Sering Konsumsi Makanan Yang Mengandung Pemanis Buatan Bisa Meningkatkan Nafsu Makan

pemanis buatan

InspirasiBersama.com – Tahukah kita bahwa sering mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung pemanis buatan ternyata justru bisa meningkatkan nafsu makan. Tentu hal ini menjadi kabar buruk bagi anda yang suka dengan makanan jenis ini.

Misalnya saja saat kita sering konsumsi soda diet. Ternyata kebiasaan sering konsumsi soda diet tidak jauh lebih sehat dibandingkan dengan minum soda biasa. Mungkin anggapan kita selama ini soda diet bisa menjadi solusi agar berat badan kita tidak naik. Namun karena pemanis yang digunakan adalah bukan pemanis dari gula asli, maka konsumsi soda diet justru bisa memicu kita banyak makan.

Untuk membuktikan hal ini, maka para peneliti telah membuktikannya dengan menerapkan pola makan yang mengandung pemanis buatan pada beberapa ekor tikus. Beberapa ekor tikus tersebut diberikan perlakuan mengkonsumsi makanan yang mengandung pemanis buatan selama tujuh hari. Hasilnya adalah para tikus tersebut nafsu makannya akan meningkat hampir 50 persen dibandingkan dengan tikus yang mendapatkan makanan yang mengandung gula asli.

Studi kali ini telah dipublikasikan dalam jurnal Cell Metabolism. Ini menunjukkan bahwa saat kita banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung pemanis buatan, maka akan merangsang otak untuk menarik lebih banyak makanan lagi. Kita tahu bahwa pemanis buatan tidak banyak memberikan kita kalori, padahal dengan adanya rasa manis otak kita mengasumsikan banyak kalori yang akan diterima oleh tubuh kita.

Baca Juga : Bahaya Konsumsi Pemanis Buatan Bagi Ibu Hamil

Oleh karena itu meskipun kita banyak mengkonsumsi jenis makanan yang banyak mengandung pemanis buatan, maka jumlah kalori yang masuk dalam tubuh kita sedikit. Itu sebabnya otak kita memberikan sinyal untuk meningkatkan asupan kalori yang lebih sehingga mendorong kita untuk makan lagi.

Bagi anda yang saat ini merasa nafsu makan yang semakin besar, maka coba kita berangan-angan apakah kita suka konsumsi jenis makanan yang mengandung pemanis buatan ?. Jika ternyata benar, maka segera hentikan kebiasaan kita tersebut sebelum berat badan kita meningkat atau bahkan oebsitas.

Terlebih jika kita melihat informasi di televisi yang menunjukkan buruknya kualitas makanan yang banyak beredar di negara kita. Tentu hal ini menjadi ancaman bagi kesehatan tubuh kita. Untuk menghindari dari jenis makanan yang mengandung pemanis buatan maupun bahan lain yang berbahaya, maka sebaiknya kita lebih suka untuk konsumsi makanan yang alami yang terbebas dari resiko zat-zat tambahan yang berbahaya.

Artikel Terkait : Mau Tahu Efek Minuman Bersoda ?

Dampak Kurang Minum Juga Bisa Menyebabkan Kita Gemuk

obesitas dan kurang minum

InspirasiBersama.com – Tahukah kita bahwa dampak kurang tidur juga bisa menyebabkan kita menjadi gemuk. Bahkan dalam sebuah hasil studi menyebutkan bahwa untuk menjaga berat badan tetap ideal, maka kita harus memperhatikan asupan air. Studi ini telah dilakukan oleh ilmuwan dengan melibatkan 10.000 orang.

Selain itu menurut seorang dokter peneliti yang bernama Dr Tammy Chang yang berasal dari University of Micchigan Medical School mengatakan bahwa jika seseorang mengalami kurang asupan air, maka akan menyebabkan indeks massa tubuh yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan mereka yang cukup minum. Hal ini menunjukkan bahwa kurang minum erat kaitannya dengan resiko obesitas.

Bagi seseorang dewasa, indeks massa tubuh normalnya adalah 28. Namun berdasarkan hasil studi mereka yang kurang minum ternyata lebih banyak memiliki indeks 29. Indeks massa tubuh ini tergolong dalam mengalami kelebihan berat badan. Sedangkan yang dikatakan obesitas jika indeks mencapai 30.

Ada banyak keuntungan kalau kita melakukan minum yang cukup. Saat kita minum air putih secara cukup, maka akan memberikan efek tidak lapar pada perut kita. sedangkan kalau kita kurang minum akan bisa mengindikasikan rasa lapar yang memicu kita untuk banyak konsumsi makanan yang memicu obesitas.

Untuk jenis cairan yang disarankan oleh peneliti adalah air putih. Kalau kita banyak mengkonsumsi kopi dan jenis minuman berkafein lainnya, maka justru akan memicu diuretik atau banyak mengeluarkan kencing yang memicu kita untuk mengalami dehidrasi.

Lantas bagaimana caranya kita mengetahui kalau tubuh kita kekurangan cairan atau tidak ?. Caranya adalah cukup mudah, saat kita buang air kecil amati warna air kencing kita. Kalau warnanya kuning pekat, maka itu tandanya kalau kita mengalami dehidrasi. Tetapi jika warnanya kuning jernih, maka asupan cairan dalam tubuh kita cukup.

Artikel Terkait : Jika Sering Nyeri Pinggang Coba Minum Banyak

1 26 27 28 29 30 85