Ternyata Kegemukan Bisa Disebabkan Karena Sering Nyetir Lama

header niko 728 x 90

nyetir lama

InspirasiBersama.com – Tahukah kita bahwa kegemukan bisa disebabkan karena sering nyetir lama. Kebiasaan menyetir menjadi sebuah rutinitas yang banyak dilakukan seseorang saat bekerja. Jika anda termasuk sering menyetir dalam jangka waktu lebih dari satu jam, maka meningkatkan resiko kenaikan berat badan sebesar 2kg. Hal ini berbeda dengan mereka yang hanya menyetir dalam kurun waktu 15 menit.

Kebiasaan sering menyetir lama ini lebih sering dilakukan oleh pria. Dengan kondisi menyetir yang tidak banyak bergerak dalam waktu yang lama, maka bisa meningkatkan resiko penyakit yang kerap menyebabkan kematian yaitu diabetes dan jantung.

Untuk membuktikan hubungan antara kebiasaan menyetir dengan penyakit diabetes dan penyakit kardiovaskuler, maka para peneliti telah melakukan sebuah penelitian dengan melibatkan 2.800 orang dewasa yang mempunyai kebiasaan menyetir mobil. Mereka akan mengamati tentang kadar glukosa, lingkar pinggang dan indeks massa tubuh terkait dengan masalah diabetes dan penyakit kardiovaskuler.

Baca Juga  Apa Artinya Jika Kita Mimpi Gigi Copot ?

Baca Juga : Orang Kurus Belum Tentu Terbebas Dari Diabetes

Dari data hasil studi yang mereka lakukan didapatkan hasil data bahwa ada sekitar 64 persen masyarakat Inggris lebih memilih menggunakan transportasi mobil. Sedangkan bagi warga AS, ada sekitar 84 persen memilih mobil sebagai kendaraan transportasi.

Saat kita melihat seseorang yang suka menyetir mobil atau sepeda motor dalam jangka waktu yang lama maka lebih beresiko mengalami peningkatan lingkar pinggang. Hal ini menunjukkan bahwa ukuran perut mereka semakin membuncit. Padahal dalam sebuah hasil studi yang lain menyebutkan bahwa bentuk perut yang buncit erat kaitannya dengan resiko penyakit jantung dan diabetes.

Baca Juga  Banyak Makan Serat Bermanfaat Turunkan Kadar Kolesterol Jahat

Bukan hanya menyebabkan resiko penyakit jantung dan diabetes saja, ternyata dalam sebuah studi lain yang dilakukan oleh Oxford University menyatakan bahwa orang dengan perut yang buncit beresiko mengalami kanker prostat.

Kalau kita membahas tentang perut yang buncit, ada banyak sekali studi yang menyebutkan bahwa seseorang yang meskipun memiliki berat badan yang normal tetapi memiliki perut yang buncit, maka akan beresiko mengalami kematian dini yang disebabkan karena faktor obesitas atau peningkatan berat badan.

Sudah banyak sekali studi yang menyebutkan tentang bahaya memiliki perut yang buncit. Kondisi ini disebabkan karena saat ada banyak tumpukan lemak dalam perut, maka lemak berbahaya ini akan secara tidak langsung mengganggu proses penting dalam tubuh seperti metabolisme, tekanan darah dan pembekuan darah.

Baca Juga  Mengapa Banyak Orang Yang Tergoda Untuk Memencet Jerawat ?

Jadi apabila anda saat ini termasuk seseorang yang mengalami peningkatan berat badan dengan latar belakang sering menyetir lama, maka bisa jadi obesitas anda disebabkan karena kebiasaan nyetir anda yang terlalu lama. Untuk menghindari kondisi ini, mau tidak mau anda harus merubah kebiasaan menyetir lama dengan aktivitas lain yang lebih banyak pergerakan aktif tubuh seperti berangkat kerja menggunakan sepeda dan sering berjalan kaki.

Artikel Terkait : Hati-hati Terjadi Pembekuan Darah Saat Perjalanan Jauh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *