Kecanduan Sosial Media Pada Remaja Menyebabkan Hubungan Yang Tak Sehat

header niko 728 x 90

Young men and women holding mobile phones

InspirasiBersama.com – Tahukah kita bahwa terlalu banyak atau kecanduan sosial media pada remaja bisa menyebabkan hubungan yang tak sehat. Dalam sosial media memang membuat remaja bisa melakukan banyak interaksi dengan siapapun dan kapanpun. Namun dengan kebiasaan terlalu lama menatap layar justru berdampak buruk bagi hubungan sosial remaja.

Untuk membuktikan dampak buruk kecanduan sosial media pada remaja, para peneliti yang berasal dari Universitas North Carolina  telah melakukan sebuah studi dengan melibatkan remaja sebanyak 487 yang dilakukan pengamatan selam satu tahun namun dalam dua periode yang berbeda.

Para peneliti melakukan pengamatan terhadap berapa lama para responden melakukan komunikasi dengan pasangan, baik dengan menggunakan telepon, langsung, maupun dengan sosial media.

Baca Juga  Ternyata Lampu Kantor Juga Bisa Memancarkan Sinar Ultraviolet

Hasil yang didapatkan bahwa para remaja yang banyak menghabiskan waktu untuk berkomunikasi dengan pasangan baik secara langsung maupun menggunakan sosial media mempunyai respon pengelolaan konflik yang buruk dibandingkan remaja yang tidak banyak menghabiskan waktu untuk sosial media.

Baca Juga : Alasan Banyak Orang Suka Narsis di Sosial Media

Kondisi itu berlaku bagi mereka laki-laki maupun perempuan. Kedua akan memiliki keterampilan yang kurang dalam hal interaksi dengan orang lain maupun pasangan mereka. Contoh sederhananya adalah mereka sulit memahami adanya perbedaan dengan pasangan atau orang lain, cara mencari jeda komunikasi yang menimbulkan perkelahian dengan orang lain, dan sulit melakukan komunikasi yang baik dengan pasangan tentang apa saja yang mereka suka dan benci diantara pasangan.

Baca Juga  3 Hal Yang Harus Anda Perhatikan Sebelum Membeli Apartemen

Kita tahu bahwa masa remaja merupakan masa yang paling baik untuk mengembangkan kemampuan keterampilan interpersonal.

Saat seorang remaja lebih banyak melakukan komunikasi dengan orang lain menggunakan elektronik, maka secara otomatis keahlian interpersonal mereka menjadi kurang.

Saat seseorang banyak melakukan komunikasi secara elektronik, maka kurang bisa melakukan komunikasi non verbal yang menggunakan bahasa tubuh untuk berinteraksi dengan orang lain. Ini akan berdampak hubungan yang tidak sehat bagi remaja.

Saat masa remaja kurang bisa mengembangkan kemampuan interpersonal dengan orang lain, maka saat mereka menjadi seorang dewasa dan menjalani hubungan rumah tangga akan mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan pasangan mereka. Padahal dalam rumah tangga banyak sekali hal-hal yang menuntut pasangan pandai untuk berkomunikasi dengan pasangan dan memahami perbedaan pasangan kita.

Baca Juga  Kebiasaan Wanita Pada Saat Mandi Yang Dapat Membahayakan Area Vagina

Artikel Terkait : Gambaran Kepribadian Bisa Dikenali Dari Status Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *