Cara Menyikapi Seorang Anak Yang Suka Memegang Alat Kelamin

header niko 728 x 90

InspirasiBersama.com – Saat seorang anak menginjak usia 3 sampai 6 tahun, maka tak jarang orang tua sering menjumpai anak suka memegang alat kelaminnya. Kebiasaan ini bisanya dilakukan sambil menonton televisi. Lantas bagaimana cara menyikapi kebiasaan anak yang seperti ini ?

sumber gambar : kompas.com

Ternyata kebiasaan anak suka memegang alat kelamin pada usia 3-6 tahun menjadi bagian dari proses perkembangan. Fase ini dikenal dengan fase phalic dimana anak akan merasa lebih nyaman atau nikmat saat terjadi sentuhan pada alat kelamin. Ini menjadi fase perkembangan yang normal dan biasanya akan berhenti saat anak menginjak usia 6 tahun.

Baca Juga : Pentingnya Memberikan Mainan Pada Anak Sejak Lahir

Yang perlu diketahui adalah saat anak suka memegang alat kelamin bukan berarti mengalami fantasi seksual seperti halnya orang dewasa yang melakukan masturbasi. Anak hanya merasa nyaman dan nikmat saat alat kelaminnya mendapatkan sentuhan. Oleh karena itu, jangan memarahi anak jika kedapatan sedang memegang alat kelaminnya.

Baca Juga  Tips Mengenali Gejala Kadar Gula Darah Yang Rendah

Saat anak sudah mulai suka memegang alat kelaminnya, maka saat inilah menjadi waktu yang tepat sebagai orang tua untuk memberikan pengetahuan seks. Kenalkan tentang organ seksual anak, nama, pentingnya menjaga kebersihan dan proses seorang adik kecil bisa lahir.

 

Orang tua memang disarankan mampu memberikan pengetahuan seksual dengan baik, ilmiah dan terbuka kepada anak. Dengan begitu anak akan mendapatkan informasi seksual yang benar dan sehat. Jika orang tua enggan untuk memberikan pengetahuan seksual, maka anak akan berusaha untuk mencarinya sendiri melalui media yang tidak sehat.

Baca Juga  Apa Manfaat Sering Konsumsi Bawang Putih ?

Sering kali melihat orang tua yang memberikan pengatahuan nama kelamin dengan sebutan yang lebih ‘sopan’ seperti penis dengan sebutan ‘burung’, sedangkan payudara dengan sebutan ‘susu’. Padahal menurut para pakar kebiasaan ini kurang baik karena anak pada saatnya akan merasa kebingungan. Berikan sebutan yang benar dan ilmiah seperti ‘burung’ dengan sebutan penis, ‘susu’ dengan sebutan payudara.

 

Selain memberi tahu anak nama alat kelamin yang benar, orang tua juga dituntut untuk mampu menjelaskan fungsi dari alat kelamin itu sendiri misalnya untuk buang air kecil dan tidak baik kalau dibuat mainan seperti dipegang-pegang. Kalau sering dibuat mainan, maka resikonya bisa menimbulkan lecet dan luka. Anda bisa menjelaskan hal ini kepada anak dengan baik.

Baca Juga  Ini Bedanya Nyeri Dada Serangan Jantung dan Asam Lambung

Dengan memberikan penjelasan yang baik, maka anak akan merasa mengerti cara memperlakukan alat kelamin secara benar dan sehat.

Artikel Terkait : Pentingnya Pendidikan Seks Bagi Anak Sejak Dini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *