Sudah Mengatur Pola Makan Namun Tetap Menderita Diabetes

header niko 728 x 90

Diabetes sweet on plate

InspirasiBersama.com – Apakah anda saat ini salah satu orang yang sudah mengatur pola makan yang sehat namun tetap juga menderita diabetes ? Jika benar maka anda bisa membaca tulisan ini sampai selesai. Anda akan tahu jawabnya nanti.

 
Sering kita mendengar orang yang sudah berusaha menerapkan pola makan yang sehat demi menghindarkan diabetes, namun ternyata tetap saja dia mengidap diabetes. Apa sebenarnya yang membuat seseorang menderita diabetes ?

 
Diabetes merupakan penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Hal itu terbukti dari sebuah data pada tahun 2015 yang menyatakan bahwa ada sekitar 10 juta orang Indonesia yang positif diabetes. Usia mereka bervariasi mulai dari 20 sampai 79 tahun. Dari total penderita tersebut, sampai pada tahun 2015 tercatat ada sekitar 185.000 orang yang telah meninggal karena diabetes.

 
Kita tahu bahwa bagi seseorang yang tinggal diperkotaan akan lebih jarang untuk banyak gerak atau beraktivitas fisik, mudah stres serta memiliki pola makan yang tidak sehat. Itu adalah beberapa faktor yang menyebabkan seseorang terkena diabetes.

Baca Juga  Protein Mempunyai Peranan Yang Sangat Penting Saat Awal Kehidupan

 
Menurut data Balitbangkes Kementerian Kesehatan RI menyatakan bahwa kebanyakan orang Indonesia yang menderita diabetes tipe II. Kita tahu bahwa diabetes tipe ini sangat erat kaitannya dengan gaya hidup yang tidak sehat, jarang berolahraga, serta pola makan yang tidak sehat.

Pola makan

Bagi seseorang yang sudah menderita diabetes, terutama yang tipe II, maka menerapkan pola makan yang sehat menjadi suatu kewajiban pertama yang harus dilakukan.

Mengatur menu makanan yang sehat bagi setiap orang akan berbeda-beda. Kondisi ini sangat erat kaitannya dengan kondisi setiap orang yang berbeda-beda satu sama lainnya. Jadi yang dikatakan menu sehat bagi setiap orang akan berbeda-beda tergantung kondisi tubuh masing-masing.

Jika kita ingin mengetahui takaran menu makanan yang sehat bagi tubuh kita, maka sangat disarankan untuk rutin melakukan cek kesehatan. Dengan melakukan rutin cek kesehatan, maka diharapkan kita akan mengerti seberapa besar menu makanan sehat yang kita butuhkan.

 

Tahukah kita bahwa, kadar gula darah yang tinggi akan erat kaitannya dengan tekanan darah dan kolesterol dalam tubuh kita. Artinya apabila ternyata kadar gula darah dan tekanan darah kita tinggi, maka besar kemungkinan kadar kolesterol kita juga akan tinggi.

Baca Juga  Apakah Aman Mengkonsumsi Ikan Setiap Hari ?

Baca Juga : Inilah Tanda Kalau Gula Darah Kita Tinggi

Jika ternyata setelah dilakukan cek kesehatan didapatkan hasil pemeriksaan seperti itu, maka kita bisa menyesuaikan menu makanan yang sehat yang harus kita konsumsi agar kadar gula darah, tekanan darah dan kolesterol kita menjadi stabil.

Olahraga

Tahukah kita, menurut salah seorang dokter ahli diabetes mengatakan bahwa orang yang menderita diabetes dan menerapkan pola makan yang sehat hanya mampu menurunkan kadar gula darah sampai 15 persen saja. Jika diimbangi dengan rutin melakukan olahraga, maka resiko akan turun lagi menjadi 15 persen.

 
Jadi kalau kita menginginkan kadar gula darah kita bisa turun sampai 30 persen, maka kita harus menggabungkan pola makan sehat dengan rutin melakukan olahraga setiap harinya.

 
Untuk jenis olahraga yang sangat disarankan bagi penderita diabetes yang tipe II, maka olahraga angkat beban sangat cocok untuk dilakukan. Hal ini akan membuat kondisi kadar gula darah menjadi lebih stabil.

Baca Juga  Apa Dampaknya Jika Jarang Mencuci Handuk ?

 
Apalagi jika kita mampu melakukan olahraga angkat beban  yang dikombinasikan dengan aerobik, maka kadar gula darah akan bisa turun sampai 34 persen. Jika kita hanya melakukan olahraga aerobik saja, maka penurunan hanya berkisar 24 persen saja.

 
Bagi penderita diabetes sangat disarankan untuk rutin melakukan olahraga setiap hari selama 30 menit. Jika anda tidak bisa, minimal seminggu tiga kali berolahraga. Sebaiknya anda melakukan olahraga saat setelah makan. Hal ini dikarenakan saat setelah makan gula darah akan cenderung untuk tinggi.

Artikel Terkait : Ternyata Tidak Semua Peningkatan Kadar Gula Darah Pasti Diabetes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *