Manfaat Konsumsi Beras Analog Bisa Menurunkan Kadar Kolesterol

header niko 728 x 90

InspirasiBersama.com – Sudah pernah mendengar tentang beras analog ? Beras ini sekarang menjadi tren karena dinilai sangat bagus bagi kesehatan karena memiliki indeks glikemik yang rendah. Beras ini diciptakan oleh Institute Pertanian Bogor yang terbuat dari jagung, singkong dan sagu. Beras analog ini juga dipercaya mampu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh kita.

Dengan kandungan glikemik yang lebih rendah membuat beras analog sangat baik bagi penderita diabetes. Bukan hanya itu saja, beras ini juga kaya akan kandungan serat dan antioksidan yang mempunyai manfaat yang lebih kompleks bagi tubuh kita. Namun harga beras analog ini terbilang masih mahal berkisar Rp.25.000 per kilogram.
beras-analog

Beras analog ini menjadi salah satu hasil inovasi produk pangan yang dilakukan oleh para dosen beserta mahasiswa IPB. Dengan adanya beras analog ini membuat anda yang mempunyai penyakit diabetes bisa memilih jenis karbohidrat yang jauh lebih sehat.

Baca Juga  Penyebab Penurunan Berat Badan Secara Drastis Bagi Penderita Diabetes

Harga yang masih terbilang mahal yaitu sekitar Rp.25.000 per kilogram membuat beras analog masih kurang diminati oleh masyarakat. Hal ini bisa disebabkan karena jumlah produksi yang masih sedikit. Nanti jika banyak masyarakat yang antusias dengan beras ini, maka akan diproduksi secara lebih besar sehingga harganyapun jauh lebih murah.

Munculnya beras analog ini bukan menjadi hal baru di Indonesia. Pasalnya sejak dulu nenek moyang kita lebih banyak mengkonsumsi jagung, sagu dan jenis umbi-umbian. Berubahnya masyarakat Indonesia menjadi pecinta beras disebabkan karena bentuk beras yang lebih baik dan mudah dipadukan dengan jenis olahan makanan yang lain.

Baca Juga  Efek Minuman Dingin Bagi Kesehatan Jantung

Baca Juga : Ternyata Ubi Ungu Lebih Kaya Kandungan Antioksidan 

Tahukah kita bahwa negara Indonesia menempati urutan ketiga konsumen beras dunia setelah Tiongkok dan India. Jika dihitung jumlahnya ada sekitar 124 kilogram perkapita per tahun. Hal ini jauh lebih rendah dari negara Jepang dan Malaysia yang hanya 24 kg dan 70 kg per tahun per kapita.

Ada banyak keunikan dari beras analog ini. Beberapa diantaranya adalah memiliki butiran yang mirip beras, bukan terbuat dari beras, banyak kandungan serat dan juga antioksidan dan banyak vitamin dan mineral. Bukan Cuma itu saja, bahan bakunya juga sangat mudah didapatkan di Indonesia.

Baca Juga  Dampak Buruk Bekerja Terlalu Keras Bisa Memicu Penyakit Jantung

Bagi anda yang menginginkan konsumsi pengganti beras yang lebih sehat, maka bisa mengkonsumsi beras analog ini. Ada banyak sekali manfaat yang akan kita dapat dibandingkan dengan kita mengkonsumsi beras yang kaya akan kandungan karbo dan gula yang bisa meningkatkan efek kenaikan gula darah.
Sumber : Kompas.com

Artikel Terkait : Jenis Makanan Yang Bisa Menggantikan Nasi Sebagai Sumbar Karbohidrat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *