Bisakah Seorang Pria Melakukan Orgasme Berulang ?

orgasme berulang

InspirasiBersama.com – Dalam dunia seks, orgasme merupakan hal yang paling diinginkan bagi setiap pasangan yang melakukan hubungan seks. Karena rasa dari orgasme yang sangat nikmat, maka banyak orang yang bertanya-tanya bisakah seorang pria melakukan orgasme berulang ?.

 
Jawabnya adalah seorang pria bisa melakukan orgasme berulang. Namun hal ini berbeda bagi seorang wanita yang tak mungkin bisa melakukan orgasme berulang. Namun dalam hal ini banyak orang yang sulit membedakan antara orgasme dengan ejakulasi.

 
Menurut seorang Ava Cadell, Ph.D yang merupakan seorang pakar seksolog yang berasal dari Los Angeles, AS mengatakan bahwa yang dimaksud dengan orgasme adalah suatu puncak kenikmatan seksual yang terjadi pada saat 2-7 detik sebelum seseorang mengalami ejakulasi.

 
Menurutnya saat seseorang mencapai orgasme, maka akan ada tanda yang diberikan oleh tubuh seperti pola napas yang lebih cepat, dan adanya sensasi tersendiri dimana ada aliran darah yang mengalir ke penis dan skrotum.

 
Orgasme berbeda dengan ejakulasi. Kalau ejakulasi merupakan fase akhir dari sebuah kegiatan seksual yang ditandai dengan keluarnya cairan melalui penis yang disebut dengan mani atau semen. Pada saat ejakulasi, maka tubuh akan mengirim sinyal kepada otak untuk masuk fase relaksasi atau istirahat.

 
Saat seorang pria memasuki fase ejakulasi, maka secara normal akan terasa lemas untuk sementara waktu. Untuk itu bagi seorang pria yang ingin melakukan orgasme berulang, maka caranya bisa melakukan sebuah aktivitas seks yang membuat seorang pria merasa puas atau pemanasan yang berlangsung lama. Hal ini dipercaya bisa membuat seorang pria lebih merasakan puncak orgasme yang lebih nikmat dibandingkan dengan sebentar melakukan pemanasan.

 
Sebenarnya belum ada sebuah studi yang bisa menyebutkan berapa kali seorang pria bisa melakukan orgasme dalam berhubungan seks. Namun menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Maters and Johnson mengatakan seorang pria bisa melakukan orgasme sebanyak 3 kali dalam kurun waktu 10 menit.

 
Untuk bisa mensiasati bisa merasakan orgasme berulang, caranya adalah kita berusaha untuk latihan menahan otot-otot pada penis saat kita merasakan orgasme mulai meningkat. Dengan melakukan penghentian aliran, maka kita bisa merasakan orgasme yang lebih lama sehingga lebih lama untuk merasakan kenikmatan.

Artikel Terkait : Waktu Normal Berhubungan Seks

Waktu Yang Dibutuhkan Oleh Seorang Pria Untuk Bisa Melakukan ‘Ronde Kedua’ Dalam Berhubungan Seks

waktu normal ereksi kedua pria

InspirasiBersama.com – Bagi seorang pria, melakukan hubungan seks secara marathon mungkin menjadi keinginan yang ingin dilakukan. Namun kebanyakan dari mereka tidak mampu melakukannya yang disebabkan oleh banyak faktor. Lantas berapa waktu yang dibutuhkan oleh seorang pria untuk bisa melakukan ‘ronde kedua’ dalam berhubungan seks ?

 

Dalam sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam sebuah jurnal yang bernama Journal of Sexual Medicine. Para pakar kesehatan seks mengatakan seorang pria membutuhkan waktu yang cukup untuk bisa melakukan hubungan seks secara marathon atau ronde kedua. Mereka menyebutkan waktu yang diperkirakan oleh para pakar adalah sekitar 30 menit sampai 24 jam.

 

Waktu yang diperkirakan oleh para pakar tersebut adalah bervariasi tergantung masing-masing individu. Disamping itu waktu sesi pertama bercinta juga sangat mempengaruhi lama istirahat yang diperlukan oleh Mr.P untuk bisa berhubungan seks kembali. Misalnya saja sesi pertama bercinta anda selam 30 menit. Maka waktu istirahat anda untuk bisa melakukan hubungan seks yang kedua adalah lebih dari 30 menit.

 

Menurut salah seorang ahli urologi dunia yang bernama Abraham Morgentaler yang berasal dari Harvard Medical School mengatakan bahwa ukuran normal seseorang untuk bisa melakukan ronde kedua dalam berhubungan seks adalah sebagai berikut.

Bagi seorang remaja pria, untuk melakukan hubungan seks yang kedua bisa hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja. Bagi pria yang sudah berusia 30 tahun ke atas, maka biasanya membutuhkan waktu setidaknya minimal 30 menit untuk mengisi ulang amonisi untuk bisa melakukan hubungan seks yang kedua. Namun bagi seorang pria yang sudah berusia 50 tahun ke atas, maka sehari sekali itu sudah menjadi sebuah prestasi dalam berhubungan seks.

 

Waktu yang dibutuhkan oleh seorang pria tersebut bervariasi tergantung usia dan tingkat kesehatan masing-masing. Waktu tersebut sangat dibutuhkan oleh seorang pria untuk bisa mengembalikan stamina agar Mr.P bisa kembali ereksi dan siap untuk melakukan hubungan seks yang kedua.

 

Para pakar seks mengatakan ada banyak faktor yang mempengaruhi waktu yang dibutuhkan oleh seorang pria untuk bisa melakukan hubungan seks yang kedua. Kebanyakan dari para ahli menduga hal ini dipengaruhi oleh hormon prolaktin. Namun dalam beberapa studi sebelumnya menyebutkan bahwa kadar hormon testosteron yang rendah dan usia seseorang sangat mempengaruhi.

 

Bukan hanya itu saja. Gaya hidup yang buruk seperti sering konsumsi alkohol, merokok dan seringnya masturbasi juga bisa mempengaruhi lamanya seseorang untuk bisa melakukan hubungan seks ronde kedua.

 

Yang perlu kita ketahui adalah jangan sekali-kali kita membandingkan diri kita dengan adegan film porno yang bisa melakukan bercinta dengan sangat luar biasa dan bisa dilakukan secara berkali-kali hanya dalam beberapa jam saja.

Artikel Terkait : Ini Alasan Kebanyakan Pria Tertidur Setelah Berhubungan Seks

Seberapa Penting Mengatur Jadwal Hubungan Seks ?

pentingnya menjadwal hubungan seks

InspirasiBersama.com – Apakah anda saat mencari informasi seberapa penting mengatur jadwal hubungan seks dengan pasangan ?. Hubungan seks bagi pasangan suami istri merupakan suatu aktivitas yang sangat erat kaitannya dengan keharmonisan dalam keluarga. Bahkan dalam sebuah hasil survei yang dilakukan oleh U.S National Survey of Family and Housholds mengatakan bahwa hubungan seks bagi pasangan suami istri sangat erat kaitannya untuk meningkatkan kebahagiaan.

 

Meskipun hubungan seks sangat penting dalam sebuah hubungan pasangan suami istri, banyak para pasangan yang dinilai kurang memperhatikan kualitas hubungan seks. Untuk itu para pakar menilai sangat penting untuk mengatur jadwal berhubungan seks.

 

Kebiasaan dan gaya hidup seseorang sekarang ini yang menuntut sibuk dalam urusan pekerjaan membuat banyak pasangan melupakan bahkan tidak sempat untuk melakukan hubungan seks dengan pasangan. Dengan membuat jadwal waktu yang tepat untuk berhubungan seks sangat baik dalam meningkatkan kebahagiaan hubungan dengan pasangan.

 

Namun penjadwalan waktu berhubungan seks tidak semua pasangan akan banyak mendapatkan keuntungan. Ada beberapa pasangan yang justru akan tersiksa dan bisa menyebabkan stres. Misalnya saja jadwal waktu yang tak ditemukan bagi pasangan yang sama-sama sibuk sering membuat seseorang stres karena kurangnya aktivitas seks dengan pasangan.

 

Bagi mereka yang dengan penjadwalan waktu seks membuatnya malah lebih jarang untuk berhubungan  seks dengan pasangan, maka menurut para pakar lebih baik pasangan yang seperti ini tidak menjadwal waktu burhubungan seksnya.

 

Jadi, seberapa sering Anda perlu berhubungan seks untuk mendapatkan manfaat sehat?

Banyak orang yang beranggapan bahwa semakin sering kita melakukan hubungan seks dengan pasangan akan bisa meningkatkan manfaat kesehatan dan keharmonisan dalam keluarga. Namun pada kenyataannya tidak semua benar, ada beberapa pasangan yang hanya melakukan hubungan seks seminggu sekali namun mereka merasa bahagia dan merasakan kesehatan dari berhubungan seks.

 

Hal ini menunjukkan bahwa penjadwalan waktu berhubungan seks bagi setiap pasangan tidak semuanya berdampak positif. Ada kalanya justru dengan melakukan jadwal berhubungan seks malah membuat pasangan merasa stres.

 

Menurut seorang pakar, melakukan hubungan seks seminggu sekali bisa jadi hal yang realistis dibandingkan dengan sebuah pasangan yang memaksakan diri untuk melakukan hubungan seks setiap hari. Yang terpenting adalah kualitas hubungan.

 

Selain itu saat kita berhubungan seks dengan pasangan juga bisa memperhatikan waktu yang pas untuk melakukan hubungan seks. Mungkin menurut sebuah penelitian menyebutkan bahwa melakukan hubungan seks yang paling baik adalah pada pagi hari. Namun banyak pasangan yang melakukan hubungan seks pada malam hari. Yang mana hubungan seks yang dilakukan pada malam hari juga terbukti bisa meningkatkan kualitas tidur seseorang.

Artikel Terkait : Dimanakah Tempat Bercinta Yang Menggairahkan ?

Waktu Normal Berhubungan Seks

waktu normal berhubungan seks

InspirasiBersama.com – Bagi seorang pasangan suami istri mungkin pernah terbesit pertanyaan berapa waktu normal burhubungan seks ?. Kalau kita mengamati, maka setiap pasangan mempunyai waktu yang berbeda-beda saat melakukan hubungan seks. Untuk itu para peneliti ingin mencoba mencari tahu tentang waktu normal berhubungan seks.

Untuk mencari tahu tentang ini, salah seorang dokter psikolog yang berasal dari Universitas Queesland yang bernama Brenden Zietsch melakukan sebuah penelitian. Dalam penelitian ini, para peneliti melakukan pencatatan lama waktu seseorang berhubungan seks yang dimulai dari penetrasi sampai pada ejakulasi. Para peneliti tidak menghitung waktu mulai dari ciuman, bersentuhan sampai pada penetrasi awal.

Dalam penelitian ini, para peneliti telah melibatkan 500 pasangan yang berasal dari berbagai negara di dunia. Mereka melakukan penelitian selama empat minggu untuk berusaha mencatat dengan menggunakan stopwatch tentang waktu burhubungan seks.

Para pasangan yang terlibat dalam penelitian ini mengaku sedikit canggung karena belum pernah melakukan pengkuran waktu menggunakan stopwatch saat berhubungan seks. Namun setelah mendapatkan pencerahan akhirnya mereka bersedia mencatat waktu berhubungan seks dimulai dari penetrasi awal sampai pada ejakulasi.

Dari hasil penelitian tersebut didapatkan bahwa waktu orang melakukan hubungan seks mulai dari penetrasi sampai ejakulasi berkisar antara 33 detik sampai pada 44 menit. Namun setelah dibuat rata-rata, maka kebanyakan dari 500 pasangan yang tersebar ke seluruh dunia melakukan penetrasi sampai ejakulasi selama 5 menit.

Para peneliti juga mencari tahu adakah faktor yang mempengaruhi lamanya penetrasi yang dihubungkan dengan penggunaan kondom atau laki-laki yang melakukan sunat dan tidak sunat. Hasilnya adalah beberapa faktor tersebut tidak mempengaruhi lamanya seseorang melakukan hubungan seks.

