Perbedaan Antara Nyeri Pinggang Biasa Dengan Saraf yang Kejepit

header niko 728 x 90

nyeri pinggang

InspirasiBersama.com – Masih banyak masyarakat kita yang tidak bisa membedakan antara nyeri pinggang biasa dengan saraf yang kejepit. Akhir-akhir ini sering kita mendengar kalau seseorang yang mengalami saraf kejepit, benarkah ini merupakan penyakit saraf kejepit atau nyeri pinggang biasa ?

 
Menurut para ahli mengatakan bahwa istilah saraf yang kejepit dalam dunia kedokteran disebut dengan HNP (hernia nukleus pulposus). Salah satu tanda dari HNP ini adalah munculnya rasa nyeri pada pinggang yang bersifat menjalar pada bagian tubuh yang lain.

 
Menjalar disini berarti seseorang yang menderita saraf kejepit atau HNP bukan hanya merasakan rasa nyeri pada bagian pinggang saja, namun nyeri tersebut akan menjalar pada bagian kaki atau tangan yang bisa menimbulkan rasa kesemutan atau pegal-pegal.

Baca Juga  Disfungsi Ereksi Mempunyai Dua Jenis Yang Berbeda

 
Apa yang menyebabkan seseorang bisa mengalami saraf terjepit ? Orang yang mengalami saraf terjepit biasanya disebabkan karena adanya tekanan yang berat pada bagian saraf yang terdapat pada pinggang dan juga bisa pada leher. Kondisi ini akan menyebabkan inti diskus menonjol sehingga bisa beresiko menekan saraf.

 
Bagaimana cara membedakan antara nyeri pinggang biasa dengan saraf kejepit ?. Secara umum gejala dari saraf yang kejepit adalah munculnya rasa nyeri pada bagian pinggang yang menjalar pada bagian tubuh yang lain. Nyeri yang terjadi bisa dibarengi dengan adanya kesemutan, kelemahan atau bahkan bisa menyebabkan kelumpuhan dalam jangka waktu yang lama. Dan biasanya pada kasus HNP nyeri yang terjadi akan bisa hilang setelah kita melakukan suatu peregangan atau bisa juga pijatan.

Baca Juga  Terapi Bagi Anak Yang Mengalami Keterlambatan Bicara

 
Apabila anda saat ini sering mengalami nyeri pada bagian pinggang, maka sangat disarankan untuk memeriksakan ke dokter. Hal ini untuk memastikan apakah nyeri yang kita alami merupakan nyeri pinggang biasa atau disebabkan karena saraf yang terjepit. Dalam memutuskan suatu diagnosa seorang dokter membutuhkan suatu data anamnese dan pemeriksan fisik. Selain itu jika diperlukan tindakan MRI akan dilakukan.

 
Ada beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang rentan sekali untuk mengalami saraf terjepit atau HNP, diantaranya adalah suka duduk dalam jangka waktu yang lama, obesitas dan kurang melakukan olahraga atau aktivitas fisik.

Baca Juga  Kenapa Makanan Berserat Wajib Masuk di Dalam Menu Harian ?

 
Jadi untuk mencegah terjadinya saraf yang terjepit atau HNP ini maka kita harus menghindari suka duduk dalam waktu yang lama, rutin melakukan olahraga dan menurunkan berat badan agar lebih stabil.
Artikel Terkait : Bahaya Sering Menggerakkan Leher Secara Berlebihan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *