Tips Mengenali Gejala Keterlambatan Bicara Pada Anak

header niko 728 x 90

InspirasiBersama.com – Salah satu perkembangan bayi yang sangat penting adalah berbicara. Sebelum anak kita bisa berbicara dengan lancar, maka anak akan mengalami proses perkembangan bicara mulai dari mengucapkan kata, menyusun sebuah kalimat dan kejelasan dalam berbicara.

 

Karena perkembangan bicara pada anak tergolong sangat penting, maka sebagai orang tua sebaiknya bisa mengenali perkembangan yang normal pada anak sejak sedini mungkin. Jika tak mampu mengenali, bisa-bisa anak kita mengalami keterlambatan yang tak disadari.

sumber gambar : alodokter.com

Memang setiap bayi mempunyai perkembangan yang tak sama, namun orang tua harus tahu sejak usia kapan seorang anak mulai belajar mengucapkan kata. Bisanya sejak usia anak mencapai 12 sampai 18 bulan, anak sudah mulai belajar untuk mengucapkan kata. Dikatakan mengalami perlambatan bicara apabila ternyata anak belum mampu mengucapkan kata sebanyak 20 atau lebih.

Baca Juga  Bahaya Minum Kopi Setelah Jam 5 Sore

Baca Juga : Terapi Bagi Anak Yang Mengalami Keterlambatan Bicara

Perkembangan yang normal lain yang terjadi pada anak seusia itu adalah mereka sudah mampu mengekpresikan diri saat ada anggota keluarga yang memanggil namanya.

 

Lantas bagaimana jika ternyata pada usia 12 sampai 18 bulan sang anak belum mampu mengucapkan kata-kata ?. Anda tak perlu khawatir dengan kondisi ini jika sang anak sebenarnya berusaha untuk mengoceh dan mampu mengekpresikan diri. Anak mampu mengeluarkan suara sebagai usaha untuk mengucapkan kata-kata.

Baca Juga  Pengen Tahu Jenis Olahraga Yang Paling disukai Oleh Orang Indonesia ?

Selain itu anak anda juga bisa menerima dan menjalankan sebuah perintah dari orang tuanya seperti kita suruh untuk mengambil barang. Menyikapi anak yang mengalami kerlambatan bicara seperti ini, sebaiknya orang tua meningkatkan kegiatan mengobrol kepada anak. Dengan begitu akan merangsang anak untuk belajar mengucapkan kata-kata.

 

Para orang tua perlu waspada apabila ternyata pada usia 1 sampai 2 tahun anak belum juga bisa menunjukkan sesuatu. Anak dengan usia tersebut akan cenderung melakukan komunikasi dengan menggunakan gerakan dibandingkan dengan berbicara.

 

Pada saat usia anak mencapai 1,5 tahun, orang tua harus memastikan apakah anak sudah mampu menirukan sebuah suara dan mengalami kesulitan untuk melakukan sebuah perintah sederhana. Jika yang terjadi demikian, maka sebaiknya orang tua memeriksakan anak ke dokter untuk mengetahui adanya kemungkinan gangguan kesehatan terutama pendengaran.

Baca Juga  Efek Campuran Krimer Instan Bisa Mengurangi Manfaat Sehat Kopi

 

Jika ternyata anak mengalami gangguan pembicaraan, maka kondisi ini akan berlangsung sampai usia 2 tahun. Pada usia ini sang anak masih juga belum mampu menirukan sebuah ucapan dan mengucapkan sebuah kata-kata yang diucapkan secara spontan.

Artikel Terkait : Tanda Bayi Mengalami Perkembangan Yang Lambat

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *