Apa Manfaat Kencing Jongkok bagi Seorang Pria ?

InspirasiBersama.com – Bagi seorang pria memang kebanyakan berdiri saat buang air kecil. Hal ini memang terbilang mudah dan praktis terlebih saat kita berada di jalan. Tahukah anda bahwa kencing dalam posisi jongkok bagi seorang pria memiliki banyak manfaat kesehatan dibandingkan dengan posisi berdiri.

sumber gambar : http://indonews98.blogspot.co.id

Kebanyakan pria akan beranggapan bahwa kencing jongkok hanya diperuntukkan bagi wanita. Sayangnya anggapan ini kurang benar. Justru para pakar kesehatan sangat menyarankan seorang pria untuk buang air kecil dengan posisi jongkok. Manfaatnya adalah bagus untuk kesehatan prostat pria.

 

Dalam sebuah hasil penelitian yang dilakukan Leiden University Medical Center yang ada di Belanda menyebutkan bahwa buang air kecil dalam posisi jongkok bagi seorang pria memiliki manfaat higienis yang lebih dibandingkan dengan posisi berdiri. Hasil penelitia ini telah dipublikasikan dalam jurnal Times of India.

Saat kita buang air kcil dalam posisi berdiri, maka akan membuat banyak cipratan pada bagian kamar mandi. Hal ini tentu membuat banyak kuman atau bakteri yang menempel disekitar kamar mandi. Hal ini tentu berbeda saat kita kencing dengan posisi jongkok. Dengan kamar mandi yang bersih, maka resiko paparan penyakit akan lebih kecil.

Bukan hanya iu saja, saat kita buang air kecil dalam posisi jongkok akan sangat baik bagi kesehatan prostat. Hal ini disebabkan karena saat kencing dalam posisi jongkok akan membuat proses pengosongan kandung kemih akan berjalan dengan lebih maksimal. Dengan begitu maka bisa menurunkan resiko munculnya infeksi saluran kencing.

Dengan membaca artikel ini, sebaiknya sebagai pria lebih memilih buang air kecil dalam kondisi jongkok untuk menurunkan berbagai masalah pada saluran perkemihan kita terutama prostat.

Artikel Terkait : Beberapa Kebiasaan Yang Bisa Mengganggu Metabolisme Tubuh

Efek Sunat Dilakukan Pada Saat Dewasa

InspirasiBersama.com – Efek sunat dilakukan pada saat dewasa. Tahukah anda bahwa sunat ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Kebiasaan yang erat kaitannya dengan tradisi agama Islam ini ternyata menyimpan manfaat yang besar. Oleh karena itu para pria yang sudah masuk baligh dan beragama Islam disarankan untuk melakukan sunat.

sumber gambar : merdeka.com

Secara kedokteran, sunat adalah proses pembuangan kulup yang terdapat pada ujung penis yang berfungsi menutupi kepala penis. Dengan adanya tindakan ini, maka bisa membuat kondisi organ intim pria menjadi lebih bersih sehingga menurunkan resiko munculnya bakteri atau kuman yang bisa memicu gangguan kesehatan.

 

Secara normal, sunat biasanya dilakukan pada saat masa anak-anak. Biasanya masyarakat kita mensunatkan anaknya saat duduk di bangku Sekolah Dasar kelas akhir mendekati masuk sekolah menengah pertama. Bagaimana jika ternyata sunat dilakukan saat orang tersebut menginjak dewasa ? Apakah ada efek sampingnya bagi kesehatan ?

Saat kita melakukan sunat pada usia muda atau anak-anak, maka proses penyembuhan akan berjalan lebih cepat. Bahkan apabila setelah lahir seorang bayi dilakukan sunat, maka akan sangat cepat sekali untuk sembuh. Hal ini tentu berbeda saat sunat dilakukan pada usia dewasa. Yang pasti proses penyembuhan luka pasca sunat akan lebih lama dibandingkan saat masa anak-anak. Biasanya luka baru akan kering setelah 5 sampai 7 hari pasca sunat.

Menurut para pakar kesehatan, melakukan sunat pada usia dewasa bukan menjadi masalah. Tindakan sunat pada pria bisa mencegah seseorang terhindar dari resiko infeksi saluran kencing dan penyakit kelamin menular. Bagi pria dewasa tentu melakukan sunat memiliki banyak manfaat dari segi seksual. Mereka yang sunat terbukti mampu lebih lama bertahan saat berhubungan intim. Ini artinya mereka lebih bisa menahan ejakulasi saat berhubungan dibandingkan mereka yang belum sunat.

Artikel Terkait : Kapan Sebaiknya Anak dilakukan Sunat ?

1 2 3 4 75