Efek Samping Paparan Cahaya Artifisial Terhadap Kepadatan Tulang

header niko 728 x 90

paparan cahaya

InspirasiBersama.com – Perkembangan teknologi sekarang ini membuat banyak orang terasa mudah untuk melakukan aktivitas yang dulunya sulit. Misalnya saja saat membaca pada malam hari. Dengan adanya cahaya lampu atau artifisial membuat kita semakin mudah membaca di dalam ruangan yang gelap sekalipun. Namun akhir-akhir ini para ilmuwan melakukan sebuah penelitian tentang efek samping paparan cahaya artifisial ini.

Menurut salah seorang peneliti yang berasal dari Belanda menemukan bahwa seseorang yang sering mendapatkan paparan sinar atau cahaya artifisial akan berpengaruh bagi kesehatan terutama bagi kepadatan tulang. Hal ini telah terbukti saat para peneliti memberikan cahaya artifisial kepada para tikus selama enam bulan secara terus-menerus.

Baca Juga  Tips Mengenali Gejala Defisiensi Vitamin D

Bukan hanya itu saja, tikus yang diberikan paparan cahaya artifisial secara konstan baik pada siang maupun malam hari akan mengalami perubahan ritme sirkadian tubuh dan aktivitas pada neuron.

Secara kasat mata, saat tikus diberikan sebuah paparan cahaya artifisial akan terlihat lebih banyak bergerak, bisa makan kapan saja, dan bisa membuat sarang. Namun setelah dilakukan pengamatan lebih lanjut, maka yang terjadi adalah banyak sel tubuh pada tikus yang tidak bisa bekerja secara teratur. Selain itu tikus juga akan terlihat mudah lemah yang menjadi indikasi adanya kekuatan otot dan tulang yang berkurang.

Baca Juga  Penyebab Seorang Pria Tak Mudah Menangis

Namun saat para tikus diberikan cahaya secara alami dari matahari dan mematikan lampu pada malam hari, maka setelah dilakukan pengamatan maka banyak sistem dalam tubuh tikus yang kembali bekerja secara normal.

Meskipun studi ini baru diberikan kepada tikus, namun bisa menjadi gambaran kepada kita bahwa sering mendapatkan paparan cahaya artifisial bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan terutama bagi kepadatan tulang kita.

Banyak sekali saat ini kita menjumpai orang-orang yang suka terpapar cahaya artifisial ini misalnya saja tidur dengan kondisi lampu yang terang, suka bekerja depan laptop pada malam hari dengan suasana yang gelap. Hal sebaliknya yaitu kebanyakan orang jarang mendapatkan paparan cahaya alami dari matahari dan gelap malam.

Baca Juga  Mengapa Saat Kita Mengalami Demam Banyak Sekali Mengeluarkan Keringat ?

Artikel Terkait : Manfaat Tidur Dengan Kondisi Lampu Yang Gelap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *