Tips Membedakan Kesemutan Biasa Dengan Gangguan saraf Tepi

header niko 728 x 90

kesemutan

InspirasiBersama.com – Pernahkah anda merasakan kesemutan ? Saya rasa semua orang pasti pernah mengalami kesemutan. Apakah kesemutan termasuk hal yang normal ?. Kesemutan bisa tergolong kesemutan biasa dan juga bisa kesemutan sebagai tanda kalau adanya penyakit saraf. Berikut tips membedakan kesemutan biasa dengan gangguan saraf tepi.

Menurut pendapat seorang konsultan neurologis yang bernama Prof.Dr.dr. Moh Hasan Machfoed, SpS (K) mengatakan bahwa kesemutan bisa dikatakan wajar atau biasa jika terjadi saat kita dengan sengaja melakukan penutupan aliran darah. Kondisi ini biasanya sering terjadi saat kita setelah posisi duduk yang lama atau dengan sengaja menyilangkan kaki dengan sengaja.

Setelah kita melakukan duduk yang lama atau menyilangkan kaki dalam waktu yang cukup lama akan memicu kesemutan pada kaki. Namun biasanya jenis kesemutan seperti ini akan kembali normal saat kita mencoba meluruskan kaki. Jika kondisinya seperti ini, menurut Prof. Hasan tergolong kesemutan yang wajar atau biasa.

Baca Juga  Ada 3 Hal Yang Bisa Menyebabkan Gagalnya Program Bayi Tabung

Namun apabila kesemutan dialami seseorang secara tiba-tiba misalnya saat kita santai duduk, maka kesemutan yang seperti ini disebabkan karena adanya gangguan pada neuropati atau saraf.

Baca Juga : Sulit Ereksi Juga Bisa Disebabkan Karena Gangguan Saraf

Untuk intensitas atau frekuensi kesemutan yang dialami oleh masing-masing orang berbeda-beda. Ada orang yang mengalami kesemutan setiap hari, dan ada juga yang jarang-jarang.

Baca Juga  Bagaimana Cara Menangani Korban Luka Bakar Yang Benar ?

Untuk jenis kesemutan yang disebabkan karena gangguan neuropati, biasanya bersifat berulang, terjadi secara tiba-tiba dan hilang timbul. Kondisi kesemutan yang disebabkan neuropati ini harus mendapatkan penanganan dokter. Apabila kita membiarkannya, maka bisa berakibat mati rasa. Pada stadium lanjut akan mempengaruhi kekuatan motorik, hilang rasa serta menyebabkan depresi.

Ada beberapa faktor resiko lain yang menyebabkan seseorang sering mengalami kesemutan, kram, kebas. Faktor yang pertama adalah disebabkan karena faktor penuaan, mempunyai riwayat diabetes, dan kekurangan asupan vitamin B.

Untuk penyebabnya, gangguan neuropati sering juga disebabkan karena gaya hidup yang kurang sehat, misalnya sering bermain gadget, duduk lama, sering mengendarai motor, nyetir mobil, hingga karena sering menggunakan sepatu dengan hak tinggi. Untuk mencegahnya, anda harus menghindari pola hidup yang tidak sehat tersebut serta banyak olahraga, istirahat yang cukup, menerapkan pola makan yang sehat, serta memperhatikan asupan vitamin terutama B1, B2 dan B12. Itulah tips membedakan kesemutan biasa dengan gangguan saraf tepi.

Baca Juga  Rutin Konsumsi Teh Hijau Bisa Mencegah Kanker Payudara

Artikel Terkait : Cara Mengenali Gejala Stroke Sejak Dini

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *