Mengenal Gejala Alergi Yang Bisa Menyebabkan Kematian

header niko 728 x 90

alergi berat

InspirasiBersama.com – Alergi merupakan sebuah respon alami tubuh terhadap benda asing yang masuk ke dalam tubuh. Pada kenyataannya, gejala alergi ada yang tergolong ringan dan ada juga yang tergolong berat. Pada kasus alergi yang berat, maka bisa menyebabkan kematian. Untuk itu penting sekali mengenal gejala alergi yang bisa menyebabkan kematian.

Gejala alergi yang ringan biasanya akan muncul gejala gatal-gatal pada kulit, pilek, bersin-bersin dan kepala pusing. Namun berbeda dengan gejala alergi yang bisa menyebabkan kematian seperti menyebabkan sesak berat, jantung berdetak lebih cepat, terasa seperti di cekik yang bisa menyebabkan kematian. Dalam istilah kedokteran kondisi ini disebut dengan anafilaksis.

Orang yang mengalami syok anafilaksis rentan sekali untuk terjadinya hal-hal yang fatal yaitu kematian. Untuk itu sangat penting sekali kita mengenal tanda dan gejala seseorang yang mengalami alergi sampai pada anafilaksis.

Tingginya angka kematian bagi mereka yang mengalami alergi sampai anafilaksis disebabkan karena kurang cepatnya reaksi kita saat melihat seseorang yang mengalami gejala alergi berat yang menyebabkan anafilaksis syok.

Baca Juga  Kenali Tanda-tanda Harus Ganti Kacamata

 

Gejala Anafilaksis

Penting sekali kita mengetahui apa saja gejala seseorang yang mengalami gejala anafilaksis. Pada dasarnya gejala anafilaksis pada setiap orang yang mengalami alergi berbeda-beda. Bahkan gejala anafilaksis ini berlangsung cepat yang apabila kita terlambat mendapatkan pengobatan, maka resiko terburuk bisa terjadi.

Berikut beberapa gejala anafilaksis yang biasanya terjadi :

1. Gejala pertama yang paling sering dialami adalah merasa susah untuk bernapas, bisa disertai dengan batuk, gatal pada mulut dan tegnggorokan serta mengalami kesulitan untuk menelan.

2. Gejala selanjutnya adalah bisa juga disertai dengan adanya mual, muntah, diare dan terasa sakit pada bagian perut.

3. Pada daerah kulit, seseorang yang mengalami alergi anafilaksis biasanya mengalami kemerahan sampai pada munculnya benjolan yang berwarna merah.

4. Tanda keempat seseorang yang mengalami gejala alergi anafilaksis adalah kepala terasa pusing, disertai dengan detak jantung yang berdebar-debar, sesak, badan lemas, cemas, denyut nadi yang menurun dan lemah, tekanan darah menjadi turun dan bisa sampai pingsan.

Baca Juga  Pengen Sukses Diet ? Lakukan Kebiasaan Ini Sebelum Tidur

Baca Juga : 5 Ciri-ciri Jantung Yang Tidak Bekerja Dengan Normal

Kondisi seseorang yang mengalami alergi anafilaksis akan menjadi lebih serius apabila saat kita melakukan cek kesadaran ternyata pasien mengalami penurunan kesadaran yang membuat pasien hilang respon.

 

Cara Mengatasi Anafilaksis

Saat kita mendapati seseorang mengalami gejala anafilaksis, maka langkah pertama yang harus kita lakukan adalah segera lapor dokter terdekat untuk mendapatkan pertolongan dengan cepat.

Apabila anda seorang tenaga kesehatan bisa memberikan suntikan epineprin jika tersedia, menurut Robert Wood, MD yang merupakan salah seorang pakar alergi pediatrik dan imunologi.

Namun pemberian epineprin tidak harus diberikan setiap kali ada seseorang yang mengalami gejala alergi anafilaksis. Ini menjadi pertimbangan tersendiri oleh seorang dokter. Biasanya kondisi ini akan diberikan jika kondisi anafilaksis sangat gawat dan mengancam jiwa.

Saat kita sudah melaporkan kepada dokter terdekat, maka untuk menunggu petugas medis datang maka sebaiknya kita memperhatikan :

Baca Juga  Mengupas 7 Manfaat Berpelukan Yang Menyehatkan

1. Apabila orang tersebut mengalami susah bernapas dan kesadaran yang menurun, maka hindari pemberian obat melalui oral atau sekedar memberikan minum kepada pasien.

2. Apabila ternyata alergi disebabkan karena sengatan hewan berbisa, maka sebaiknya kita mencabut sungut yang masih menancap pada bagian kulit yang tersengat.

3. Selanjutnya adalah untuk menghindari penderita alergi mengalami syok, maka sebaiknya kita mengangkat kaki penderita setinggi 30 cm.

4. Yang perlu diperhatikan lagi adalah jika terjadi sesak napas, maka hindari pemberian bantal dibawah kepala penderita karena bisa membuat kondisi lebih buruk.

Artikel Terkait : Cara Meredakan Alergi Dengan ‘Home Treatment’

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *