Kapan Sebaiknya Anak dilakukan Sunat ?

header niko 728 x 90

InspirasiBersama.com – Sunat merupakan hal yang menjadi ajaran dalam Islam dan banyak dilakukan di Indonesia. Banyak para orang tua yang melakukan sunat saat anaknya duduk di bangku sekolah dasar. Di Indonesia sunat juga erat kaitannya dengan anak laki-laki saja. Namun kapan sebaiknya anak dilakukan sunat ?

Tahukah anda bahwa menurut para pakar kesehatan mengatakan bahwa sebaiknya anak laki-laki sudah melakukan sunat saat usia kurang dari enam tahun. Bahkan baik juga dilakukan saat bayi.

usia berapa sebaiknya anak sunat

Mengapa pada usia bayi sunat sangat disarankan ?. Hal ini disebabkan karena pada usia 0 sampai 6 bulan akan sangat cepat dalam mengalami proses penyembuhan luka.

Baca Juga  Ketahui Penyebab Jari Kaki Sering Kram

Selain proses penyembuhan yang sangat cepat. Melakukan sunat pada saat bayi juga tidak menyebabkan seorang anak menjadi trauma. Kita tahu bahwa sunat merupakan hal yang cukup menyeramkan bagi kebanyakan anak usia sekolah dasar. Jika anak mengalami trauma, maka akan terus diingat anak sampai dewasa.

Baca Juga : Penyebab Sunat Pada Anak Obesitas Sulit dilakukan 

Kalau sunat dilakukan saat anak mencapai usia lebih dari 6 bulan, maka resiko gesekan bekas luka akan cukup tinggi. Hal ini berbeda saat anak masih usia kurang dari 6 bulan.

Melakukan sunat bagi anak laki-laki merupakan sebuah anjuran yang bersifat sunah dalam agama Islam. Selain mendapatkan pahala secara agama, melakukan sunat memang memberikan manfaat kesehatan. Dengan melakukan sunat, maka pria lebih terhindar dari masalah reproduksi salah satunya adalah fimosis.

Baca Juga  Pengen Tahu Manfaat Cengkeh Bagi Kesehatan ?

Kita tahu bahwa pria yang tak melakukan sunat kerap mengalami fimosis. Kondisi ini menyebabkan munculnya sebuah penyempitan pada bagian ujung penis yang diketahui saat kita menarik kulup penis ke arah belakang.

Kondisi fimosis pada anak laki-laki akan menyebabkan kondisi penis yang kotor yang pada akhirnya menyebabkan infeksi. Jika kondisi ini berlangsung lama, maka akan menyebabkan terjadinya infeksi pada saluran kencing.

Fimosis merupakan kasus infeksi yang sering melanda kaum laki-laki dewasa maupun anak-anak. Bahkan angkanya mencapai 40 persen. Bahkan kasus fimosis kerap melanda anak laki-laki.

Baca Juga  Apa Yang Terjadi Saat Kita Marah ?

Yang pasti adalah sunat yang dilakukan pada usia bayi sangatlah aman. Biasanya para orang tua menganggap tidak tega anaknya yang masih usia bayi sudah sunat yang identik dengan adanya luka. Namun hal ini sangat dianjurkan dan lebih cepat dalam proses penyembuhan.

Artikel Terkait : Sunat Bermanfaat Mencegah Penyakit dan Meningkatkan Kesuburan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *