Dampak Negatif Bekerja Shift Meningkatkan Resiko Penyakit Jantung

header niko 728 x 90

dampak buruk bekerja shift

InspirasiBersama.com – Tidak dapat dipungkiri bahwa kebiasaan bekerja shift ternyata meningkatkan resiko penyakit jantung. Hal ini dibuktikan dalam sebuah hasil studi terbaru yang dipublikasikan dalam sebuah jurnal American Heart Association yang menyatakan bahwa ada kaitan erat antara kurang tidur dan perubahan jam biologis terhadap penyakit kardiovaskuler.

Ada banyak profesi pekerjaan yang mengharuskan untuk bekerja shift diantaranya petugas kesehatan, polisi, penjaga pintu kereta api, masinis kereta api, nahkoda kapal, sopir bus, penjaga pintu tol, pekerja pabrik, dll.

Dalam melakukan studi tersebut, para peneliti telah melakukan analisa terhadap 26 responden yang bekerja shift dan hanya berkesempatan tidur selama lima jam selama delapan hari. Para responden tersebut berusia antara 20-39 tahun dan memiliki badan yang sehat.

Baca Juga  Beberapa Jenis Asam Lemak Omega Yang Sangat Baik Bagi Kesehatan

Untuk membuktikan kaitan antara waktu tidur ritme para pekerja shift yang bersifat tidak teratur dan tertunda, maka para peneliti memberikan waktu tidur yang disesuaikan dengan jadwal kerja shift para responden.

Selama dilakukan studi selama delapan hari, ternyata para peneliti menemukan pengaruh pola tidur yang kurang, tidak teratur dan tertunda mempengaruhi denyut jantung para responden. Memang bagi seorang pekerja shift akan sering mengalami perubahan pola tidur, waktu tidur yang kurang serta waktu tidur yang tertunda.

Baca Juga : Manfaat Tidur Dengan Kondisi Lampu Yang Gelap

Secara fisiologis, tubuh kita secara alami memberikan isyarat kepada kita untuk melakukan istirahat tidur pada malam hari dengan datangnya rasa ngantuk. Namun bagi mereka yang bekerja shift tidak bisa memberikan kesempatan tidur sesuai dengan isyarat tubuh yang dimunculkan. Perilaku yang semacam ini perlahan akan mempengaruhi kesehatan tubuh secara umum.

Baca Juga  Pasangan Suami Istri Yang Punya Tubuh Gemuk, Lebih Rentan Tidak Punya Anak

Bagi kita yang sudah terlanjur mempunyai pekerjaan yang shift, maka mau tidak mau harus melakukan pola kerja yang tidak teratur dengan resiko jam tidur yang kurang, tidak teratur dan tertunda. Setidaknya para ahli menyarankan kepada kita untuk tetap menjaga pola makan yang sehat, rajin berolahraga secara teratur dan tetap menjaga jam tidur yang cukup meskipun tertunda.

Tidak dapat dipungkiri bahwa masyarakat modern seperti sekarang ini menuntut kita untuk bekerja dengan beban yang tinggi yang sering menghiraukan waktu tidur yang cukup bagi tubuh. Bahkan sering kita melihat mereka yang aktif bekerja sampai malam hari dengan jam tidur yang hanya beberapa jam saja. Kondisi kurang tidur semacam ini akan mengganggu kesehatan kardiovaskuler kita.

Baca Juga  Virus Zika Juga Bisa Merusak Pendengaran

Artikel Terkait : Jenis Makanan Yang Bisa Meningkatkan Kualitas Tidur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *