Jika Badan Panas Jangan Terburu-buru Minum Obat Penurun Panas

header niko 728 x 90

badan panas

InspirasiBersama.com – Banyak orang yang ketika merasa badannya panas langsung minum obat penurun panas. Mereka terkadang melupakan untuk melakukan pengukuran suhu badan terlebih dahulu. Padahal dari segi medis seharusnya obat penurun panas hanya diberikan jika tubuh kita panas menurut alat ukur suhu tubuh. Untuk itu apabila kita merasa badannya panas, jangan terburu-buru untuk langsung minum obat penurun panas tetapi pastikan dulu dengan mengukur suhu tubuh kita.

 

Memang saat kita merasa tubuh kita demam, biasanya diiringi dengan munculnya gejala lain seperti kepala pusing, batuk, pilek, mual dan bahkan sampai muntah. Peningkatan suhu tubuh menjadi tanda kalau tubuh kita mengalami infeksi. Namun para ahli menyarankan untuk jangan terburu-buru mencari obat penurun panas. Hal ini dikarenakan demam sendiri merupakan reaksi alami tubuh kita untuk melawan penyakit yang masuk dalam tubuh kita.

Kriteria Demam
Saat tubuh kita mengalami demam, berarti ini sebagai tanda kalau sistem kekebalan tubuh kita yang berfungsi melawan penyakit lagi mengalmai penurunan. Penyakit yang masuk bisa berupa infeksi yang disebabkan karena virus, bakteri dan jamur. Saat kita merasa demam, maka tubuh kita akan merasa tidak nyaman. Untuk itu pemberian obat demam berfungsi untuk menurunkan ketidaknyamanan tubuh.

Baca Juga  Apa Saja Tanda Penyakit Kanker Serviks Yang Perlu Diwaspadai?

Bagaimana cara mengenali suhu tubuh yang panas ?. Saat kita merasa suhu badan kita panas, maka sangat disarankan untuk melakukan pengukuran suhu tubuh dengan menggunakan termometer baik yang digital maupun yang elektrik. Dengan menggunakan alat tersebut kita akan tahu panas tubuh kita berada pada level berapa. Kalau suhu tubuh kita berada dibawah 37,5 derajat celsius, maka kita belum dikatakan febris atau panas. Namun apabila sudah masuk diatas 37,6 sampai 41 derajat maka bisa dikatakan masuk fase febris.

Namun para ahli menyarankan untuk pemberian obat panas hanya jika suhu tubuh kita mencapai 38 derajat celsius. Hal ini dikarenakan apabila tidak mendapatkan penanganan, maka berpotensi peningkata n suhu tubuh yang lebih tinggi bahkan sampai 41 derajat celsius yang bisa menyebabkan kita menjadi kejang dan mengalami gangguan fungsi otak.

Penanganan yang Tepat
Saat tubuh kita demam atau panas, maka ada beberapa hal yang harus kita perhatikan agar suhu tubuh cepat turun. Yang pertama adalah perhatikan pakaiaan yang kita pakai. Jangan menggunakan pakaiaan yang tebal, tetapi disarankan untuk menggunakan pakaiaan yang tipis. Hal ini sangat baik dalam proses penguapan panas tubuh.

Baca Juga  Cara Memanfaatkan Baking Soda Untuk Mengusir Ketombe

 

Saat kita mengalami panas, berarti tubuh kita mengalami dehidrasi. Untuk itu sangat disarankan untuk banyak mengkonsumsi air putih agar suhu tubuh cepat kembali normal. Tidak disarankan selama demam minum alkohol, kopi maupun minum dingin karena bisa memperburuk kondisi tubuh kita.

Berikut beberapa pilihan obat penurun panas yang dapat digunakan:

§  Acetaminophen

Pilihan obat pertama yang bisa kita minum saat badan kita panas adalah acetaminophen. Obat jenis ini bukan hanya bermanfaat untuk penurun panas saja, tetapi juga bermanfaat untuk meredakan nyeri pada kepala, gigi, dan nyeri-nyeri yang lainnya. Yang harus kita perhatikan dalam minum obat ini adalah lihat masa expired obat dan gunakan dosis sesuai dengan petunjuk penggunaan.

§  Ibuprofen

Pilihan kedua saat badan kita panas adalah ibuprofen. Jenis obat ini juga banyak digunakan sebagai obat penurun panas, nyeri kepala, sakit gigi, rasa kram pada perut saat menstruasi dan flu atau pilek. Jenis obat ini mampu mencegah terjadinya peradangan pada tubuh kita sehingga bisa menekan demam atau suhu tubuh yang tinggi.

Baca Juga  Kisah Pria Yang Memakan Kentang Selama Satu Tahun

§  Aspirin

Jenis obat selanjutnya yang bisa kita gunakan untuk meredakan panas adalah aspirin. Selain itu aspirin juga bisa untuk mengobati sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot, pilek dan arthritis. Bagi anak yang berusia dibawah 12 tahun, penggunaan aspirin disarankan untuk berkonsultasi dulu ke dokter.

Itulah penjelasan tentang jika badan panas jangan terburu-buru minum obat penurun panas. Yang harus kita lakukan adalah mengukur suhu tubuh kita terlebih dahulu, jika mencapai 38 derajat celsius maka disarankan untuk minum obat panas. Apabila dalam 3 hari panas tidak turun, maka sangat disarankan untuk berkonsultasi ke dokter terdekat.

Artikel Terkait : Ini Alasan Mengapa Minum Obat Tidak Boleh Bersamaan Dengan Minum Susu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *