Apa Benar Kentut Yang Bersuara Kencang Cenderung Tak Berbau ?

InspirasiBersama.com – Tahukah kita bahwa kentut adalah hal yang sangat penting dalam kesehatan kita. Mungkin kita sering mendengar bahwa banyak orang yang hanya karena tak bisa kentut harus rawat inap di rumah sakit. Oleh karena itu jangan sepelekan yang namanya kentut.

https://hellosehat.com

Berbicara tentang kentut, banyak orang yang menganggap bahwa kentut dengan suara yang kencang adalah hal yang kurang sopan. Meskipun demikian kenyataannya kentut sangat baik bagi kesehatan kita. Saat kita memperhatikan kentut, maka ada kalanya bersuara kencang dan tak mengeluarkan suara. Benarkah anggapan bahwa kentut yang bersuara kencang cenderung tak berbau ?

Begini penjelasan oleh para pakar kesehatan pencernaan dunia yang bernama Michael Rice, MD yang mengatakan bahwa yang membedakan kentut bersuara dan tidak lebih disebabkan karena jumlah gas yang dibuang serta tekanan yang berbeda-beda. Kentut mengandung hydrogen, karbondioksida dan methane yang jumlahnya berbeda-beda saat kita keluarkan.

Bukan hanya itu saja, kentut yang bersuara kencang juga bisa dipengaruhi oleh bentuk dan ukuran anus. Secara alami, semakin kecil lubang anus seseorang maka suara yang dimunculkan juga semakin kencang. Sebaliknya jika bentuk dan ukuran anus kita ternyata lebih besar, maka suara kentut cenderung lebih rendah.

Namun pada kenyataannya sebuah anugerah yang diberikan oleh Tuhan kepada kita yaitu kita bisa mengatur kentut yang keluar, mau dibarengi dengan suara atau tidak. Hal ini disebabkan karena kita bisa mengontrol otot sfingter anak eksternal seperti halnya saat sedang buang air besar. Dengan memberikan tekanan yang lebih besar, maka biasanya kentut yang kita keluarkan akan berbunyi lebih kencang dengan durasi yang lebih pendek.

Menyikapi adanya mitos bahwa kentut yang berbunyi kencang memiliki bau yang lebih ringan, maka para pakar kesehatan mengatakan hal yang benar. Kentut yang keluar dengan perlahan biasanya lebih dipengaruhi oleh adanya sisa pencernaan dan bakteri yang terfermentasi sehingga akan menimbulkan bau yang lebih menyengat. Jadi benar jika kentut yang bersuara keras cenderung tak berbau tajam.

Artikel Terkait : Penyebab Tubuh Mengeluarkan Bau Gas Yang Tak Sedap

Apa Benar Orang Yang Baik Cenderung Rentang Depresi ?

InspirasiBersama.com – Mempunyai sikap dan perilaku yang baik kepada orang lain akan menghindarkan kita dari permusuhan. Itu adalah bentuk atau ciri orang yang baik. Namun kabar kurang baik muncul bahwa ada anggapan kalau orang yang punya sifat baik cenderung rentan mengalami depresi, benarkah demikian ?

sumber gambar : https://hellosehat.com

Ternyata hal itu benar dan dibuktikan dalam sebuah hasil penelitian yang sudah dipublikasikan dalam jurna yang bernama Nature Human Behavior. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang mempunyai tingkat kepekaan sosial dan ketidakadilan lebih rentan menunjukkan gejala depresi dibandingkan dengan mereka yang mempunyai sifat egois.

Mengapa hal ini bisa terjadi ? Menurut pendapat para peneliti mengatakan bahwa orang yang mempunyai sifat ‘baik’ cenderung memiliki empati yang lebih besar, rasa bersalah dan mudah mengalami stres.

Dengan membaca hasil penelitian ini bukan berarti kita dituntut untuk tidak memilki sifat yang baik kepada orang lain. Berbuat baik kepada orang lain terutama bagi mereka yang membutuhkan adalah sebuah sifat yang mulia. Anda jangan khawatir mudah terjerumus pada depresi karena ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya. Salah satu cara yang juga terbukti secara ilmiah adalah sifat suka memberi kepada orang lain yang bisa membuat hati kita lebih bahagia.

Selain sifat suka memberi bisa memberikan efek bahagia, suka melakukan olahraga juga akan berdampak pada kesehatan mental yang lebih baik. Selain semua hal yang telah disebutkan tadi, ada pondasi dasar agar kita bisa hidup dengan lebih bahagia dan tak mudah depresi yaitu dengan menanamkan sifat suka bersyukur atas nikmat – nikmat yang telah diberikan Tuhan kepada kita.

Artikel Terkait : Ternyata Bersyukur dan Berdoa di Malam Hari Mempunyai Manfaat Yang Sangat Besar Bagi Kesehatan

Mengapa Bayi Belum Boleh Minum Air Putih ?

InspirasiBersama.com – Mungkin anda pernah mendengar kalau bayi sebaiknya jangan terburu-buru diberikan air putih. Selama ini kebanyakan orang mengenal air putih sebagai jenis minuman yang netral dan juga kaya manfaat bagi kesehatan. Namun mengapa para pakar kesehatan menyarankan untuk tidak memberikan kepada bayi ?

sumber gambar : https://www.aryanto.id

Menurut para pakar kesehatan mengatakan bahwa pemberian air putih pada bayi bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan dan bahwa ada yang berujung pada kematian. Mungkin hal ini terdegar aneh pasalnya air putih sangat baik bagi kesehatan kita.

Ternyata saat seorang bayi kita berikan air putih, maka akan membuat kadar natrium dalam tubuhnya menurun. Kondisi ini akan menyebabkan proses penyerapan nutrisi akan berjalan lebih sulit. Jika hal ini terus terjadi, maka bisa menyebabkan bayi mengalami kejang dan bisa menyebabkan kematian.

Dengan alasan inilah mengapa para pakar kesehatan salah satunya adalah Danielle Stringer sangat menyarankan seorang bayi usia kurang dari enam bulan untuk hanya diberikan ASI. Bila ternyata ASI tak bisa diberikan, maka bisa memberinya susu formula.

Yang memicu kejang pada bayi saat mengkonsums air putih adalah karena pada saat air tersebut masuk dalam tubuh bayi, maka akan terjadi proses penyerapan air yang dilakukan oleh sel-sel tubuh. Kondisi ini ternyata menyebabkan pembengkakan pada tubuh bayi dan bisa terjadi pada bagian otak. Hal inilah yang akhirnya bisa memicu kejang dan mengancam kesehatan bayi.

Mungkin banyak ibu yang merasa khawatir saat bayi mereka tidak mendapatkan air putih akan mengalami dehidrasi. Jika seorang bayi bisa diberikan ASI, maka jangan khawatir bayi mengalami dehidrasi. Kita tahu bahwa ASI mengandung komponen yang super lengkap yang salah satunya adalah air. Bayi yang mendapatkan ASI juga akan tumbuh dengan baik, sehat dan maksimal.

Artikel Terkait : Kiat Untuk Membentuk Anak Yang Cerdas

Ada 5 Jenis Teh Yang Kaya Manfaat Bagi Kesehatan

InspirasiBersama.com – Teh bukan hal baru dikenal sebgai minuman yang kaya manfaat bagi kesehatan. Bahkan sejak berabad-abad yang lalu teh sudah dikonsumsi oleh seluruh orang di dunia dan dikenal memiliki manfaat bagi kesehatan.

sumber gambar : https://www.sitkes.com

Dalam sebuah hasil penelitian menyebutkan bahwa jenis teh tradisional yang terbuat dari daun camellia sinensis kaya akan manfaat kesehatan diantaranya bisa mencegah kanker, diabetes dan juga arthritis.

 

Inilah daftar kelima jenis teh yang mempunyai manfaat kesehatan yang cukup besar :

1. Teh Oolong
Jenis teh pertama yang kaya manfaat kesehatan adalah teh oolong. Dalam sebuah hasil penelitian menyebutkan bahwa mengkonsumsi teh oolong bisa meningkatkan sistem metabolisme tubuh sehingga akan membuat porses pembakaran kalori dalam tubuh lebih banyak. Hal ini sangat bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

Untuk mendapatkan jenis teh ini, anda bisa banyak menjumpainya di berbagai restauran yang ada di Cina. Untuk rasanya memiliki rasa yang manis dan bisa dikonsumsi dalam keadaan panas maupun dingin.

2. Peppermint dan teh basil suci
Jenis teh yang berikut ini dkenal bisa membuat perut kita lebih kecil. Hal ini sangat cocok bagi anda yang menginginkan bentuk perut yang lebih ramping. Sedangkan untuk manfaat basil suci bisa mencegah terjadinya infeksi pada organ tubuh seperti hati dan ginjal.

 

3. Teh Rhodiola
Jenis teh ketiga yang kaya manfaat bagi kesehatan adalah teh rhodiola. Dalam sebuah hasil penelitian menyebutkan bahwa minum teh ini bisa membuat kebugaran tubuh meningkat, daya tahan tubuh meningkat dan proses pemulihan pasca olahraga.

4.Teh rumput laut
Teh rumput laut juga menjadi salah satu jenis teh yang kaya akan manfaat bagi tubuh. Ada cukup banyak kandungan nutrisi yang terkandung didalamnya seperti vitamin C, yodium dan zat besi. Dari hasil penelitian juga menyebut sering konsumsi teh rumput laut bisa bermanfaat mencegah gangguan tiroid, menjaga kesehatan rambut dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

5. Teh cuka sari apel
Berdasarkan sebuah hasil penelitian menyebut bahwa konsumsi teh cuka sari apel bisa bermanfaat bagi mereka yang mengidap penyakit diabetes tipe-2. Teh jenis ini dipercaya bisa membantu menurunkan kadar gula dalam darah. Bukan hanya itu saja, teh cuka sari apel juga dikenal bisa membantu mengobati berbagai jenis penyakit.

Artikel Terkait : Apa Saja Fakta Tentang Cuka Apel

Waspada ! Banyak Makan Manis Bisa Menurunkan Kemampuan Otak

InspirasiBersama.com – Tahukah kita bahwa suka makan-makanan yang manis bukan hanya memicu penyakit diabetes saja, tetapi juga menyebabkan menurunnya kemampuan otak.

sumber gambar : http://www.grid.id

Hal ini dibuktikan dalam sebuah hasil penelitian yang dilakukan oleh para pakar kesehatan yang berasal dari Selandia Baru. Dalam studi tersebut disebutkan bahwa efek samping makanan manis atau glukosa akan menyebabkan penurunan kemampuan kognitif dan mental otak.

Studi tentang hal ini sudah dipublikasikan dalam sebuah jurnal yang bernama Physiology & Behavior.

Dalam studi tersebut diketahui bahwa responden yang diketahui banyak mengkonsumsi makanan yang manis memiliki hasil tes kognitif yang lebih buruk dibandingkan dengan peserta yang tak suka makan manis.

Dari hasil studi ini dapat kita ambil hikmah yaitu untuk tidak terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang kaya kandungan glukosa. Memang makanan jenis ini cenderung mempunyai rasa yang enak, namun ternyata efek yang ditimbulkan kurang baik bagi kesehatan otak kita.

Saat kita suka mengkonsumsi makanan yang manis, maka bukan hanya memicu peningkatan kadar gula darah yang memicu resistensi insulin yang menyebabkan munculnya penyakit diabetes saja, tetapi juga akan menurunkan kemampuan kognitif otak kita. Hal ini akan mencakup kemampuan memori.

Artikel Terkait : Bahaya Komplikasi Diabetes Yang Mematikan

Akibat Jika Kita Malas Mencuci Rambut

InspirasiBersama.com – Akibat jika kita malas mencuci rambut. Salah satu penunjang penampilan seseorang adalah rambut. Oleh karena itu sangatlah penting untuk merawat rambut agar tetap sehat dan indah.

sumber gambar : www.arbamedia.com

Kebiasaan sehat yang paling mudah dilakukan oleh kebanyakan orang adalah melakukan keramas atau mencuci rambut. Hal ini memang terbilang mudah dan banyak yang mengatakan hal sepele. Meskipun demikian ternyata keramas atau mencuci rambut mempunyai manfaat yang besar bagi kesehatan rambut.

Lantas apa yang akan terjadi jika kita malas mencuci rambut ?. Berikut dampak yang akan terjadi jika kita malas mencuci rambut atau keramas :

1. Rambut lebih berminyak

Akibat pertama malas mencuci rambut akan membuat rambut menjadi berminyak. Hal ini disebabkan karena saat kita jarang sekali mencuci rambut, maka akan memicu banyak tumpukan kotoran pada kulit kepala yang membuat sumbatan pada pori-pori dan memicu rambut menjadi lengket dan berminyak.

2. Menjadi sarang kotoran

Hal yang pasti terjadi saat kita malas mencuci rambut adalah menjadi sarang kotoran. Banyak orang yang mengatakan bahwa hal ini akan memicu munculnya ketombe yang membuat rasa gatal.

3. Rambut bisa rontok

Akibat selanjutnya jika kita malas mencuci rambut adalah bisa menyebabkan rambut mudah rontok. Hal ini dipengaruhi oleh banyaknya kotoran yang menumpuk sehingga menyumbat folikel.

Kondisi berbeda saat kita rajin mencuci rambut. Saat kita mencuci rambut, maka akan ada rangsangan pijatan lembut pada rambut dan juga kulit kepala yang akan merangsang peredaran darah. Hal ini akan berdampak positif bagi kesehatan rambut kita.

4. Rambut menjadi kusam

Sering kali kita merasakan kalau sudah cukup lama tak mencuci rambut akan menyebabkan rambut menjadi kusam. Hal ini disebabkan karena hilangnya cahaya rambut yang tertutupi oleh banyaknya partikel kotoran.

5. Rambut beraroma tak sedap

Akibat terakhir jika kita malas mencuci rambut akan membuat aroma yang tak sedap. Hal ini dipicu oleh tumpukan banyak kotoran dan minyak sehingga memicu munculnya banyak bakteri yang menyebabkan bau yang tak sedap.

Itulah beberapa akibat jika kita malas mencuci rambut. Semoga dengan membaca artikel ini membuat kita lebih memperhatikan kesehatan rambut dengan cara rajin melakukan keramas atau mencuci rambut.

Artikel Terkait : Tidak Disarankan Mengobati Rasa Gatal Dengan Sembarang Obat

1 2 3 4 5 421