatan untuk melakukan penyuluhan tentang penyakit flu burung pada daerah resiko terinfeksi flu burung.

Baca Juga  Tips Mencegah Anak Agar Tidak Ketagihan Junk Food

 
Untuk mengantisipasi penularan virus flu burung, pemerintah daerah setempat telah menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan untuk meminimalisir penularan virus.

 
Dalam kasus yang terdapat di Cilandak Barat, Dinas Kesehatan telah memusnahkan sebanyak 10 entok dan 10 ayam yang mengalami mati secara mendadak yang diketahui telah positif flu burung. Dalam memusnahkan unggas tersebut, dinas kesehatan menggunakan seragam khusus untuk mengantisipasi penularan virus flu burung.

Bagi kita yang bertempat tinggal jauh dari lokasi terindikasi flu burung juga dituntut untuk waspada terhadap penularan virus flu burung. Terlebih bagi kita yang bertempat tinggal di daerah yang mayoritas masyarakatnya beternak unggas. Apabila diketahui ada kematian beberapa unggas secara mendadak, maka sebaiknya kita melaporkan kepada dinas kesehatan setempat untuk mendapatkan penanganan yang tepat agar tidak terjadi penularan virus yang lebih serius.

Baca Juga  Manfaat Melakukan Liburan Sambil Meditasi

Sumber : Kompas.com

Artikel Terkait : Cara Mengenali Siklus Pelana Kuda DBD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *