Konsumsi Kafein Secara Berlebihan, Bisa Merusak Kesehatan

bahaya minum kopi secara berlebihan 2

Banyak dari para pecinta kafein yang tak sadar bahwa kebiasaannya yang berlebihan terhadap kafein bisa menimbulkan masalah dalam kesehatan mereka. Mereka umumnya menganggap kebiasaannya masih dalam batas yang wajar. Padahal jika kafein ini dikonsumsi secara berlebihan apalagi setiap hari maka akan bisa menimbulkan masalah kesehatan.

Masalah kesehatan yang ditimbulkan akibat kebanyakan minum kopi adalah penyakit jantung, insomnia, dan mudah panik atau gugup. Hal ini akan terjadi apabila kita mengkonsumsi kafein lebih dari lima gelas sehari.

Banyak diantara kita yang beranggapan minuman yang mengandung kafein hanya terdapat pada kopi saja. Padahal ini salah ada banyak jenis minuman yang mengandung kafein diantaranya adalah teh, minuman bersoda, minuman berenergi, dan cokelat yang mengandung kafein. Artinya kalau kita sehari hanya konsumsi 2 gelas kopi, kemudian nanti siang minum teh, nanti sorenya makan cokelat berkafein dan malamnya minum minuman yang bersoda maka akan banyak sekali makanan yang mengandung kafein yang masuk ke dalam tubuh kita dalam sehari.

Biasanya dalam segelas kopi akan mengandung sekitar 90 mg kafein, minuman berenergi sebanyak 80 mg, satu cangkir teh sebanyak 50 mg, batang cokelat mengandung 25 mg kafein. Dalam sehari mengkonsumi 2 gelas kopi dianggap masih dalam jumlah yang wajar.

Jumlah asupan normal yang dibolehkan masuk ke dalam tubuh kita dalam sehari adalah sebanyak 400 mg bagi anda yang memiliki berat badan 68 kg, atau 6 mg per kg berat badan dalam sehari.

Bagi anda yang mempunyai kebiasaan minum kafein sangat disarankan untuk banyak mengkonsumsi air putih. Hal ini dikarenakan kandungan kafein adalah deuritik sehingga saat kita minum kafein maka dorongan akan melakukan BAK sangat besar. Untuk mengatasi banyaknya cairan yang keluar, maka banyak konsumsi air adalah solusi yang tepat untuk menghindari dehidrasi.

 
Artikel Terkait : Cara Mengatasi Kecanduan Kopi Yang Berlebihan

Tips Mengatasi Kecanduan Kopi Yang Berlebihan

cara mengatasi kecanduan kopi

Pada kesempatan kali ini inspirasibersama.com akan berbagi informasi tentang tips mengatasi kecanduan kopi yang berlebihan. Banyak para laki-laki yang mengaku kecanduan dengan kopi, dalam sehari mereka bisa minum kopi 3-5 gelas perhari. Padahal ini kurang bagus bagi kesehatan tubuh kita.

Minum kopi secara wajar 1-2 cangkir sehari memang mempunyai dampak positif bagi tubuh kita. Tetapi jika melebihi itu maka bukan hal positif yang didapatkan melainkan hal yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Untuk itu bagi anda yang merasa kecanduan dengan kopi berikut kami paparkan bagaimana cara mengatasi kecanduan kopi yang berlebihan.

Efek negatif jika kita minum kopi secara berlebihan adalah bisa menimbulkan rasa sakit perut, kecemasan, suasana hati menjadi tegang dan gugup. Selain itu ada juga mereka yang mengalami kepala sering menjadi pusing, sering flu dan terjadi kelemahan.

Banyak kalangan psikolog yang menggunakan terapi bicara untuk menangani kecanduan kafein. Namun terapi yang terkenal untuk para pecandu kafein adalah cognitif behavioural therapy. Biasanya terapy ini digunakan kepada pasien yang mengalami kecemasan, selain itu juga efektif dalam mengurasi kecanduan akan kopi yang berlebihan.

Dalam melakukan terapi ini seperti halnya melakukan terapi pada orang yang mengalami ketergantungan obat. Para pasien akan menjalani terapi selama 5 minggu dengan mengurangi ketergantungan dengan kafein. Dengan melakukan therapi ini dan pengurangan jumlah kafein yang boleh diminum selama 5 minngu ternyata cukup ampuh mengatasi kecanduan yang berlebihan akan kafein.

Demikian informasi tentang tips mengatasi kecanduan kopi yang berlebihan. Bagi kita yang saat ini mengalami kecanduan kafein secara berlebihan, maka kita harus berusaha mengurangi asupan kafein setiap harinya. Karena asupan kafein yang terlalu banyak akan tidak baik bagi kesehatan kita. Semoga banyak manfaat yang diperoleh setelah membaca artikel ini. Terima kasih

 

Artikel Terkait : Cara Mengendalikan Nafsu Makan Yang Berlebihan

Cukup Seminggu Sekali Bercinta Mampu Meningkatkan Kehangatan Hubungan Suami Istri

manfaat bercinta

Inspirasibersama.com – Saat ini banyak diantara suami dan istri yang tidak sempat memikirkan tentang kehidupan seks mereka karena alasan sibuk bekerja. Inilah fenomena yang terjadi pada kehidupan sekarang ini. Mereka menganggap kegiatan bercinta dengan istri bukan termasuk skala prioritas, mereka hanya sibuk memikirkan pekerjaan mereka masing-masing.

Padahal keharmonisan suami istri ini sangat penting untuk menjaga keutuhan rumah tangga kita. Dengan melakukan bercinta secara rutin, maka akan bisa membuat hubungan suami istri menjadi sangat harmonis.

Menurut sebuah jurnal Social Psychological and Personality Science mengatakan bahwa untuk meningkatkan kehangatan hubungan suami istri kita tidak perlu meluangkan banyak waktu untuk melakukan bercinta dengan istri. Cukup seminggu sekali saja itu akan membuat hubungan suami istri menjadi hangat dan harmonis.

Menurut para ahli melakukan hubungan intim seminggu sekali sangat penting agar menjaga kehangatan hubungan suami dan istri. Kita tidak harus meluangkan waktu setiap hari untuk melakukan seks dengan istri kita. Memang hubungan seks bukan menjadi satu-satunya hal yang menyebabkan hubungan suami istri menjadi harmonis. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kebahagian sebuah keluarga diantaranya adalah terpenuhinya kebutuhan hidup keluarga.

Untuk itu bagi para suami dan istri sangat disarankan untuk sering berkomunikasi dengan istri mereka tentang kebutuhan apa yang sudah dan belum terpenuhi termasuk frekuensi hubungan seks.

Menurut para ahli menjaga kehangatan hubungan suami istri menjadi sangat penting dari pada melakukan hubungan intim setiap hari saja. Hal ini bisa dilakukan dengan cara melakukan kegiatan bersama istri misalnya jalan-jalan akan membuat suami istri lebih fresh dan terbuka.

 

Artikel Terkait : Posisi Seks Yang Disukai Wanita

Hati-hati Orang Kurus Juga Bisa Terkena Diabetes

diabetes kurus

Kebanyakan masyarakat awam menganggap penyakit diabetes hanya akan menimpa mereka yang berbadan gemuk saja, padahal bagi mereka yang berbadan kurus juga bisa berpotensi terkena penyakit diabetes. Untuk itu pada artikel ini kami menghimbau kepada para pembaca yang berbadan kurus untuk berhati-hati karena ancaman diabetes bisa sewaktu-waktu mengancam kita.

Pada orang kurus yang memiliki kandungan lemak yang tinggi akan sangat beresiko terkena penyakit diabetes. Dengan jumlah lemak yang tinggi pada tubuh seseorang maka akan bisa memicu peningkatan kadar gula darah. Sehingga resiko besar terkena penyakit diabetes.

Menurut ilmu kedokteran, penyakit diabetes tidak akan pandang bulu baik itu gemuk atau kurus akan tetap beresiko apabila jumlah lemak melebihi ambang batas normal tubuh. Apalagi jika kandungan lemak tinggi pada area abdoment atau perut maka resiko terkena penyakit diabetes akan semakin besar, apalagi jika orang tersebut tidak menjaga pola makan.

Jadi sebenarnya penyakit diabetes bisa menyerang siapa saja dengan postur tubuh gemuk maupun kurus. Bahkan diabetes bisa juga diderita oleh anak, remaja dan orang dewasa. Untuk menjaga agar kita terhindar dari diabetes, maka sangat disarankan untuk rajin berolahraga dan menjaga pola makan. Lakukan olahraga 20-30 menit setiap hari untuk bisa membakar lemak yang terdapat pada tubuh kita. Apalagi bagi kita yang mempunyai genetik diabetes, maka menjaga pola makan menjadi hal yang wajib jika kita ingin terhindar dari penyakit diabetes.

Demikian informasi singkat tentang hati-hati orang kurus juga bisa terkena diabetes. Semoga artikel ini membawa manfaat bagi mereka yang membacanya dan bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga kita bisa terhindar dari penyakit diabetes.

 

Artikel Terkait : Manfaat Olahraga Bagi Penderita Diabetes

Suara Bising Ternyata Bisa Memicu Penyakit Jantung

suara bising

Inspirasibersama.com– Hallo para pembaca sekalian. Artikel kali ini kita akan membahas hubungan antara suara bising terhadap timbulnya penyakit jantung. Banyak orang yang dalam kehidupan sehari-harinya sering terpapar dengan suara bising. Ternyata berdasarkan sebuah penelitian bahwa suara bising bisa memicu terjadinya penyakit jantung.

Penelitian ini dilakukan oleh dr. Wen Qi Gan yang berasal dari University of Kentucky College of Public Helath di Lexington. Para peneliti melakukan perbandingan bagi mereka yang mempunyai pendengaran normal dengan mereka yang sering terpapar suara bising ternyata memiliki resiko lebih tinggi dua kali lipat terkena penyakit jantung.

Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan 5223 partisipan yang dikumpulkan selama tahun 1999 sampai tahun 2004. Usia para partisipan berkisar antara 20 sampai 69 tahun. Hasilnya adalah bagi mereka yang mengalami gangguan fungsi pendengaran di kedua telinganya karena paparan suara bising, memiliki resiko dua kali lipat terkena penyakit jantung dari pada mereka yang mempunyai pendengaran yang normal. Apalagi jika mereka berusia diatas 50 tahun ,maka resikonya menjadi lebih tinggi empat kali lipat. Untuk orang yang mengalami gangguan pendengaran sebelah tidak termasuk dalam hal ini.

Memang dalam penelitian ini tidak secara langsung jika sering mendapatkan paparan suara bising dan pendengaran kita mengalami gangguan pada jantung. Meskipun tidak secara langsung dapat menimbulkan penyakit jantung, para peneliti menyarankan kepada kita yang dalam lingkungan keseharian misalnya dalam lingkungan kerja sering mendapatkan paparan suara bising untuk menggunakan penutup telinga untuk mengurangi paparan suara bising.

Demikian informasi tentang suara bising ternyata bisa memicu penyakit jantung. Semoga setelah kita membaca artikel ini kita semakin paham tentang faktor-faktor yang bisa menyebabkan kita terkena penyakit jantung sehingga kita bisa mengurangi resiko terkena penyakit jantung. Salam sehat selalu….

 

Artikel Terkait : Cara Mengetahui Detak Jantung Normal

Apakah Benar Penyakit Jantung Koroner Disebabkan Karena Turunan ?

penyakit jantung koroner

Penyakit jantung koroner adalah sebuah penyakit yang menyerang jantung dengan cara menyumbat pada pembuluh darah koroner pada jantung. Dengan adanya sumbatan pada pembuluh darah jantung, maka supai oksigen atau darah ke jantung akan mengalami gangguan sehingga bisa menyebabkan seseorang mengalami serangan dan beresiko tinggi akan kematian. Banyak masyarakat yang menganggap penyakit ini disebabkan karena turunan, apakah benar ?

Secara umum ada beberapa faktor yang bisa menimbulkan seseorang terkena penyakit jantung koroner diantaranya kebiasaan merokok, tekanan darah tinggi, obesitas, dan kurang berolahraga.

Selain faktor-faktor diatas, genetik juga mempunyai peranan terjadinya penyakit jantung koroner. Misalnya orang tua kita ada yang mempunyai riwayat penyakit darah tinggi, mempunyai kandungan kolesterol yang tinggi, maka kita akan beriko tinggi terkena penyakit jantung koroner.

Meskipun secara penelitian menemukan ada hubungan antara penyakit jantung koroner dengan genetik, tetapi mengubah pola gaya hidup yang sehat menjadi sangat penting untuk meminimalisir terjadinya penyakit jantung.

Demikian informasi singkat dari inspirasibersama.com tentang apakah benar penyakit jantung koroner disebabkan karena turunan. Semoga dengan membaca artikel ini bisa menambah pengetahuan kita tentang bagaimana cara agar kita terhindar dari penyakit jantung. Semoga bermanfaat….

 

Artikel Terkait : Cara Mengenali Gejala Ringan Penyakit Jantung

1 416 417 418 419 420 441