Tips Agar Anak Tidak Menggunakan Kata Kasar

header niko 728 x 90

InspirasiBersama.com – Bagi anda yang saat ini mempunyai anak berusia lebih dari dua tahun, terkadang secara tak sadar kita mendengar anak kita mengucapkan kata-kata yang kasar. Lantas bagaimana tips agar anak tidak menggunakan kata kasar ?

Sebagai orang tua tentunya kaget, padahal orang tua tidak pernah mengajarkan kata-kata yang kasar pada anak. Terkadang kata-kata kasar yang diucapkan oleh anak berupa bahasa Inggris. Saat kita berusaha tanya pada anak, ternyata mereka mengaku meniru dari apa yang ada di Youtube.

Mungkin anda juga mengalami hal yang sama seperti ini. Saat kita mendengar anak kita bisa mengucapkan kata kasar, pasti kita merasa kaget. Dari mana anak saya dengar kata-kata itu ?

Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan agar anak tidak lagi menggunakan kata-kata yang kasar :

Buat aturan dan ikuti

Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat seperti sekarang ini, rasanya tidak mungkin kita melakukan pembatasan kepada anak untuk tidak menggunakannnya. Misalnya saja penggunaan gadget dan internet. Anak yang suka menggunakan kata kasar bisa karena pengaruh informasi internet maupun teman yang bandel.

Baca Juga  Apa Sich Rahasia Kecantikan Seorang Khloe Kardashian ?

Oleh karena itu sebaiknya kita menerapkan sebuah aturan dan harus diikuti oleh anak dan seluruh anggota keluarga termasuk orang tua. Kita buat sebuah aturan tentang kata yang tak boleh diucapkan oleh siapa saja dalam rumah termasuk orang tua juga tak boleh mengucapkannya.

Aturan ini pada awalnya akan merasa cukup sulit untuk diterapkan. Pasalnya terkadang seorang ayah sering kali tak sadar mengucapkan kata yang kasar saat berkomunikasi baik dengan anak maupun teman –temannya meskipun hal tersebut berupa candaan. Namun jika sudah menerapkan aturan ini, maka sebaiknya siapa saja dalam rumah tersebut tak boleh melanggar.

Baca Juga : 3 Jenis Ucapan Orang Tua Yang Tak Boleh Diucapkan Oleh Orang Tua

Bantu anak Anda menemukan cara lebih baik untuk mengungkapkan perasaanya

Selanjutnya adalah kita membantu anak untuk mengendalikan emosi dan perasaan saat marah. Biasanya ucapan kasar kerap muncul saat seorang anak sedang marah dan frustasi. Oleh karena itu sebagai orang tua harus mengajarkan bagaimana cara mengendalikan emosi saat marah, misalnya saja dengan mengambil napas dalam selama beberapa saat. Selain itu kita ajarkan kepada anak untuk bisa mengungkapkan perasaan tanpa harus dengan kemarahan.

Baca Juga  Mengapa Program Diet Akan Lebih Sulit Dilakukan Di Usia 30-an?

Cari kata pengganti yang lebih sopan

Cara ketiga mencegah anak agar tidak suka menggunakan kata kasar adalah dengan mengajarkan tentang kata-kata yang lebih sopan. Kalau dalam adat Jawa kita akan mengenal kata halus untuk istilah tertentu. Kenalkan anak dengan kata-kata tersebut dan membiasakan dalam kehidupan sehari-hari agar anak bisa lebih sopan dalam bertutur kata.

Jangan bereaksi berlebih

Yang terakhir adalah disarankan untuk tidak merespon secara berlebihan saat anak kita mengucapkan kata kasar di depan umum. Memang hal ini akan membuat kita malu sebagai orang tua, namun reaksi yang berlebihan seperti meneriaki dengan kata merah dan memukul adalah bukan respon yang tepat.

Baca Juga  Pola Diet Seperti Apa Yang Sangat Baik Untuk Kesehatan Jantung ?

Yang harus kita lakukan adalah menegurnya dengan baik. Kita tanyakan kepada anak, apakah dia mengerti dengan kata yang barusan dia katakan ?. Jelaskan bahwa kata tersebut adalah kata yang tak sopan untuk diucapkan kepada orang lain dan kita bilang kepada anak untuk tidak mengulanginya kembali.

Pada intinya adalah kita terus konsisten dalam menerapkan sebuah aturan kepada anak dan dijalankan secara kontinue. Dengan begitu anak akan terbiasa dengan kata yang boleh dan tak boleh diucapkan kepada orang lain dan membuatnya terbiasa sampai usia dewasa kelak.

Artikel Terkait : Tanpa Disadari Banyak Orang Tua Yang Melakukan Kekerasan Pada Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *