Pentingnya Orangtua Mengajari Buah Hatinya Untuk Berbagi Sedari Kecil

header niko 728 x 90

InspirasiBersama.com – Hampir semua anak kecil akan rewel bahkan menangis jika di ajak berbagi makanan atau mainannya, apalagi jika belum pernah punya adik.Hal ini sangat wajar terjadi pada hampir semua anak kecil, apalagi yang usianya masih dibawah lima tahun.

Kebiasaan seorang anak untuk berbagi serta peduli pada sekelilingnya merupakan perilaku yang di lihat serta di contoh sang anak dari orangtuanya. Karena itu sebagai orangtua anda harus memberikan contoh yang baik seperti mengajarkan berbagi pada anak sejak masih usia dini.

Menurut salah satu edukator pola asuh yang berasal dari canada yang bernama Betsy Mann mengatakan jika sikap berbagi pada anak merupakan kemampuan sosial serta perkembangan kognitif pada anak di dalam fase tumbuh kembang.

Baca Juga  Ini Dia Makanan Yang Bisa Menurunkan Stress dan Berat Badan Anda

Betsy mann juga memberikan beberapa tips dasar pada orangtua untuk mengajari dan memberi contoh kemampuan berbagi pada buah hatinya, seperti dibawah ini.

Mulai dari usia dini

Para orangtua bisa mulai mengajarkan berbagi pada anaknya ketika si anak sudah mulai bisa memegang makanan, mainan atau benda lainnya. Saat mengajari anak untuk berbagi gunakanlah metode “Giliranku dan Giliranmu” sambil memegang apa yang disukai si anak.

Baca Juga : Cara Melatih Anak Untuk Mempunyai Ketrampilan Sosial

Jadi panutan
Tahukah anda jika orangtua merupakan contoh yang pertama bagi anaknya. Karena itu untuk melatih anak terbiasa berbagi pada sekelilingnya harus dimulai dari orangtuanya yang senantiasa memberikan contoh pada anaknya. Untuk itu anda sebagai orangtua harus bisa memperlihatkan serta melakukan perbuatan yang baik di dipan anak anda.

Baca Juga  Cara Menjaga Kesehatan Pori-pori Wajah

Pujian yang deskriptif
Memberikan pujian yang berlebihan pada anak akan memberikan efek yang tidak baik di kemudian hari. Ketika orangtua melihat anaknya berbagi kepada temannya jangan memberikan pujian seperti “kamu anak yang hebat,baik dll” tetapi yang seharusnya anda lakukan adalah memberikan pujian yang deskriptif seperti “Apa tadi kamu lihat Andi tersenyum saat kamu mau berbagi mainan dengannya? Andi terlihat sangat senang”

Baca Juga  Ini Dia Manfaat Makan Buah Naga Bagi Kesehatan

Memberikan pujian yang detail pada anak dapat membantu anak memahami efek baik buruknya dari perbuatan yang dilakukan sang anak.

Artikel Terkait : Tips Mendidik Kedisiplinan Anak Ala Orang Jepang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *