Cara Menurunkan Emosi Yang Berlebihan

header niko 728 x 90

Cara Menurunkan Emosi Yang BerlebihanSelamat malam semunya berjumpa lagi bersama inspirasibersama.com yang pada kali ini akan membahas bagaimana cara menurunkan emosi yang berlebihan. Saat-saat ini sering kali kita menjumpai seseorang yang lagi emosi berlebihan baik sekitar lingkungan rumah, jalan umum maupun tempat lingkungan kerja kita. Hal ini tidak terlepas dari minimnya kadar keimanan dan ketakwaan seseorang kepada Allah SWT. Orang yang beriman akan mudah untuk mengendalikan dirinya sehingga terhindar dari nafsu amarah yang sangat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Banyak kejadian petengkaran, bahkan pembunuhan yang terjadi akibat kurang bisa mengendalikan emosi yang berlebihan. Pada dasarnya emosi ini dipengaruhi oleh syatan yang mendorong kita untuk melakukan perbuatan yang menyesatkan dengan meluangkan amarah. Betapa banyak nyawa yang melayang akibat pembunuhan yang disebabkan tidak bisa menahan emosi. Banyak sekali dampak negatif yang akan kita dapat jika kita tidak bisa mengendalikan emosi kita.

Cara pertama yang bisa kita lakukan disaat amarah atau emosi kita memuncak adalah dengan meminta perlindungan dari ALLAH SWT.

Baca Juga  Makan Alpukat Bisa Membuat Kulit Sehat dan Kencang

Dengan mengucapkan kalimat ta’awudz :

أعوذُ بالله مِنَ الشَّيْطانِ الرَّجيمِ

A-‘UDZU BILLAHI MINAS SYAITHANIR RAJIIM

Dengan mengucap kalimat ta’awudz maka kita meminta perlindungan kepada ALLAH dari syetan, karena pada dasarnya emosi atau amarah yang tibul adalah berasal dari syetan.

Dari sahabat Sulaiman bin Surd radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan,

Suatu hari saya duduk bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika itu ada dua orang yang saling memaki. Salah satunya telah merah wajahnya dan urat lehernya memuncak. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِني لأعلمُ كَلِمَةً لَوْ قالَهَا لذهبَ عنهُ ما يجدُ، لَوْ قالَ: أعوذُ بالله مِنَ الشَّيْطانِ الرَّجيمِ، ذهب عَنْهُ ما يَجدُ

Sungguh saya mengetahui ada satu kalimat, jika dibaca oleh orang ini, marahnya akan hilang. Jika dia membaca ta’awudz: A’-uudzu billahi minas syaithanir rajiim, marahnya akan hilang. (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila seseorang marah, kemudian membaca: A-‘udzu billah (saya berlindung kepada Allah) maka marahnya akan reda.” (Hadis shahih – silsilah As-Shahihah, no. 1376)

Baca Juga  Tidur Bagaikan Investasi Yang Sangat Baik Bagi Kesehatan

Langkah kedua yang bisa kita lakukan adalah diam dan menjaga lisan kita.

Orang yang lagi marah tutur katanya tidak akan terkontrol. Sehingga sangat memungkinkan kita mengucap kata-kata yang di murka oleh ALLAH. Dengan kita belajar diam dan menjaga lisan kita akan bisa terhindar dari emosi yang sangat menyesatkan.

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْكُتْ

“Jika kalian marah, diamlah.” (HR. Ahmad dan Syuaib Al-Arnauth menilai Hasan lighairih).

Langkah ketiga yang bisa kita lakukan adalah bersikap rendah hati.

Biasanya orang yang mudah marah adalah orang yang punya kecenderungan selalu ingin diatas dan lebih tinggi. Dengan merasa kita lebih tinggi derajatnya dari orang lain maka kita akan gampang terpancing untuk cepat marah atau emosi.

Karena itulah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan saran sebaliknya. Agar marah ini diredam dengan mengambil posisi yang lebih rendah dan lebih rendah. Dari Abu Dzarradhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menasehatkan,

Baca Juga  Ternyata Kegemukan Bisa Disebabkan Karena Sering Nyetir Lama

إِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ وَهُوَ قَائِمٌ فَلْيَجْلِسْ، فَإِنْ ذَهَبَ عَنْهُ الْغَضَبُ وَإِلَّا فَلْيَضْطَجِعْ

Apabila kalian marah, dan dia dalam posisi berdiri, hendaknya dia duduk. Karena dengan itu marahnya bisa hilang. Jika belum juga hilang, hendak dia mengambil posisi tidur. (HR. Ahmad 21348, Abu Daud 4782 dan perawinya dinilai shahih oleh Syuaib Al-Arnauth).

Demikian pembahasan kita tentang cara menurunkan emosi yang berlebihan semoga kita bisa melaksanakan apa yang menjadi tuntunan para Rosul kita sehingga kita bisa terhindar dari sifat mudah marah yang menjadikan kita di murka oleh ALLAH SWT.

 

Artikel Terkait : Menu Diet Sehat

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *