Cara Mengenali Siklus Pelana Kuda Pada DBD

header niko 728 x 90

siklus pelana kuda dbd

InspirasiBersama.com – Penanganan yang tepat pada penderita DBD sangatlah penting. Hal ini guna menyelamatkan penderita dari resiko kematian. Apalagi sekarang ini angka penderita DBD di Indonesia mengalami peningkatan seiring dengan datangnya musim hujan. Bagaimana cara mengenali siklus pelana kuda pada DBD ?

Pada penderita DBD kita kenal dengan 3 fase yaitu ‘siklus pelana kuda’. Dinamakan pelana kuda dikarenakan memiliki grafik panas naik turun serupa pelana kuda sehingga masyarakat akan lebih mudah untuk mengenalinya. Dengan mengenali siklus pelana kuda pada kasus DBD maka bisa menjadi tahap awal dalam penyembuhan DBD.
Fase Demam: Hari 1-3
Pada saat awal terkena DBD penderita akan mengalami fase demam selama 3-4 hari. Panas ini bisa mencapai 39-41 derajat celcius dan bisa dibilang susah untuk diturunkan dengan menggunakan penurun panas biasa.

Baca Juga  Hormon Yang Menyebabkan Berat Badan Meningkat

Demam memang menjadi gejala banyak penyakit termasuk DBD. Namun apabila anda mendapati demam yang tak kunjung turun dalam kurun waktu 2-3 hari yang disertai dengan sakit kepala, lemas, mual, muntah, nyeri sendi, perdarahan pada bagian tubuh misalnya gusi dan mimisan maka anda harus mewaspadai gejala demam yang seperti ini.

Penanganan:

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah konsumsi air putih lebih banyak. Hal ini untuk membantu menurunkan panas tubuh dan menghindarkan dari dehidrasi. Jika belum juga reda selama 2-3 hari maka sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Fase Kritis: Hari 3-5
Pada kasus penderita DBD pada hari 3-5 akan mengalami penurunan suhu tubuh. Banyak diantara kita yang menganggap hal ini sebagai masa penyembuhan. Padahal pada kasus DBD ini merupakan fase kritis dan penuh dengan resiko.

Baca Juga  Manfaat Menikah Bagi Kesehatan Mental Pria

Yang menyebabkan suhu tubuh menurun pada fase ini adalah munculnya ruam atau bintik merah pada kulit. Ini artinya pembuluh darah penderita mengalami pelebaran. Justru pada masa ini kalangan medis mengatakan ini sebagai masa kritis pada kasus DBD.

Pada fase kritis ini memerlukan penanganan yang cepat dan tepat. Jika dilakukan penanganan yang tepat maka fase ini bisa berlangsung selama 1-2 hari saja.

Penanganan:

Pada fase kritis, seorang penderita harus sudah mendapatkan penanganan dari medis. Jika pasien terlambat mendapatkan penanganan pada fase ini maka bisa menyebabkan kematian.
Fase penyembuhan: Hari 6-7
Pada fase terakhir atau penyembuhan yang biasanya terjadi pada hari 6-7 pasien akan mengalami peningkatan suhu tubuh. Namun dalam fase ini akan terjadi banyak perbaikan diantaranya perdarahan berhenti, nadi menjadi kuat dan beberapa fungsi tubuh lainnya mengalami peningkatan. Pada fase ini juga kebanyakan nafsu makan pasien juga mulai mengalami peningkatan.

Baca Juga  Mengupas Manfaat Buah Nangka Bagi Kesehatan

Penanganan: 

Pada fase ini pemeriksaan laboratorium tetap dilakukan untuk memantau perkembangan. Dengan perawatan yang tepat pada kasus DBD maka kita bisa terhindar dari komplikasi yang bisa membahayakan kesehatan kita.

 

Artikel Terkait : Hati-hati Penularan Virus Hepatitis A

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *