Disfungsi Ereksi Mempunyai Dua Jenis Yang Berbeda

header niko 728 x 90

jenis disfungsi ereksi

InspirasiBersama.com – Saat seorang laki-laki mengalami gangguan ereksi atau mempertahankan ereksi saat berhubungan seks maka pria tersebut mengalami disfungsi ereksi. Tahukah kita ternyata disfungsi ereksi ternyata dibagi menjadi dua yaitu bersifat organik dan psikogenik. Hal ini berdasarkan pernyataan seorang dokter spesialis urologi yang berasal dari Rumah Sakit Premier Bintaro yang bernama Nouval.

 

Kalau jenis ereksi yang bersifat organik berarti gangguan ereksi yang disebabkan karena adanya gangguan pada saraf dan gangguan hormonal. Beberapa penyakit yang bisa menyebabkan disfungsi ereksi organik adalah hipertensi, diabetes, hiperlipidemia atau peningkatan kadar kolesterol dan mereka yang pernah melakukan operasi prostat.

 

Beberapa penyakit yang menyebabkan disfungsi ereksi organik adalah sangat erat hubungannya dengan gangguan pada pembuluh darah. Hal ini termasuk gangguan pada pembuluh darah pada penis. Selain itu gangguan hormonal juga sangat mempengaruhi disfungsi ereksi seperti menurunnya hormon testosteron dan meningkatnya hormon prolaktin.

Baca Juga  Apakah Benar Makan Wortel Bisa Mengatasi Gangguan Penglihatan ?

 

Sifat dari disfungsi ereksi organik adalah bersifat perlahan tapi pasti akan merusak organ penis sehingga membuat penis tidak bisa ereksi. Sedangkan disfungsi ereksi psikogenik merupakan kondisi penis yang tidak mampu ereksi yang disebabkan karena faktor psikologi dan emosi seseorang. Disfungsi ereksi psikogenik sangat erat kaitannya dengan stres yang dialami seseorang.

 

Kalau jenis disfungsi ereksi yang psikogenik bisa dibilang mudah untuk mengatasinya. Cukup kita berusaha menghilangkan rasa stres dan berusaha untuk bahagia, maka disfungsi ereksi akan bisa kembali normal seperti semula. Misalnya seorang pria yang habis di PHK dari pekerjaan utamanya sehingga membuatnya stres dalam beberapa hari sehingga bisa memicu disfungsi ereksi kategori psikogenik.

Baca Juga  Tanpa disadari Banyak Orang Tua Melakukan Kekerasan Pada Anak

 

Berdasarkan kasus di lapangan, kasus disfungsi ereksi sering disebabkan oleh kedua faktor tersebut yaitu organik dan psikogenik. Untuk mengobati disfungsi ereksi yang seperti ini, seorang dokter akan menganalisa terlebih dahulu termasuk dalam kategori organik atau psikogenik. Hal ini sangat penting untuk memberikan pengobatan yang sesuai dan efektif.

 

Namun menurut dokter Nouval kebanyakan dari kasus disfungsi ereksi adalah berawal dari organik. Karena merasa mengalami disfungsi ereksi, maka seorang pria akan cenderung mengalami ketidakpercayaan diri sehingga memicu stres yang membuat kondisi disfungsi semakin komplek yaitu psikogenik.

Baca Juga  Resah Dengan Rasa Mual ? Minum Ini Untuk Mengatasinya

Artikel Terkait : Mengapa Anak Muda Bisa Mengalami Disfungsi Ereksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *