Beberapa Kesalahan Saat Mengompres Anak Saat Sedang Demam

sumber gambar : kompas.com

InspirasiBersama.com – Mendapati anak yang sedang demam pastinya semua orang tua tidak bisa tenang. Anak yang sedang demam akan menyebabkan menjadi mudah rewel, nafsu makan menjadi turun serta susah tidur. Saat anak mereka sedang demam, pasti semua orang tua akan berpikir untuk melakukan kompres guna menurunkan panas anak. Tapi kenyataannya masih banyak kesalahan dalam mengompres yang dilakukan oleh para orang tua.

Kesalahan yang paling sering dilakukan menurut para pakar kesehatan adalah mengompres anak dengan menggunakan air yang dingin. Mungkin kita neranggapan bahwa dengan menggunakan air yang dingin, maka panas akan bisa lebih cepat terserap. Tetapi menurut para pakar kesehatan justru akan membuat panas lebih lama turun. Sebaiknya para orang tua mengompres dengan menggunakan air yang hangat.

Saat kita memberikan kompres air hangat pada anak yang demam, maka akan memberikan sinyal pada pusat panas tubuh bahwa suhu di tubuh atau sekitar anak hangat. Kondisi ini akan membuat perintah pusat panas untuk menurunkan suhunya.

Kesalahan lain saat mengompres anak yang sedang demam adalah menempatkan kompres pada dahi. Padahal menurut para pakar kesehatan lebih menyarankan menempatkan kompres di ketiak dan lipatan paha anak. Kedua lokasi tersebut lebih efektif untuk bisa membantu menurunkan panas pada tubuh anak. Itulah beberapa kesalahan dalam mengompres anak yang sedang demam, semoga bermanfaat.

Sumber : doktersehat.com

Artikel Terkait : Jika Badan Panas Jangan Terburu-buru Minum Obat Panas

Bahaya Anak Yang Sering Kali Mengalami Diare

InspirasiBersama.com – Diare sebenarnya menjadi masalah kesehatan yang kerap melanda anak-anak. Meskipun demikian bukan berarti kita tak perlu waspada saat seorang anak sering kali mengalami diare. Ternyata seorang anak yang kerap mengalami diare berdampak buruk bagi kesehatan terutama kemampuan kognitif otak.

sumber gambar : http://pondokibu.com

Di Indonesia sendiri angka kejadian diare dikalangan anak-anak pada tahun 2013 masih cukup banyak. Rata-rata 1 dari 7 anak bisa mengalami masalah gangguan pencernaan atau diare sebanyak 2 sampai 6 kali dalam setahun. Menurut para pakar kesehatan kondisi ini lebih disebabkan karena masih banyak kalangan orang tua yang kurang faham tentang penyebab serta bagaimana cara menangani anak yang diare.

Secara umum kasus diare yang terjadi pada kalangan anak-anak disebabkan karena adanya infeksi pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh virus, bakteri dan parasit. Namun kalau kejadian di Indonesia, rata-rata disebabkan karena rotavirus dan oleh karena intoleransi laktosa.

Saat seorang anak mengalami diare yang disebabkan karena rotavirus, maka akan memicu gangguan produksi beberapa jenis enzim yang mempunyai banyak peranan dalam proses pencernaan dan penyerapan nutrisi. Salah satu jenis enzim yang mengalami masalah adalah enzim laktase yang sangat penting dalam proses pencernaan gula atau laktase dalam tubuh.

Masa kanak-kanak adalah masa perkembangan yang harus diperhatikan. Misalnya saja saat anak sering kali mengalami diare, ternyata menurut para pakar kesehatan bisa berpengaruh pada tumbuh kembang anak. Kondisi ini ternyata bisa mempengaruhi IQ seorang anak menjadi kurang maksimal. Berdasarkan sebuah data menyebutkan bahwa seorang anak yang sering kali mengalami diare, maka kebanyakan akan mengalami penurunan tinggi badan 3,5 cm dibandingkan dengan teman seusianya pada usia 7 tahun.
Artikel Terkait : Kiat Untuk Membentuk Anak Yang Cerdas

Penyebab Anak Kecil Tiba-Tiba Terbangun Pada Malam Hari dan Menangis

sumber gambar : http://nakita.grid.id

InspirasiBersama.com – Bagi para orang tua tentunya bukan hal asing saat seorang anak kecil tiba-tiba terbangun pada tidur malam hari dan menangis. Hal ini sering kali dialami oleh sebagian besar anak-anak. Banyak kalangan orang tua yang mengkaitkan hal ini dengan mistis, benarkah demikian ? Bagaimana dari sudut pandang ilmu kesehatan ?
Terkadang sering kali kita menjumpai seorang anak kecil terbangun pada malam hari dan menangis secara histeris. Biasanya para orang tua akan merasa panik melihat anaknya secara tiba-tiba terbangun dan menangis histeris. Ternyata menurut para pakar psikologis mengatakan bahwa hal ini dipicu oleh mimpi buruk yang dialami oleh anak. Jadi para orang tua tidak perlu merasa takut.

Anak yang mengalami mimpi buruk saat tidur malam hari erat kaitannya dengan aktivitas bermain anak yang dilakukan mulai pagi hari sampai malam. Pada kondisi tertentu, anak yang tiba-tiba terbangun pada malam hari dan menangis histeris disebabkan karena kelelahan akibat aktivitas yang dilakukan seharian. Kondisi ini kerap memicu seorang anak mimpi buruk. Selain itu anak yang sedang sakit juga bisa mengalami tiba-tiba terbangun pada malam hari dan menangis histeris.

Apa yang harus dilakukan para orang tua saat menjumpai anaknya tiba-tiba terbangun pada malam hari dan menangis histeris ? Bila hal ini terjadi pada anak anda, maka sangat disarankan untuk memberikan pelukan hangat pada anak yang usahakan untuk menenangkannya. Anda bisa sambil mengusap tubuh anak dengan penuh kasih sayang. Selain itu untuk mencegah terjadinya hal ini, sebaiknya orang tua tidak membiarkan anak bermain terlalu bersemangat menjelang waktu tidur.

Artikel Terkait : Kiat Untuk Membentuk Anak Yang Cerdas

Tips Supaya Anak Lebih Suka Minum Air Putih di Banding Minuman Yang Lainnya

InspirasiBersama.com – Hampir setiap anak jika disuruh memilih antara air putih dan minuman yang sudah memiliki rasa pasti mereka akan memilih minuman yang sudah ada rasanya.

sumber gambar : multiscreensite.com

Membiasakan seorang anak untuk lebih suka minum air putih memang tidaklah mudah. Namun jika anak tidak dibiasakan untuk rutin minum air putih sejak kecil dan lebih suka minum minuman yang mempunyai rasa maka kebiasaan tersebut dapat terbawa sampai anak tumbuh besar.

Salah satu psikolog anak mengungkapkan jika peran orangtua sangat berpengaruh untuk membuat anak lebih suka minum air putih ketimbang minuman yang lainnya. Salah satu cara yang dapat diterapkan orangtua untuk membuat anak rutin minum air putih yakni dengan memberikan contoh pada anak secara nyata.

Misalnya setelah melakukan aktivitas dengan anak seperti bermain,olahraga bareng atau kegiatan apapun hendaknya orangtua mengajak anak untuk minum air putih dan sebagai orangtua juga harus mencontohkan sehingga anak akan mengikuti.

Dengan memberikan contoh kepada anak secara nyata dapat membuat anak mengingat dengan baik tentang kebiasaan minum air putih yang mempunyai pengaruh positive untuk kesehatan tubuh.

Selain memberikan contoh kebiasaan orang tua untuk lebih sering minum air putih, orang tua juga disarankan untuk tidak membiasakan menyimpan jenis minuman yang mengandung rasa di rumah atau lemari es. Jika hal ini dilakukan, maka akan mendorong anak untuk mencoba mencicipi dan pada akhirnya merasa enak dan ketagihan.

Artikel Terkait : Mengapa Anak Penting Untuk diajak Jalan-jalan ?

Benarkah Anak Yang Lahir Caesar Beresiko Besar Mengalami Alergi ?

InspirasiBersama.com – Teknologi kesehatan yang berkembang dengan pesat membuat banyak kasus persalinan dilakukan secara caesar. Hal ini guna menurunkan berbagai resiko yang bisa mengancam ibu atau sang bayi. Namun benarkah muncul dugaan bahwa bayi yang lahir caesar beresiko besar mengalami alergi ?

sumber gambar : http://waspada.co.id

 

Ternyata jawabnya adalah benar. Hal ini sesuai dengan pernyataan Word Allergy Organization yang menyebutkan bahwa salah satu penyebab alergi pada seorang anak adalah disebabkan karena proses persalinan caesar.

Secara umum kasus alergi memang lebih banyak melanda anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa. Bahkan Word Allergy Organization menyebutkan prosentase anak yang mengalami alergi sebanyak 4-6 persen, sedangkan pada kasus orang dewasa hanya sebesar 1-3 persen. Kondisi ini lebih banyak disebabkan karena adanya riwayat keluarga yang mengalami penyakit atopik.

Bukan hanya penyebab alergi adalah faktor genetik saja, menurut para pakar kasus alergi juga bisa disebabkan karena luar seperti penggunaan obat antibiotik pada saat persalinan hingga pada paparan asap rokok.

Dalam sebuah hasil studi yang dilakukan di Amerika menyebutkan bahwa secara umum alergi yang sering kali terjadi pada kalangan anak-anak adalah alergi protein susu sapi. Kondisi ini juga paling banyak terjadi di berbagai negara di dunia.
Artikel Terkait : Kelebihan dan Kekurangan Persalinan Caesar dan Normal

Manfaat Pola Asuh Seorang Ayah Bisa Menurunkan Resiko Obesitas Bagi Anak

InspirasiBersama.com – Siapa bilang seorang ayah tak penting dalam ikut memberikan pola asuh pada anak. Selama ini banyak yang menganggap kalau hanya ibu saja yang penting memberikan pola asuh pada anak. Ternyata seorang ayah yang ikut memberikan pola asuh pada anak berperan menurunkan resiko obesitas pada anak.

paran asuh seorang ayah bagi tumbuh kembang anak

Seorang ayah yang sering kali mengajak bermain anaknya, maka akan membuat anak lebih aktif bermain dan menurunkan resiko obesitas. Hal ini juga sudah dibuktikan dalam sebuah hasil penelitian. Bahkan dalam hasil penelitian yang dilansir oleh Reuters menyebutkan bahwa kondisi ini mampu menurunkan resiko obesitas sebanyak 30 persen.

Bagi anak yang juga mendapatkan pengasuhan dari seorang ayah selain dari ibu, maka akan mendapatkan pengasuhan yang optimal. Hal ini akan membuat seorang anak merasa lebih diberikan kasih sayang oleh kedua orang tua.

Secara detail hasil dari penelitian yang dilakukan dengan melibatkan 10700 anak menyebutkan bahwa seorang ayah yang lebih banyak memberikan pola asuh pada anak, maka bisa menurunkan resiko obesitas pada anak usia 2-4 tahun sampai 6 persen. Sedangkan jika anak sudah berusia 7 tahun, maka bisa menurunkan resiko obesitas sampai 8 persen.

Yang pasti jika seorang ayah lebih banyak terlibat dalam pengasuhan anak, maka akan membuat anak lebih suka bermain secara aktif di luar rumah. Dengan begitu akan membuat anak lebih banyak aktif bergerak sehingga mampu menurunkan resiko obesitas.

Kondisi ini dinilai lebih baik dibandingkan jika anak suka bermain gadget atau game di dalam rumah yang membuatnya duduk dalam waktu yang lama yang memicu obesitas yang berdampak buruk bagi kesehatannya.
Artikel Terkait : Manfaat Seorang Ayah Yang Sering Membacakan Cerita Pada Anak

1 2 3 4 35