Dari data hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa setiap orang mempunyai waktu yang berbeda-beda dalam melakukan hubungan seks. Namun secara waktu rata-rata kebanyakan orang melakukan hubungan seks selama 5,4 menit. Waktu ini bisa lebih sedikit bagi para pasangan yang berasal dari Turki.

Dari hasil penelitian tersebut didapatkan bahwa rata-rata pasangan yang berasal dari Turki hanya melakukan hubungan seks selama 3,7 menit. Hal ini berbeda dengan para pasangan yang berasal dari beberapa negara lain seperti Belanda, Spanyol,  Inggris dan Amerika Serikat.

Mungkin kita akan bertanya-tanya mengapa tidak ada pasangan yang melakukan hubungan seks yang berlangsung sangat lama ?. Menurut para peneliti secara umum pasangan yang melakukan hubungan seks hanya sekali melakukan penetrasi sampai pada ejakulasi tercapai. Setelah semua pasangan sudah mencapai ejakulasi, baik pria maupun wanita akan merasakan kenikmatan dan akan mengakhirinya.

Itulah informasi berapa lama waktu normal berhubungan seks. Semoga bermanfaat

Artikel Terkait : Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Berhubungan Intim Dengan Pasangan ?

Benarkah Hubungan Seks Saat Menstruasi Bisa Menyebabkan Hamil ?

hubungan seks saat menstruasi

InspirasiBersama.com – Banyak orang bertanya benarkah hubungan seks saat menstruasi bisa menyebabkan hamil ?. Selama ini banyak diantara kita yang beranggapan bahwa hubungan seks saat menstruasi tidak bisa menyebabkan hamil. Padahal anggapan ini tidak bisa dibenarkan 100 persen. Karena faktanya kemungkinan hamil tetap ada.

 

Secara teori, seorang wanita akan mengalami kehamilan apabila saat ada sel telur yang dibuahi oleh sperma pada saat masa ovulasi. Setiap wanita, normalnya mengalami siklus menstruasi yang berbeda-beda. Sehingga otomatis masa ovulasi seorang wanita juga berbeda-beda.

Melakukan hubungan seks saat menstruasi memiliki kemungkinan hamil juga. Hal ini sering terjadi pada seorang wanita yang memiliki siklus menstruasi yang pendek misalnya 22 hari. Artinya bagi seorang wanita dengan siklus menstruasi yang pendek akan mengalami masa ovulasi yang terjadi pada beberapa hari setelah masa menstruasi berakhir.

Apabila anda melakukan hubungan seks saat masa menstruasi, kemungkinan sperma yang masuk akan bisa bertahan pada tuba falopi wanita selama kurang lebih 6 hari. Padahal anda memiliki siklus menstruasi yang pendek. Maka kemungkinan besar sperma tadi bisa membuahi sel telur yang keluar hanya beberapa hari setelah masa menstruasi anda berakhir. Biasanya seorang wanita mengalami masa menstruasi selama 3-7 hari. Jadi kemungkinan terjadi pembuahan masih ada. Bahkan seorang wanita ada yang mengalami ovulasi sesaat sebelum menstruasi berakhir.

 

Secara normal, seorang wanita akan mengalami siklus menstruasi selama 28 hari. Jika anda mempunyai siklus menstruasi yang normal, maka masa ovulasi anda terjadi sekitar pertengahan dari siklus menstruasi atau sekitar hari ke-12 dan 16. Saat itulah ovarium seorang wanita mengeluarkan sel telur yang siap untuk dibuahi oleh sperma yang masuk.

Bagaimana jika memiliki siklus menstruasi yang lebih lama dari 28 hari ? Jika anda mempunyai siklus menstruasi yang lebih lama dari 28 hari, maka resiko kehamilan anda lebih kecil dibandingkan dengan wanita yang memiliki siklus mentsruasi kurang dari 22 hari.

