Dampak Buruk Selalu Memaksa Anak Untuk Makan

header niko 728 x 90

InspirasiBersama.com – Sering kali kita melihat para orang tua yang memaksa anak mereka untuk mau makan. Makan memang menjadi hal yang sangat penting bagi kesehatan dan perkembangan anak. Namun selalu memaksa anak dalam urusan makan berdampak buruk bagi kesehatan mentalnya.

memaksa-makan-anak

sumber gambar : health.detik.com

Orang tua mana sich yang menginginkan anaknya kurang gizi, oleh karena itu kerap kali orang tua berusaha dengan segala cara bagaimana agar anak mereka mau makan. Dengan mau makan, maka kebutuhan nutrisi bisa terpenuhi. Seorang anak memang cenderung untuk mengkonsumsi jenis makanan itu-itu saja yang menurut mereka menarik.

 
Menurut seorang ahli psikolog anak yang bernama Anna Surti Ariani M,Psi mengatakan bahwa anak yang selalu mendapatkan paksaan saat makan akan justru membuat seorang anak menjadi trauma dalam hal makan. Anak akan menjadi lebih sulit makan dengan cara apapun.

Sering kali kita juga melihat seorang orang tua yang berusaha mencekoki anaknya agar mau makan. Mereka juga tidak jarang untuk membentak anaknya jika tidak mau makan. Ternyata perilaku seperti itu justru akan berdampak buruk bagi kepribadian seorang anak.

Baca Juga  Benarkah Obat Osteoporosis Malah Menyebabkan Tulang Mudah Rapuh ?

Seorang anak yang sering mendapatkan perlakukan seperti itu akan membuat anak mempunyai pribadi yang keras kepala meskipun hanya kita suruh untuk melakukan hal yang mudah. Selain itu perilaku tersebut juga meningkatkan anak menjadi pribadi yang sensitif dan mudah untuk mengalami depresi.

Biasanya jenis makanan yang paling tidak disukai oleh anak adalah jenis buah dan sayuran. Banyak sekali anak yang tidak suka mengkonsumsi makanan ini. Padahal kedua jenis makanan tersebut sangat baik bagi kesehatan dan perkembangan anak. Namun jika kita memaksanya untuk makan, maka justru memunculkan persepsi yang negatif terhadap makanan tersebut.

Baca Juga : Cara Mengatasi Anak Yang Tidak Suka Makan Nasi

Mengatasi anak yang susah makan tidak boleh disikapi dengan sebuah paksaan dari orang tua. Seharusnya orang tua menunjukkan kepada anak kalau jenis makanan tersebut nikmat untuk dikonsumsi dengan orang tua juga mengkonsumsi jenis makanan tersebut sehingga anak bisa melihat kebiasaan orang tuanya.

Baca Juga  Mengatasi Trauma Yang disebabkan Karena Persekusi

Berikut beberapa kiat mengatasi anak yang tidak suka untuk makan buah dan sayur :

– Jika anak ternyata tidak suka mengkonsumsi buah dan sayur, maka sebaiknya orang tua mengenalkan jenis buah dan sayur dengan membelikan mainan yang menyerupai buah dan sayur. Dengan begitu persepsi anak tentang buah dan sayur bukan persepsi yang negatif sehingga anak mau untuk mencoba mengkonsumsinya.

– Tips selanjutnya adalah orang tua juga harus berperan aktif untuk mengedukasi anak tentang manfaat konsumsi buah dan sayur bagi kesehatan dan perkembangan anak. Berilah informasi yang menunjukkan kalau makan buah dan sayur akan membuat anak menjadi lebih cepat berlari atau lebih cepat besar misalnya.

– Kiat ketiga agar anak mau makan adalah dengan cara selalu membiasakan untuk makan secara teratur. Dengan makan yang teratur, maka orang tua akan tahu kapan anak merasa lapar dan kenyang. Banyak orang tua yang memaksakan anaknya untuk makan disaat perut mereka masih kenyang.

Baca Juga  Jenis Makanan Yang Disarankan Untuk Dikonsumsi Wanita Hamil Selama Puasa

Untuk membuat anak lapar saat jam makan adalah dengan cara mendidik anak untuk banyak aktif bergerak. Anak yang aktif bergerak atau bermain maka bisa menghindarkan dari resiko obesitas.

– Kiat terakhir yang banyak tidak dilakukan oleh orang tua adalah mengajak anak mereka saat memasak makanan di dapur. Sesekali ajak anak anda untuk mengenali sayuran dan buah pada saat masak sehingga anak lebih kenal dekat dengan jenis sayur dan makanan yang dikonsumsi.

Artikel Terkait : Pentingnya Mengenalkan Sayur Pada Anak Sedini Mungkin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *