Resiko Sering Konsumsi Makanan Olahan Meningkatkan Resiko Radang Usus

header niko 728 x 90

makanan olahan 2

InspirasiBersama.com – Dalam sebuah studi menyebutkan bahwa sering konsumsi makanan olahan meningkatkan resiko radang pada usus. Kalau kita telaah, memang benar kalau makanan olahan kaya akan kandungan zat aditif yang bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh terutama pencernaan seperti usus.

Ada banyak jenis zat aditif yang banyak digunakan pada makanan olahan. Makanan seperti eskrim dan selai kacang tidak lepas dari tambahan zat aditif yang fungsinya agar tekstur makanan lebih bagus dan membuat makanan akan bertahan lebih lama.

Untuk membuktikan hal ini, para peneliti telah melakukan uji lab sebagai simulasi pada usus serta mengkaji jumlah bakteri pada usus. Untuk menunjang penelitian ini, para ahli menggunakan dua pengemulsi yaitu karboksimetilselulosa (CMC) dan polisorbat-80 (P80).

Baca Juga  Kenali Beberapa Makanan Yang Berkhasiat Membuat Kulit Awet Mudah

Kesimpulan dalam penelitian ini menemukan bahwa ternyata pengemulsi atau bahan aditif pada makanan olahan mampu menyebabkan penyakit radang usus atau diokenal dengan IBD.

Penelitian ini bukan yang pertama kalinya, namun pada tahun 2013 juga pernah dilakukan penelitian tentang pengemulsi atau zat aditif yang erat kaitannya dengan peradangan pada tikus.

Untuk mengembangkan penelitian ini, maka para ahli kedepan akan melakukan sebuah studi ulang yang memberikan perlakukan kepada para responden untuk menghindari konsumsi makanan olahan selama satu bulan. Kemudian satu bulan berikutnya mereka disuruh untuk mengkonsumsi makanan olahan. Dari situ para ahli akan membandingkan perbedaan pada kesehatan usus manusia.

Baca Juga  Waspada Jika Anak Anda Mengalami Gejala Penyakit Berikut

Ada banyak jenis makanan olahan yang mencantumkan aneka zat aditif yang terkandung dalam kemasan makanan olahan. Namun biasanya pera produsen menggunakan bahasa yang berbeda sehingga banyak orang yang tidak mengenalnya.

Dengan penggunaan nama yang berbeda dalam kemasan, maka membuat para konsumen sulit mengenali bahan makanan yang kaya akan kandungan zat aditif. Untuk menghindari yang demikian, maka para ahli menyarankan kepada kita untuk membatasi konsumsi makanan olahan yang bisa beresiko memicu peradangan pada usus.

Baca Juga  Benarkah Jika Harga Rokok Mahal Bisa Menurunkan Kemiskinan

Artikel Terkait : Daftar Makanan Olahan Yang Sehat Menurut Ahli Gizi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *