Apakah Boleh Menggunakan Tisu Basah Untuk Membersihkan Wajah ?

InspirasiBersama.com – Apakah boleh menggunakan tisu basah untuk membersihkan wajah ?. Di saat kita berada di suatu tempat yang jauh dengan air, maka biasanya wanita akan menggunakan tisu untuk membersihkan wajahnya. Dalam hal ini adalah tisu basah. Kebiasaan ini memang membuat kita praktis, namun apakah dibolehkan menurut kesehatan ?.

sumber gambar : Tribunnews.com

Ternyata kebiasaan membersihkan wajah dengan tisu basah tak disarankan oleh para pakar kesehatan. Hal ini disebabkan karena kulit wajah kita cenderung sangat sensitif dan bisa menyebabkan kerusakan pada kulit.

 

Berikut beberapa masalah kesehatan yang mungkin saja muncul bila kita sering menggunakan tisu basah untuk membersihkan wajah :

 

Kulit kering
Bahaya pertama menggunakan tisu basah untuk wajah bisa menyebabkan kulit menjadi kering. Kandungan alkohol yang banyak pada tisu basah memang cukup efektif untuk membunuh bakteri, namun jika kita gunakan di wajah akan memicu kulit menjadi kering.

Keriput

Ternyata kebiasaan suka menggunakan tisu basah untuk membersihkan wajah bisa menyebabkan kulit cepat keriput. Membersihkan kulit wajah dari kotoran dan sisa sel-sel mati tak cukup efektif jika kita menggunakan tisu basah. Hal ini yang bisa memicu kulit menjadi mudah kusam dan terlihat cepat tua.

Jerawat
Munculnya banyak jerawat di kulit wajah kita bisa disebabkan karena seringnya menggunakan tisu wajah. Karena kurang efektif dalam membersihkan kotoran pada kulit wajah, maka akan membuat banyak pori-pori yang tersumbat yang memicu munculnya jerawat.

Iritasi kulit
Dampak menggunakan tisu basah pada wajah selanjutnya adalah bisa memicu iritasi. Dengan kandungan surfaktan dan bahan kimia lain yang terdapat pada tisu basah, maka sering kali menyebabkan kulit menjadi kemerahan dan iritasi.

Kantung mata yang menjadi lebih kendur
Dampak yang terakhir menggunakan tisu basah untuk membersihkan wajah adalah bisa menyebabkan kantung mata semakin mengendur. Nah mulai sekarang jangan suka memanfaatkan tisu basah untuk membersihkan wajah ya…semoga bermanfaat.

Artikel Terkait : Cara Menjaga Kesehatan Pori-pori Wajah

Apa Benar Banyak Makan Wortel Bisa Menyembuhkan Rabun ?

InspirasiBersama.com – Apa benar banyak makan wortel bisa menyembuhkan rabun ?. Kita sering kali mendengar bahwa banyak makan wortel bisa menyembuhkan gangguan penglihatan seperti rabun. Hal ini didasarkan pada kandungan wortel yang memang sangat bagus bagi kesehatan mata. Namun ternyata menurut para pakar hal ini hanyalah mitos.

sumber gambar : http://www.bugarfit.com

Mitos bahwa banyak makan wortel bisa menyembuhkan rabun berawal dari jaman perang dunia II yang menyebut bahwa para pilot pesawat tempur Inggris mampu menerbangkan jet tempurnya saat malam hari. Mereka membuat isu bahwa hal ini disebabkan karena para pilot banyak makan wortel. Padahal alasannya pada saat itu telah ditemukan sebuah radar yang bisa mendeteksi hal-hal yang berada dalam kegelapan saat melakukan penerbangan. Sejak itulah muncul sebuah mitos yang mengatakan bahwa makan wortel bisa menyembuhkan rabun pada mata. Mitos ini banyak dipercaya sampai sekarang.

Menurut para pakar kesehatan mengatakan bahwa wortel memang mengandung banyak vitamin A yang sangat bagus bagi kesehatan mata. Terlebih bagi kalangan anak-anak wortel sangat direkomendasikan. Mengapa hal ini penting ? Ternyata dalam sebuah data yang dirilis oleh WHO menyebutkan bahwa setidaknya ada 250 sampai 500 anak setiap tahun yang mengalami berbagai gangguan mata sampai pada kasus kebutaan yang lebih banyak disebabkan karena kurangnya asupan vitamin A.

Makan wortel memang bisa menjaga kesehatan mata sehingga tak mengalami gangguan. Namun berdasarkan sebuah hasil penelitian menyebutkan bahwa wortel tak bisa mengatasi atau menyembuhkan gangguan mata seperti rabun meskipun dalam wortel terkandung banyak vitamin A dan beta karoten.

Artikel Terkait : Sering Makan Wortel Bisa Mencegah Kanker Payudara

Benarkah Pria Kaya Cenderung Suka Selingkuh ?

InspirasiBersama.com – Kalau kita mengamati kejadian perselingkuhan, maka kebanyakan dilakukan oleh pria yang punya penghasilan lebih dari rata-rata. Mengapa hal ini bisa terjadi ?

sumber gambar : kompas.com

Ternyata hal ini juga dibenarkan dalam sebuah situs kencan yang ternama di Inggris yang menyebutkan bahwa terjadi peningkatan sampai 8 persen setiap tahun kasus pria yang sudah menikah dan berusaha untuk mencari cinta terlarang.

Dari hasil penelitian menyebutkan bahwa kebanyakan dari mereka melakukan selingkuh dengan teman kerja. Dari hasil survei yang dilakukan oleh situs kencan ternama di Inggris tersebut menyebutkan bahwa kebanyakan dari mereka ternyata punya penghasilan lebih dari 800 juta selama selama setahun yang artinya itu gaji lebih dari rata-rata kebanyakan orang.

Bukan hanya itu saja, didapatkan hasil survei dari situs kencan tersebut bahwa kebanyakan dari mereka bekerja di sektor keuangan dan lebih banyak dilakukan oleh kalangan pria.

Mungkin mereka bisa dikatakan orang yang sukses yang identik dengan pekerja keras. Mereka yang sangat mengedepankan pekerjaan di atas segalanya, kerap akan mengesampingkan urusan rumah tangga atau keluarga. Akibatnya sering kali kita mendengar kata selingkuh atau keretakan rumah tangga bagi mereka yang masuk kategori ini.

Mereka yang harus bekerja lebih lama dan disaat pulang kerap kali menjumpai pasangan yang sudah tertidur pulas. Padahal mereka juga manusiawi yang juga menginginkan adanya hubungan fisik atau kebutuhan akan seksual. Hal inilah yang sering kali menyebabkan banyaknya perselingkuhan oleh pria kaya.

Baca Juga : Cara Mengetahui Pasangan Yang Kapok Selingkuh

Banyak Orang Tak Menduga Cara Ini Bisa Mengatasi Insomnia

InspirasiBersama.com – Bagi manusia modern seperti sekarang ini kerap mengalami gangguan tidur atau insomnia. Padahal jika hal ini dialami dalam jangka waktu yang lama tentu menjadi hal yang serius dan mengancam kesehatan. Terlebih bagi mereka yang harus setiap pagi memulai pekerjaan dan membutuhkan banyak tenaga dan pikiran, maka anda melakukan tidur yang nyenyak pada malam hari adalah hal yang wajib dilakukan.

sumber gambar : medscape.com

Bagi mereka yang mengalami insomnia akan merasakan kegelisahan saat berada di tempat tidur. Padahal kalau kita melihat jarum jam sudah menunjukkan larut malam namun mata masih terasa belum ngantuk.

Menyikapi hal yang demikian para pakar kesehatan mengatakan bahwa datang ke tempat tidur saat kita belum merasakan ngantuk adalah hal yang salah. Sebaiknya kita baru mendatangi tempat tidur di saat kita sudah merasakan ngantuk. Dan hal ini terbukti secara ilmiah bisa lebih memberikan rasa nyenyak saat tidur.

Bahkan menurut para pakar mengatakan bahwa dengan melakukan hal sederhana tersebut bisa mencegah seseorang mengalami insomnia sampai 80 persen. Mungkin ini adalah hal yang sederhana namun tak banyak orang tahu.

Banyak orang yang merasa mengalami insomnia justru melakukan hal yang salah yaitu datang lebih awal di tempat tidur pada malam hari. Ternyata yang terjadi justru sulit sekali mengawali tidur sampai larut malam.

Bila anda merasa belum ngantuk walau sudah berada di tempat tidur pada malam hari, maka sebaiknya bangun dari tempat tidur dan melakukan hal sederhana seperti membaca atau menulis. Dengan begitu maka menurut para pakar tak lebih dari satu jam kedepan anda akan merasakan rasa ngantuk sehingga dapat memulai tidur dengan nyenyak.

Artikel Terkait : Tips Mudah Mengatasi Mata Kering

Benarkah Malas-malasan Saat Akhir Pekan Ada Manfaatnya Bagi Kesehatan ?

InspirasiBersama.com – Saat datang hari minggu atau libur tak sedikit orang yang lebih memilih untuk bermalas-malasan di rumah dibandingkan harus jalan-jalan. Hal ini disebabkan karena mereka ingin memanjakan diri karena merasa capek dan lelah setelah bekerja selama sepekan. Dengan begitu mereka bisa mengembalikan energi sehingga saat masuk kerja bisa lebih bersemangat lagi. Ternyata hal ini juga mempunyai manfaat bagi kesehatan, benarkah demikian ?

sumber gambar : http://doktersehat.com

Saat datang libur kerja bagi sebagian orang bukan berarti harus malas-malasan di rumah dengan makan, tidur dan lihat tv saja. Pada orang tertentu hal ini bisa dilakukan sambil melakukan hal yang produktif seperti melakukan berkebun atau banyak bercengkerama dengan anak dan keluarga. Kebiasaan ini tentu memiliki manfaat bagi kesehatan karena membuat hati lebih bahagia.

Bekerja rutin di kantor setiap pagi kerap membuat banyak orang merasa bosan. Hal ini bisa berujung pada rendahnya kreatifitas, konsentrasi yang menurun serta sedikit malas saat bekerja. Namun dengan melakukan hal santai atau malas-malasan saat liburan bisa membuat kreatifitas kita kembali muncul.

Melakukan malas-malasan saat libur akhir pekan bisa bermanfaat membuat tubuh lebih banyak istirahat. Banyak orang yang justru merasa capek badan karena harus berwisata seharian sehingga baru datang ke rumah minggu malam. Hal ini tentu akan membuat jam istirahat lebih sedikit padahal seminggu sudah lelah dengan aktivitas kerja. Jadi tak ada salahnya jika anda lebih memilih bermalas-malasan saat datang libur akhir pekan.

Jadi bagi anda yang ingin hanya bermalas-malasan selama datang libur akhir pekan tidak jadi masalah. Hal ini masih bisa memberikan manfaat bagi kesehatan. Yang terpenting adalah tidak setiap hari bermalas-malasan.

Baca Juga : Manfaat Melakukan Liburan Sambil Meditasi

Apa Benar Jumlah Anak Indonesia Yang terjangkit HIV Meningkat ?

InspirasiBersama.com – Apa benar jumlah anak Indonesia yang terjangkit HIV meningkat ?. Ternyata hal ini benar berdasarkan ungkapan Komnas Perlindungan Anak yang disampaikan oleh ketuanya sendiri yang menyebut bahwa jumlah anak Indonesia yang terjangkit HIV pada tahun 2017 mengalami peningkatan sampai 4 persen. Tahun kemarin jumlahnya masih 14 %, namun tahun ini mencapai 18 %. Ini merupakan angka yang sangat menghawatirkan.

sumber gambar : http://www.autoimuncare.com

Berbicara tentang penyakit HIV/AIDS maka identik dengan gaya hidup bebas yaitu seks bebas. Namun angka 18 % yang terjadi pada kalangan anak di Indonesia ini bukan disebabkan karena hal itu. Tetapi ebih disebabkan karena genetik yang diturunkan oleh para orang tua sejak dia lahir.

Dengan data ini bisa dikatakan bahwa banyaknya kasus HIV yang terjadi pada kalangan anak adalah korban dari orang tua. Anak yang mengidap HIV tentu akan sangat rentan mengalami berbagai jenis penyakit karena mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh yang drastis.

Tak sedikit para anak-anak ini berujung pada kematian akibat penyakit yang diderita. Bukan hanya itu saja, anak-anak yang mengidap HIV juga kerap mendapatkan diskriminasi di masyarakat yang membuatnya terkucil dalam suatu pergaulan. Banyak kalangan orang tua lain yang merasa anaknya takut tertular jika berteman dengan anak yang mengidap HIV. Melihat fakta ini tentu hati kita miris karena anak-anak yang terdiagnosa HIV kebanyakan hanya karena korban akibat orang tuanya. Mereka adalah anak-anak yang tak tahu apa-apa dan tak berdosa. Oleh karena itu sebaiknya kita tak mendiskriminasi anak-anak yang semacam ini.

Artikel terkait : Kiat Untuk Membentuk Anak Yang Cerdas

1 2 3 411