Inilah Bedanya Penderita Diabetes di Negara Maju dan Asia

header niko 728 x 90

InspirasiBersama.com – Dalam sebuah studi diketahui kalau diabetes menjadi jenis penyakit yang lebih banyak melanda negara dengan penghasilan rendah sampai menengah. Ini artinya Asia menjadi penyumbang terbanyak kasus diabetes yang mencapai 60 persen diseluruh dunia. Lantas apa bedanya penderita diabetes di negara maju dengan di Asia ?.

perbedaan-diabetes

perbedaan diabetes di negara maju dan berkembang

Menurut salah seorang pakar kesehatan menyebutkan kalau kebanyakan penderita diabetes di Asia termasuk juga di Indonesia adalah mereka yang mempunyai tubuh lebih pendek, perutnya buncit dan banyak melanda usia yang masih tergolong muda.

Kondisi ini berbeda dengan kasus diabetes di negara maju. Hampir kebanyakan mereka yang mengalami diabetes adalah mereka yang sudah berusia lanjut. Yang menjadi kelebihan lain adalah hampir semua pasien yang terdiagnosa diabetes sudah tersentuh dengan pelayanan kesehatan. Secara otomatis angka komplikasi akibat diabetes juga rendah.

Baca Juga  Hindari Konsumsi Vitamin C Dalam Dosis Yang Tinggi

Kalau kita berbicara di Indonesia, ada sekitar 46 persen kasus diabetes yang belum terdiagnosa dan belum mendapatkan pelayanan kesehatan. Kondisi ini sangat memprihatinkan kerena diabetes kerap menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan.

Baca Juga : Kadar Gula Darah Yang Tinggi Bisa Merusak Organ Seksual

Berdasarkan sebuah data mengungkapkan kalau di Asia banyak kasus diabetes yang dialami oleh mereka yang masih berusia 40 tahun ke bawah. Padahal di negara maju kebanyakan di alami oleh lanjut usia yang berusia sekitar 70 tahun.

Baca Juga  Tips Saat Anda Membeli Produk Perawatan Secara Online

Seseorang yang mengalami penyakit diabetes disebabkan karena kadar gula dalam darah yang melebihi bats normal. Biasanya mereka mengalami kadar gula lebih dari 200 mg/dl. Kondisi ini menyebabkan banyak gula yang ikut dalam aliran darah dan masuk dalam berbagai organ. Kondisi ini akan merusak banyak organ dalam tubuh. Oleh karena mereka yang mengalami diabetes akan menemukan gejala sering buang air kecil, sering haus dan sering makan.

Penyakit diabetes ini erat hubungannya dengan gaya hidup dan pola makan seseorang. Mereka yang kurang bergerak, suka makan makanan yang berlemak, tinggi kalori, karbohidrat, manis akan menyebabkan gula darah mudah naik. Kondisi ini akan memicu munculnya penyakit diabetes.

Baca Juga  Gangguan Kesehatan Yang Bisa disebabkan Karena Amandel

 

Kondisi diabetes juga kerap menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan yang serius. Banyak kasus penderita diabetes yang tidak rutin melakukan kontrol kadar gula yang mengalami berbagai jenis komplikasi kesehatan yang berujung pada kematian dini.
Artikel Terkait : Penyebab Diabetes Lebih Sering Menyerang Orang Asia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *