Tidak disarankan Memakai Make-up Saat Berolahraga

InspirasiBersama.com – Salah satu cara menjaga kulit tampak sehat dan segar adalah dengan rutin berolahraga. Namun bagi seorang wanita, melakukan olahraga sering kali dengan make-up yang masih menempel. Hal ini sering dilakukan dengan harapan masih terlihat cantik meskipun berolahraga.

Misalnya saja seorang wanita yang rutin ikut kelas gym yang dilakukan setelah pulang kerja. Baiasanya anda akan malas untuk membersihkan make-up yang sudah menempel seharian. Menggunakan make-up saat berolahraga memang membuat wanita lebih percaya diri, namun kebiasaan ini tidak baik dilakukan.

Baca Juga : Alpukat Bisa digunakan Untuk Menghapus Make-up Yang Membandel

sumber gambar : http://www.doktercantik.com/

Memakai make-up bagi wanita saat berolahraga juga tidak dibenarkan oleh para ahli kesehatan kulit. Apapun alasan wanita tersebut, memakai make-up saat olahraga tidak disarankan.

Mengapa hal ini dilarang ?. Hal ini disebabkan karena saat kita melakukan olahraga, maka akan ada banyak keringat yang keluar. Jika pori-pori kulit kita tertutup oleh make-up, maka proses pengeluaran akan terhambat yang menyebabkan banyak kotoran tidak bisa keluar. Selain itu keringat akan bercampur dengan make-up yang kita gunakan.

Dengan bercampurnya make-up dengan keringat, maka akan memicu penyumbatan pori-pori kulit yang memicu munculnya jerawat. Selain itu kondisi ini juga menyebabkan kulit menjadi kusam.

Bagaimana jika make-up yang kita gunakan tergolong berbahan alami ? Meskipun make-up kita menggunakan bahan yang alami, para pakar kesehatan tetap merekomendasikan untuk membersihkannya terlebih dahulu sebelum berolahraga.

Melakukan olahraga dengan menggunakan make-up memang tidak langsung memberikan dampak pada kesehatan kulit kita. Dampaknya akan kita rasakan setelah beberapa minggu ke depan. Apalagi jika kebiasaan menggunakan make up saat olahraga dilakukan secara rutin.

Bagaimana jika anda tergolong wanita yang tidak percaya diri tidak menggunakan make-up saat berolahraga ? Jika anda mengalami hal ini, maka para pakar menyarankan untuk hanya menggunakan pelembab wajah yang tergolong ringan dengan harapan menghindarkan kulit menjadi kering.

Bagi anda yang suka melakukan olahraga di luar ruangan, maka boleh menggunakan SPF yang mengandung mineral. Menggunakan SPF dengan kandungan mineral bisa mencegah terjadinya kulit yang terbakar karena paparan sinar matahari.

Setelah melakukan olahraga, seorang wanita tetap disarankan untuk melakukan pelembab. Hal ini dikarenakan kita sering mengeluarkan keringat yang bisa membuat kulit menjadi kering.

Artikel Terkait : Benarkah Keringat Bermanfaat Bagi Kesehatan Kulit ?

Jenis Perawatan Kulit Yang Aman dilakukan Oleh Ibu Hamil

InspirasiBersama.com – Tak dipungkiri bahwa wanita yang sedang hamil kerap mengalami masalah pada kulit. Hal ini terjadi secara normal karena pengaruh hormonal. Gangguan kulit tersebut bisa berupa munculnya pigmentasi, bintik hitam, muncul jaringan parut, muncul jerawat dan stretch marks.

Bagi sebagian wanita hamil, kondisi ini tentu sangat mengganggu. Oleh karena itu tak jarang mereka memilih menggunakan obat untuk mengatasi masalah kulit. Secara umum munculnya gangguan pada kulit akan muncul pada usia kehamilan trimester ke dua.

perawatan kulit yang aman bagi ibu hamil

Menggunakan obat tertentu termasuk untuk perawatan kulit saat hamil tidak boleh sembarangan. Hal ini bisa berdampak buruk bagi perkembangan janin yag dikandung. Bahkan ini berlaku juga untuk jenis obat kulit yang berbentuk krim. Beberapa jenis obat kulit yang harus dihindari bagi wanita hamil adalah antibiotik, jenis obat atau krim dengan kandungan vitamin A dan jenis krim yang terdapat kandungan asam salisilat dan mengandung bahan pemutih.

Lantas adakah jenis perawatan kulit yang aman dilakukan oleh ibu hamil ? Menurut para pakar kesehatan mengatakan bahwa ada tiga jenis perawatan kulit yang dinilai aman dilakukan oleh ibu hamil :

Baca Juga : Sebaiknya Mengenali Jenis Kulit Terlebih Dahulu Sebelum Melakukan Perawatan

1. Chemical peeling

Jenis perawatan kulit yang aman dilakukan oleh wanita hamil adalah chemical peeling. Jenis perawatan ini berfungsi untuk mengatasi kerutan halus pada kulit, mengatasi pori-pori, mengatasi jerawat, gangguan pigmentasi dan mengatasi scars. Chemical pheeling dinilai aman karena mengandung asam glikolat yang berasal dari buah. Jenis perawatan kulit ini juga cocok bagi semua jenis kulit wanita.

2. Mikrodermabrasi

Jenis perawatan kulit yang kedua yang boleh dilakukan oleh ibu hamil adalah mikrodermabrasi. Jenis perawatan kulit ini berfungsi untuk mengatasi paisan kulit yang bermasalah dengan cara mengikis pada lapisan permukaan kulit. Degan begitu, maka akan mendorong pertumbuhan sel baru pada kulit. Jangan khawatir melakukan perawatan mikrodermabrasi ini tidak menyebabkan rasa sakit seperti yang kita bayangkan.

3. Intraceutical O2

Perawatan kulit ketiga yang aman bagi ibu hamil adalah intraceutical O2. Caranya adalah dengan menggunakan serum yang dimasukkan ke dalam kulit. Jenis terapi ini merupakan terapi oksigen.

Manfaat dari model terapi ini adalah untuk membunuh bakteri anaerob pada kulit. Dengan begitu akan mematikan bakteri dan membuat kondisi kulit menjadi tenang, dingin dan sangat bagus untuk mempercepat proses penyembuhan luka pada kulit.

Sumber : Kompas.com


Perawatan Kesehatan berupa Makanan Organik dan Minuman kesehatan Hubungi
Yudi hartoyo Whtshp 085268070123

Artikel Terkait : Cara Mengatasi Jerawat Yang Muncul Saat Hamil

1 101 102 103 104 105 307