Cacingan Bisa Mempengaruhi Kecerdasan Anak

header niko 728 x 90

cacingan pada anak

InspirasiBersama.com – Benarkah cacingan bisa mempengaruhi kecerdasan anak ? Cacingan merupakan masalah yang sering melanda anak-anak. Apalagi negara Indonesia termasuk negara tropis yang rentan dengan masalah kesehatan.

Berdasarkan sebuah data menyatakan bahwa ada sekitar 60 persen penduduk Indonesia yang mengalami cacingan. Mereka yang menderita cacingan berusia antara 5-14 tahun. Jumlah tersebut tersebar mulai dari pedesaan sampai perkotaan.

Apa yang menyebabkan seseorang mudah mengalami cacingan ? Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan seseorang mengalami cacingan diantaranya faktor iklim, kurang menjaga kebersihan tubuh, lingkungan yang kotor, sosial ekonomi serta banyaknya jumlah penduduk.

Apabila jumlah cacing masih sedikit, maka seorang dokter akan sulit untuk melakukan pemeriksaan. Namun jika jumlahnya sudah banyak, maka akan menimbulkan gejala yang mudah untuk dianalisa oleh seorang dokter.

Baca Juga  Efek Samping Mencukur Bulu Kemaluan Sampai Habis

Jangan menganggap remeh penyakit cacingan, karena cacing bisa saja berpindah dari organ lain di dalam tubuh. Bahkan dalam kasus yang berat bisa membuat kerusakan organ yang menimbulkan gejala demam, benjolan pada bagian tubuh tertentu, bahkan ada yang sampai pada kejang. Jika sampai pada kejang, maka artinya sudah sampai pada otak.

Meskipun komplikasi cacingan bisa sangat berbahaya, banyak masyarakat kita yang menganggap remah tentang cacingan. Membiarkan cacingan dalam kurun waktu yang lama akan membuat dampak yang lebih serius bagi kesehatan. Untuk itu bagi kita yang mempunyai anak yang terindikasi cacingan, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan lebih cepat.

Apa dampak cacingan yang terjadi pada anak ? Secara umum, cacing yang masuk dalam tubuh kita akan merusak mukosa usus dan melakukan penghisapan terhadap nutrisi yang masuk dalam tubuh kita.

Baca Juga  Bisakah Kebiasaan Minum Minuman Bersoda Memicu Diabetes ?

Seorang anak yang menderita cacingan akan mengalami badan yang lemas, kurang gizi yang pada akhirnya akan terganggu pertumbuhan dan perkembangan otaknya. Hal ini dikarenakan ada banyak nutrisi yang tidak terserap oleh tubuh melainkan diserap oleh cacing yang terdapat pada usus. Selain itu anak yang cacingan juga kerap mengalami mencret.

Memang cacingan bukan tergolong penyakit yang mengancam jiwa anak, namun jika kita membiarkannya maka dampaknya akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan otak. Selain itu anak akan mudah sakit akibat penyerapan gizi yang kurang.

Menurut para ahli, cara terbaik untuk bisa terhindar dari penyakit cacingan adalah dengan menjaga pola hidup dan makan yang sehat. Selain itu penting juga menjaga kebersihan anak dengan membudayakan anak untuk rajin cuci tangan.

Baca Juga  Ini Bahaya Merokok Jika Dilakukan di Dalam Rumah

Selain itu para orang tua juga harus memperhatikan kuku anak yang sudah panjang yang berpotensi banyak terdapat kotoran yang menempel. Untuk itu penting sekali memotong kuku anak secara berkala, jangan biarkan sampai panjang. Obat cacing baru boleh diberikan pada anak minimal usia dua tahun. Berikan obat cacing yang telah direkomendasikan oleh dokter anda setiap enam bulan sekali.

Artikel Terkait : Bahaya Balita Yang Mengalami Obesitas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *