Jika Merasa Kesulitan Menurunkan Berat Badan, Bisa Jadi Diet Yang Kita Ikuti Keliru

header niko 728 x 90

InspirasiBersama.com – Sudah banyak sekali orang yang sudah melakukan sebuah program diet menurunkan berat badan. Namun kalau kita hitung mereka yang berhasil hanya beberapa saja. Kebanyakan dari mereka gagal dalam rangka menurunkan berat badan meskipun sudah mengurangi makan dan banyak bergerak. Jika yang anda alami adalah demikian, maka bisa jadi diet yang kita ikuti keliru.

 

Menyikapi banyaknya kasus kegagalan menurunkan berat badan, maka hal itu bisa disebabkan oleh dua kemungkinan. Kemungkinan pertama adalah karena orang itu sendiri yang malas dan konsisten untuk menjalani program diet.

gagal-diet

sumber gambar : zonagadis.com

Saat ini obesitas merupakan fenomena masalah kesehatan yang banyak terjadi di banyak negara termasuk Amerika. Bahkan menurut salah seorang buku yang bernama The Obesity Code mengatakan kalau saat ini obesitas menjadi masalah kesehatan nomer satu di Amerika.

 

Kemungkinan kedua gagalnya seseorang menurunkan berat badan meskipun sudah melakukan program diet adalah karena apa yang dianjurkan diet tersebut memang kurang tepat. Jadi kalau anjuran yang diberikan kurang tepat, maka wajar sekali kalau anda merasa kesulitan untuk menurunkan berat badan.

Baca Juga  Jika Mengalami Gangguan Pada Gusi Seperti Ini Sangat Disarankan Untuk Periksa ke Dokter

 

Bagi anda yang melakukan sebuah program diet menurunkan berat badan, harus mengetahui dasarnya dulu. Dasar yang harus kita ketahui adalah penyebab berat badan bisa meningkat. Banyak orang yang beranggapan kalau obesitas semata-mata hanya disebabkan keran tingginya asupan kalori saja, padahal pernyataan ini kurang benar. Akibatnya kita hanya membatasi asupan kalorinya saja.

Baca Juga : Tips Jitu Mengurangi Asupan Kalori Yang Benar

 

Mengapa pernyataan tadi kurang benar ? Berdasarkan sebuah hasil studi menyebutkan bahwa dengan hanya membatasi jumlah kalori saja tidak akan bisa membuat penurunan berat badan bertahan lama.

 

Bahkan dalam sebuah hasil studi tersebut didapatkan informasi data bahwa mereka yang melakukan diet menurunkan berat badan hanya dengan membatasi asupan kalorinya saja, maka tingkat kegagalannya mencapai 99 persen. Wow ini sebuah kenyataan yang sulit untuk dipercaya.

Baca Juga  Kulit Yang Bersisik Juga Bisa disebabkan Karena Adanya Psoriasis

 

Menurut para pakar, jika kita membahas tentang program penurunan berat badan, maka kita tidak hanya membahas pengurangan asupan kalorinya saja, namun lebih luas dari itu kita melibatkan neuro-hormon dalam tubuh kita. salah satu contohnya adalah hormon yang sangat berperan dalam menurunkan berat badan adalah insulin. Atau hormon lain yang juga berpengaruh adalah hormon stres.

 

Dengan memahami tubuh kita secara kompleks dalam hal menurunkan berat badan seperti halnya hormon insulin yang berperan dalam menurunkan berat badan, maka kita harus melakukan pola makan yang disesuaikan dengan hormon dalam tubuh kita selain mengurangi asupan kalorinya.

 

Untuk meningkatkan prosentase keberhasilan menurunkan berat badan, maka yang pertama kita harus hindari adalah jumlah kalorinya. Namun hal itu tidak akan cukup untuk membuat penurunan bertahan lama. Selanjutnya adalah memilih jenis makanan terutama karbo atau gula yang bisa memicu kadar insulin meningkat. Anda harus lebih mengkonsumsi serat dan karbohidrat yang lebih sehat seperti gandum.

Baca Juga  Ketahui Alasan Mengapa Minum Air Dingin Kurang Baik Bagi Kesehatan

 

Selain hal itu, kita harus bisa mengurangi kebiasaan ngemil yang sering kali menjadi pemicu meningkatnya berat badan. Banyak orang yang tidak sadar sudah makan banyak karena ngemil yang memicu penumpukan lemak dalam tubuh.

Artikel Terkait : Emosi Berpengaruh Pada Berat Badan Seseorang

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *