Susahnya Menyembuhkan Insomnia

header niko 728 x 90

insomniaBanyak orang yang menganggap tidur adalah perkara yang mudah dan secara alamiah. Jika sudah datang waktu malam hari dan jam menunjukkan pukul 21.00 maka secara alami mata kita mulai mengantuk dan setelah 30 menit berbaring maka kita secara tidak sengaja akan tertidur dengan sendirinya. Berikut akan kita bahas tentang susahnya menyembuhkan insomnia
Bahkan ada beberapa orang yang tergolong sangat gampang tertidur, mungkin beberapa teman kita ada yang seperti itu he..hanya dengan posisi nyaman atau duduk manis bisa tertidur dengan pulas.
Namun dibalik mudahnya kita untuk tidur, ada beberapa orang yang sangat susah untuk mengawali tidur. Sudah berusaha tidur di ranjang tetapi mata ini rasanya masih belum ngantuk juga sampai merasa tersiksa. Ada juga yang sudah bisa mengawali tidur, tetapi gampang terbangun sebelum pagi datang sehingga lama tidur menjadi berkurang.

Kasus seperti ini dinamakan imsomnia yaitu gangguan untuk memulai istirahat tidur. Saat ini dokter umum Indonesia diberi kebebasan untuk memberikan terapi dan mendiagnosa. Tetapi dalam kenyataannya mengatasi imsomnia tidak semudah yang dibanyangkan.

Untuk kategori imsomnia kronis ( lebih dari satu bulan ) adalah tergolong sangat susah untuk disembuhkan meskipun oleh dokter spesialis kejiwaan sekalipun.
Diagnosis tepat kuncinya

Baca Juga  Suara Bising Ternyata Bisa Memicu Penyakit Jantung

Sebagai seorang dokter umum yang menjadi palang depan dalam pelayanan primer kesehatan dituntut untuk mampu menegakkan diagnosa imsomnia secara tepat. Orang yang menderita imsomnia biasanya datang ke dokter dengan keluhan susah tidur atau susah mempertahankan tidur yang cukup. Tetapi kebanyakan pasien yang datang adalah kasusnya akut alias tidak kronis ( lebih dari satu bulan ).

Sebagai seorang tenaga medis harus mengetahui apa yang menjadi penyebab utama seseorang mengalami imsomnia. Apakah ada penyakit yang menyertai misalnya jantung, diabetes, paru-paru, atau nyeri kronis yang menyebabkan seseorang mengalami imsomnia. Tingkat keberhasilan dalam pengobatan insomnia sangat dipengaruhi oleh kemampuan mencari dasar masalh seseorang mengalami insomnia.

Pengobatan

Untuk masalah pengobatan insomnia seorang dokter tidak harus langsung memberikan obat anti insomnia. Tetapi seorang dokter dituntut pula untuk melakukan pengkajian terhadap pola tidur pasien. Apakah pasien itu mempunyai pola istirahatyang tidak teratur, atau sering komsumsi alkhohol dan obat-obatan narkotika.
Untuk kasus insomnia yang menyerang kaum muda, baiasanya mereka mempunyai pola tidur yang kurang bagus misalnya suka begadang. Ini juga sering terjadi bagi para pekerja shift yang harus kerja pagi, sore dan malam hari.

Baca Juga  Hubungan Sering Makan Asam Dengan Gigi Keropos

Pada awalnya pengobatan kasus insomnia ditujukan agar pasien bisa istirahat dengan tenang. Obat-obatan yang diberikan adalah obat golongan anti-histamin dan juga obat anti mabuk kendaraan sering diberikan saat pengobatan awal insomnia.
Tetapi untuk kasus orang usia lanjut menggunakan melatonin sebagai pengobatan awal.

Pada kenyatannya para dokter saat memberikan pelayanan primer lebih sering memberikan obat anti-cemas seperti alprazolam, clobazam, lorazepam dan diazepam dalam mengatasi insomnia. Memang obat ini efektif dalam mengatasi insomnia, tetapi dalam kenyataan kasus insomnia disebabkan kasus kecemasan yang perlu diselesaikan.
Masalah lain yang muncul akibat penggunaan obat ini biasanya para pengguna akan merasa ketagihan alias susah tidur kalau tidak konsumsi obat-obatan. Beberapa orang yang pernah dan terbiasa menggunakan alprazolam misalnya mengaku susah untuk menghilangkan rasa ketergantungan terhadap obat itu.

 

Seorang Psikiater biasanya lebih menangani pasien yang mengalami insomnia kronik yang meraka sudah mencoba berbagai macam obat-obatan dan terapi alternatif tetapi tidak kunjung sembuh juga. Kebanyakan dari mereka telah menggunakan obat-obatan anti cemas dalam jangka waktu yang lama seperti penggunaan alprazolam.
Solusi yang harus dilakukan adalah harus tetap menjaga kesehatan tidur pasien. Karena dalam beberapa kasus yang sering dihadapi mereka banyak yang memngalami susah tidur kalau tidak di atas jam 12 malam atau jam 2 pagi. Mereka ini susah sekali untuk bisa tidur sebelum jam 12 malam.
Demikian informasi tentang susahnya menyembuhkan insomnia. Mudah-mudahan setelah kita membaca artikel ini pemahaman kita akan insomnia semakin besar dan bagi mereka yang merasa mempunyai masalah susah tidur bisa dengan perlahanĀ  mengobati gangguan istirahat yang di alami.

Baca Juga  Bahaya Mengangkat Beban Terlalu Berat Bisa Menyebabkan Pembuluh Darah Pecah

 
Artikel Terkait : Manfaat Lari Pagi Bagi Kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *