Efek Buruk Terlalu Sering Konsumsi Jengkol Bagi Kesehatan

header niko 728 x 90

InspirasiBersama.com – Efek buruk terlalu sering konsumsi jengkol bagi kesehatan. Bagi anda pecinta olahan jengkol, sebaiknya anda membaca artikel ini sampai tuntas karena terlalu sering makan jengkol berdampak kurang baik bagi kesehatan.

Jengkol adalah jenis bahan makanan yang sering kali digunakan untuk lalapan seperti halnya pete. Biasanya masyarakat yang suka mengkonsumsi jengkol adalah masyarakat Sunda.

sumber gambar : idntimes.com

Ternyata efek buruk terlalu sering makan jengkol bisa menyebabkan penyakit batu ginjal, mengapa hal hal ini bisa terjadi ?

Baca Juga  Manfaat Mempunyai Sifat Sabar Bisa Memperpanjang Usia

Makanan yang identik dengan bau yang tak sedap ini ternyata juga kerap menyebabkan bau mulut dan urin yang juga berbau tak sedap. Meskipun demikian tak sedikit orang yang sangat hobi makan jengkol karena rasanya yang enak.

Ternyata biji jengkol kaya akan kandungan asam amino yang banyak mengandung sulfur (S). Saat masuk dalam tubuh dan di urai menjadi berbagai komponen yang lebih kecil, maka asam amino tersebut akan menghasilkan flavor yang membuat bau tak sedap.

Baca Juga  Jika Keracunan Makanan Lakukan Hal Ini

Salah satu jenis gas yang terbentuk dari asam amino jengkol adalah gas H2S yang terkenal memiliki bau yang sangat menyengat. Namun jenis zat yang masih disisakan saat kita mengkonsumsi jengkol adalah asam jengkolat atau jencolid acid yang dikeluarkan tubuh melalui ekskresi ginjal.

 

Nah saat kita terlalu sering mengkonsumsi jengkol yang menyebabkan sisa zat jencolid acid, maka akan menyebabkan banyak tumpukan zat tersebut di ginjal. Padahal sifat dari zat ini adalah sulit larut dalam air. Jadi jika jumlahnya berlebihan di ginjal akan memicu pembentukan kristal yang menyebabkan penyakit batu ginjal.

Baca Juga  Beberapa Gejala Infeksi Saluran Kencing Yang Perlu diwaspadai

Artikel Terkait : Deretan Makanan Yang Bisa Menyebabkan Bau Mulut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *