Pentingnya Memperhatikan Nutrisi Pada Camilan Anak

header niko 728 x 90

InspirasiBersama.com – Pada masa 0-2 tahun adalah masa emas pertumbuhan seorang anak. Oleh karena itu dihimbau kepada orang tua untuk memperhatikan nutrisi pada makanan dan camilan anak. Unsur gizi yang seimbang harus menjadi pertimbangan dalam memilih makanan dan camilan bagi anak.

Kali ini kita lebih membahas tentang camilan sehat bagi seorang bayi. Misalnya saja bayi sudah berusia lebih dari 10 bulan, maka untuk jenis camilan bisa kita berikan pada saat jedah waktu makan berikutnya. Hal yang perlu diperhatikan dalam memilih jenis camilan bagi bayi usia lebih 10 bulan adalah sebaiknya jangan memberikan camilan dalam bentuk butiran. Hal ini akan menyebabkan bayi rentan mengalami tersedak.

sumber gambar : brighterlifeindonesia.files.wordpress.com

Mencari camilan atau makanan pendamping bagi bayi sekarang ini memang bukan hal yang sulit. Ada banyak sekali produk makanan pendamping atau camilan yang bisa kita beli. Meskipun demikian perlu diperhatikan tentang kandungan nutrisi pada camilan atau makanan pendamping tersebut.

Baca Juga  Mengapa Wanita Saat Haid Nafsu Makannya Meningkat?

Baca Juga : Dampak Buruk Camilan Manis Bisa Memicu Obesitas Pada Anak

Menurut para pakar kesehatan mengatakan bahwa nutrisi yang penting diperhatikan dalam memilih camilan bagi seorang bayi adalah kandungan protein, vitamin, mineral, lemak dan energi.

Dalam hal energi yang dihasilkan, camilan juga harus bisa memenuhi kebutuhan kalori seorang bayi. Misalnya saja usia bayi lebih dari enam bulan, maka kebutuhan kalorinya berkisar antara 500 sampai 700 kalori dalam sehari.

Baca Juga  Pentingnya Makan Setelah Olahraga Bagi Seorang Pria

Perlu diketahui juga bahwa seorang bayi sangat memerlukan zat besi. Kebutuhan zat besi yang diperlukan adalah 7-8 miligram dalam sehari. Untuk mendapatkan asupan zat besi bisa didapatkan dari jenis makanan seperti sayuran atau camilan yang mengandung zat besi.

Zat besi sangat penting untuk mencegah bayi terhadap anemia. Anemia memberikan kondisi kesehatan yang buruk serta menghambat perkembangan seorang bayi. Beberapa tanda anak yang kekurangan asupan zat besi adalah badan lemas, sering mengantuk dan kurang aktif atau lebih suka tiduran. Pada bayi kondisi anemia bisa dikenali dengan sering mengalami sakit dan sering rewel.

Baca Juga  Hubungan Mendengkur Dengan Penyakit Jantung

Artikel Terkait : Benarkah Camilan Berlabel Sehat Belum Tentu Menyehatkan ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *