Apa Tanda dan Gejala Kalau Kita Menderita Usus Buntu

nyeri perut usus buntu

InspirasiBersama.com – Usus buntu atau dalam dunia kedokteran dikenal dengan apendiks merupakan salah satu organ pencernaan yang sangat penting. Hal ini dikarenakan pada daerah usus buntu terdapat banyak bakteri baik bagi pencernaan yang sangat berguna dalam proses pencernaan makanan. Apabila terjadi masalah pada area usus buntu, maka kita akan mengalami gangguan pencernaan. Bahkan pada kasus usus buntu yang akut harus segera dilakukan tindakan operasi atau pembedahan. Lantas apa tanda dan gejala kalau kita menderita usus buntu ?

Usus buntu itu sendiri artinya terjadi suatu penyumbatan pada daerah usus buntu. Penyumbatan ini terjadi karena adanya beberapa makanan yang tidak dapat dicerna kemudian menyumbat pada usus buntu sehingga lama kelamaan akan mengeras dan menimbulkan pembengkakan dan infeksi. Infeksi terjadi karena bakteri yang masuk bersamaan dengan makanan.

Saat terjadi penyumbatan dan pembengkakan inilah kita akan mulai merasakan gejala awal dari penyakit usus buntu. Biasanya orang yang terkena usus buntu akan mengalami nyeri perut kanan bawah. Ini adalah tanda khas dari penyakit usus buntu. Terkadang dibarengi dengan rasa mual dan muntah yang berlangsung lama sehingga sangat mengganggu aktivitas kita. Penderita usus buntu biasanya juga mengalami perut yang kembung sehingga sering buang gas. Pada tingkat lanjut kasus usus buntu atau apendiks bisa menyebabkan demam yang tinggi.

Apabila anda mengalami gejala-gejala seperti diatas, maka disarankan anda untuk segera memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat agar bisa mendapatkan penanganan dengan segera. Mengapa disarankan ke rumah sakit, karena pada kasus apendiks yang akut penanganannya biasanya adalah pembedahan atau operasi.

 

Artikel Terkait : Ciri-ciri Tubuh Banyak Mengandung Racun

Dampak Negatif Anak Sering Berkhayal Bisa Memicu Obesitas

anak sering menghayal

InspirasiBersama.com – Anak memang terkadang suka berkhayal tentang sesuatu yang biasa dia lihat pada televisi. Misalnya saat sekolah, terkadang saat mendengarkan pelajaran dari Guru anak kita justru asyik berkhayal tentang hal lain yang keluar dari pelajaran. Disamping akan merugikan dari segi prestasi belajar, ternyata dampak negatif anak sering berkhayal bisa memicu obesitas.

Menurut seorang peneliti yang bernama Betty Ann Chodkowski, PhD mengatakan obesitas yang terjadi pada orang dewasa sangat dipengaruhi oleh otak. Untuk itu para peneliti ingin mencari tahu hubungan obesitas yang terjadi pada anak dengan fungsi otak.

Akhirnya para peneliti melakukan pengamatan dengan melibatkan 38 anak-anak yang mengalami obesitas dengan rentan usia 8-13 tahun. Mereka diamati mulai dari berat badan, bagaimana pola makan dan hasil scan otak untuk dilakukan analisa lebih lanjut.

Ada tiga bagian otak yang menjadi pusat pengamatan para peneliti. Bagian yang pertama adalah lobus parietal yang berhubungan dengan fungsi menghambat atau menekan keinginan yang wajar seperti ingin makan. Bagian yang kedua adalah lobus frontal yang erat kaitannya dengan sikap impulsif, sedangkan nucleus accumbens berfungsi dalam imbalan.

Hasil dari penelitian tersebut menemukan bahwa anak yang mempunyai kebiasaan makan dalam jumlah yang banyak ternyata bagian lobus frontal yang berfungsi sebagai impulsif lebih dominan dibandingkan dengan bagian lobus parietal yang mempunyai peranan menghambat keinginan makan. Sebaliknya untuk anak-anak yang malas makan, memiliki lobus parietal yang lebih kuat dibandingkan dengan lobus frontal.

Untuk itu saat anak suka dengan perilaku menghayal, biasanya akan lupa mengingat hal-hal yang sudah dilakukan termasuk makan. Mereka kesulitan mengingat apakah dia sudah makan atau belum. Akibatnya anak akan lebih terdorong makan lebih banyak dan meningkatkan resiko obesitas.

 
Artikel Terkait : Bahaya Anak Yang Sering Duduk Membentuk Huruf ‘W’

Benarkah Nasi Bisa Memicu Obesitas ?

makan nasi

InspirasiBersama.com – Pernahkah anda menjalani sebuah program langsing ? jika pernah maka anda sudah tidak asing lagi kalau menu nasi hilang dari hadapan kita. Ya hampir kebanyakan program diet selalu menekankan untuk menghindari nasi karena bisa memicu kegemukan atau obesitas. Namun benarkah nasi bisa memicu obesitas ?

Mengapa banyak program diet yang menyarankan tidak makan nasi ? hal ini dikarenakan nasi banyak mengandung gluten yang sangat rentan memicu kegemukan obesitas. Terlebih jika tidak diimbangi dengan pembakaran kalori yang cukup dengan olahraga. Jika kita berbicara nasi, bagi orang Indonesia sangatlah sulit untuk menghilangkan menu nasi dalam keseharian.

 

Mayoritas penduduk Indonesia menganggap nasi sebagai menu utama sehari-hari. Meskipun demikian, kita sering melihat orang yang tetap konsumsi nasi tetapi memiliki bentuk tubuh yang ideal bahkan langsing, kok bisa ?. Kunci dari sebuah diet adalah membatasi pola makan yang diimbangi dengan olahraga yang teratur. Meskipun makan nasi, tapi jangan dalam porsi yang banyak. Lakukan rutin olehraga setiap hari niscaya akan membuat badan kita langsing dan ideal.

Banyak orang yang melakukan program diet, karena saking kepinginnya memilki badan yang langsing mereka tidak mengkonsumsi nasi sama sekali. Padahal sebelumnya mereka sudah terbiasa makan nasi sebagai sumber karbohidrat yang menjadi motor energi dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Hasilnya adalah badan terasa lemas lunglai tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik.

 

Melihat kondisi seperti ini para pakar diet menilai kurang baik. Jangan sampai kita melakukan program diet, tetapi melupakan kebutuhan dasar tubuh kita berupa karbohidrat yang sangat penting bagi penunjang aktivitas kita sehari-hari. Lakukan program diet secara wajar dan tidak ekstrem yang bisa membahayakan kesehatan organ tubuh kita yang lainnya. Dan yang terpenting jangan lupakan olahraga untuk bisa membakar kalori tubuh kita.

 

Artikel Terkait : Cara Mengurangi Porsi Makan Dengan Mudah

Apakah Kanker Payudara Juga Bisa Menyerang Pria ?

kanker payudara pada pria

InspirasiBersama.com – Sebagian besar orang menganggap penyakit kanker payudara hanya menyerang kaum wanita saja. Hal ini salah besar, ternyata pria juga beresiko terkena kanker payudara. Jenis penyakit ini terbilang berbahaya karena kerap menimbulkan kematian bagi penderitanya. Mengapa seorang pria bisa beresiko terkena kanker payudara ?

Pria juga beresiko terkena kanker payudara dikarenakan faktor genetik dan gaya hidup. Bagi keluarga yang mempunyai riwayat kanker payudara, maka semua anak baik laki-laki maupun perempuan mempunyai resiko terkena kanker payudara. Selain genetik, gaya hidup yang tidak sehat juga menjadi penyebab timbulnya kanker payudara bagi seorang pria. Misalnya kebiasaan merokok, obesitas dan konsumsi alkohol. Jika anda saat ini memiliki tubuh yang obesitas, sering merokok dan minum alkohol maka beresiko tinggi terserang kanker payudara.

Tanda dan gejala kanker payudara yang diderita seorang pria hampir sama seperti kaum wanita. Misalnya terjadi rasa nyeri pada daerah payudara atau puting payudara, perubahan warna kulit pada area payudara, muncul kerutan dan memerah, munculnya sisik pada puting dan bisa terjadi puting susu yang tenggelam ke arah dalam. Jika anda mengalami beberapa tanda dan gejala tersebut maka sangat disarankan untuk memeriksakan ke dokter segera agar mendapatkan penanganan yang cepat.

Dengan memeriksakan sedini mungkin, maka pengobatan akan bisa lebih maksimal karena kanker masih dalam stadium yang ringan. Pada kondisi ini harapan sembuh masih besar. Berbeda saat datang ke dokter dengan kondisi stadium kanker yang lanjut. Untuk penanganan kanker payudara bisa dengan menggunakan metode operasi atau terapi misalnya kemoterapi, terapi hormon, terapi biologis dan terapi radiasi.

 

Artikel Terkait : Manfaat Brokoli Bagi Penderita Kanker Payudara

Benarkah Sayuran Yang Ditumis Akan Lebih Menyehatkan ?

menumis sayuran

InspirasiBersama.com – Banyak orang yang bertanya-tanya benarkah sayuran yang ditumis akan lebih menyehatkan dibandingkan dengan direbus. Jawabnya adalah benar. Para pakar kesehatan mengatakan memasak sayuran dengan cara menumis dianggap lebih menyehatkan dibandingkan dengan merebusnya.
Namun para ilmuwan mengatakan hal itu bisa terjadi jika menumis dengan menggunakan minyak zaitun dan bukan minyak goreng biasa yang kaya akan kolesterol jahat yang jika dikonsumsi secara berlebiahan bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Kita tahu bahwa minyak zaitun sangat bagus bagi kesehatan tubuh. Dengan memasak sayuran menggunakan minyak zaitun maka akan ada banyak kandungan antioksidan dan phenolic pada sayuran yang kita masak. Berbeda dengan kita memasak sayuran dengan merebus akan ada banyak zat antioksidan dan phenolic yang terbuang karena pemanasan. Dengan kandungan zat antioksidan dan phenolic yang masih tinggi pada sayuran yang ditumis dengan menggunakan minyak zaitun, maka akan sangat bagus bagi kesehatan tubuh kita terutama dalam mencegah penyakit kronik, kanker dan diabetes.

Sebelum itu para peneliti sudah mencoba membandingkan memasak sayur dengan menggunakan beberapa metode misalnya menggoreng, menumis dan merebus dengan mencampurkan minyak zaitun dalam memasaknya.

Hasilnya adalah makanan atau khususnya sayuran yang dimasak dengan cara menumis menggunakan minyak zaitun memiliki kadar antioksidan yang masih tinggi dibandingkan dengan metode masak yang lainnya. Dengan demikian sangat disarankan bagi para ibu rumah tangga untuk menggunakan minyak zaitun dalam memasak sayuran agar mendapatkan manfaat yang lebih dari antioksidan.

 
Artikel Terkait : Sayuran dan Buah Yang Kaya Akan Antioksidan

Makanan Apa Saja Yang Sangat Bagus Untuk Menurunkan Kolesterol ?

manfaat anggur

InspirasiBersama.com – Sebenarnya ada banyak sekali makanan yang sangat efektif untuk menurunkan kadar kolesterol diantaranya minyak zaitun, kacang-kacangan dan ikan. Namun ada juga beberapa makanan yang sangat bagus untuk menurunkan kolesterol, diantaranya adalah :

 

Alma

Buah yang pertama adalah alma. Buah asal India ini dipercaya mampu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida. Buah ini rasanya asam cenderung pahit, berwarna hijau bulat dan banyak mengandung serat. Buah alma banyak tumbuh di India, Timur Tengah dan beberapa negara di Asia Tenggara. Buah ini sudah lama menjadi obat alami bagi masyarakat India Kuno.

 

Barley

Barley termasuk dalam kategori biji-bijian. Barley mempunyai manfaat yang setara dengan gandum yang mampu menurunkan kolesterol jahat pada tubuh. Anda bisa memakan barley pada pagi, sore dan malam hari.

 

Alpukat

Banyak orang yang menganggap alpukat banyak mengandung lemak. Ini memang benar namun lemak yang terkandung dalam alpukat adalah lemak yang baik bagi kesehatan. Berdasarkan sebuah studi yang dilakukan di Penn State University mengatakan bahwa jika kita rajin konsumsi alpukat setiap hari maka akan mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Stroberi

Siapa yang tidak mengenal stroberi. Buah cantik ini memilki segudang manfaat bagi tubuh kita diantaranya mampu menurunakn kadar kolesterol. Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Journal Mutrition mengatakan bahwa dengan konsumsi stroberi 3,5 cangkir tiga kali seminggu maka akan mampu menurunkan kadar kolesterol yang terjadi pada minggu ke empat.

 

Probiotik

Untuk bisa menurunkan kadar kolesterol yang tinggi anda bisa mengkonsumsi probiotik. Hal ini berdasarkan sebuah hasil penelitian yang dipublikasikan oleh American Journal of Clinical Nutrition yang menyatakan bahwa dengan konsumsi probiotik selama 12 minggu maka akan mempu menurunkan kolesterol secara signifikan. Probiotik banyak terdapat pada yogurt dan jenis makanan yang berfermentasi contohnya tempe.

 

Anggur

Anggur sangat baik dalam menurunkan kadar kolesterol yang berlebih. Hal ini dikarenakan anggur banyak mengandung vitamin C, resveratol, potasium, B6 dan flovonoid. Dengan kadar kolesterol yang normal, maka akan membuat aliran darah menjadi lancar sehingga menyehatkan banyak organ tubuh termasuk jantung.

 

Artikel Terkait : Makanan Yang Berfungsi Sebagai Detox Alami Tubuh 

1 379 380 381 382 383 442