Dari penjelasan diatas, sekarang yang membuat anda melakukan hubungan seks saat menstruasi apa ? Apakah ingin menghindari kehamilan atau justru ingin mempunyai keturunan ?. Jika anda melakukan seks saat menstruasi bertujuan agar tidak hamil maka anda tetap beresiko untuk hamil.

Namun jika anda dalam proses memperoleh keturunan, maka melakukan seks saat istri anda menstruasi kurang disarankan. Yang disarankan adalah melakukan hubungan seks saat masa subur wanita sekitar pertengahan siklus menstruasi atau sekitar hari ke-12 dan 16. Pada saat itu terjadi ovulasi yang besar kemungkinan akan ada pembuahan sel telur oleh sperma.

Dari segi kesehatan, berhubungan seks saat wanita mengalami menstruasi memiliki banyak resiko buruk bagi kesehatan. Saat seorang wanita menstruasi, maka pH pada area vagina akan menjadi lebih rendah. Ada banyak resiko penyakit mulai dari hepatitis sampai HIV. Selain itu melakukan hubungan seks saat menstruasi juga terkesan kotor dan tidak higienis. Sebaiknya anda menunda keinginan untuk burhubungan seks jika pasangan anda sedang menstruasi. Tunggulah sampai selesai menstruasi berakhir. Dari segi agama pun juga dilarang melakukan hubungan badan dengan istri saat menstruasi.

Itulah informasi tentang benarkah hubungan seks saat menstruasi bisa menyebabkan hamil. Semoga bermanfaat

Artikel Terkait : Bagaimana Cara Mengenali Menstruasi Yang Tidak Sehat 

Benarkah Oral Seks Berbahaya Bagi Kesehatan ?

bahaya oral seks bagi kesehatan

InspirasiBersama.com – Banyak orang yang bertanya kepada pada ahli tentang benarkah oral seks berbahaya bagi kesehatan ?. Kebanyakan dari mereka yang bertanya adalah seorang pasangan muda yang baru saja melangsungkan pernikahan. Bagi pasangan muda, mungkin oral seks menjadi sebuah rutinitas seks yang tidak bisa dilupakan. Namun jika ternyata perilaku oral seks berbahaya bagi kesehatan, apakah anda masih mau melakukan oral seks ?

Berawal dari sebuah pertanyaaan yang diungkapkan oleh seorang pembaca dalam sebuah harian kompas online. Ada seseorang yang bertanya kepada seorang dokter spesialis andrologi dan seksologi sekaligus seorang Ketua Pusat Studi Anti-Aging Medicine yang juga sebagai seorang Guru Besar sebuah Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang bernama Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS. Pertanyaan adalah benarkah melakukan oral seks bisa menyebabkan penyakit seperti infeksi saluran kemih ?

Dokter Wimpie menjawab bahwa sebenarnya melakukan kegiatan oral seks tidak menyebabkan gangguan kesehatan jika kedua pasangan tidak mempunyai penyakit menular seksual, seperti gonorea. Kalau kedua pasangan bebas dari penyakit menular seks maka akan aman-aman saja.

Tetapi kalau salah satu atau dari pasangan yang melakukan oral seks mengalami masalah penyakit menular seks yang berbahaya, maka akan beresiko besar tertular penyakit yang bisa membahayakan kesehatan. Jadi kalau pertanyaannya apakah melakukan oral seks bisa menyebabkan penyakit infeksi saluran kemih ? jawabnya adalah tidak. Resiko lain yang mungkin saja terjadi saat seseorang melakukan oral seks adalah gangguan pada tenggorokan yang terjadi karena tertular penyakit menular seks.

Untuk mengantisipasi kemungkinan adanya penyakit menular seks yang bisa ditularkan melalui oral seks, maka tidak disarankan untuk melakukan oral seks. Mengapa demikian, karena sebagian besar orang cenderung tidak jujur jika mempunyai masalah pada alat kelaminnya seperti adanya penyakit infeksi menular. Itulah jawaban tentang benarkah oral seks berbahaya bagi kesehatan ?

Artikel Terkait : Sering Melakukan Oral Seks Meningkatkan Resiko Kanker

1 7 8 9