Bisakah Plak Dalam Darah Dihilangkan ?

header niko 728 x 90

plak dalam darah

InspirasiBersama.com – Adanya plak dalam darah menjadi sebuah ancaman bagi kesehatan terutama jantung. Hal ini disebabkan karena dengan adanya plak, maka aliran darah akan terhambat dan bisa mengganggu sirkulasi darah. Lantas bisakah plak dalam darah dihilangkan ?

Dengan adanya plak dalam pembuluh darah, maka akan membuat sebuah penyempitan dan terjadi pengerasan yang lama-lama akan menjadi sebuah plak. Kondisi ini dalam dunia medis dikenal dengan aterosklerosis.

Menurut para ahli, timbulnya plak dalam darah disebabkan karena banyaknya lemak dan beberapa zat lain yang menumpuk dalam jangka waktu yang lama. Jika terjadi selama bertahun-tahun, maka plak akan bersifat mengeras yang menyumbat aliran darah.

Dalam dunia medis, plak yang kerap menumpuk pada pembuluh darah belum dapat diatasi dengan metode apapun. Jadi sampai saat ini belum ditemukan metode yang jitu bagaimana cara menghilangkan plak yang menumpuk pada pembuluh darah. Kalau banyak orang menganggap terapi kelasi sebagai solusinya, maka menurut para ahli metode tersebut belum terbukti manfaatnya.

Baca Juga  Sering Mengalami Gangguan Tidur ? Hati-hati Bisa Menyebabkan Gangguan Jantung

Ini artinya, terapi kelasi yang banyak ditawarkan oleh banyak klinik masih menjadi kontroversi dalam dunia kedokteran. Bahkan secara internasional metode ini belum mendapat pengakuan.

Banyak orang yang berusaha menghilangkan plak dalam pembuluh darah dengan cara mengkonsumsi berbagai macam makanan, minuman maupun obat-obatan, namun tidak mendapatkan hasil yang diinginkan. Mereka tetap saja mengalami serangan jantung. Ini menunjukkan plak yang terdapat pada pembuluh darah masih ada.

Baca Juga  Bingung Karena Sering Terasa Nyeri Saat Bangun Tidur ? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Baca Juga : Tips Mengenali Kadar Kolesterol Yang Tinggi

Sebenarnya dalam dunia medis sudah ada metode pemeriksaan untuk mengetahui ada tidaknya penyempitan pembuluh darah dalam tubuh kita. Metode ini dikenal dengan pemeriksaan angiografi. Jika dalam pemeriksaan didapatkan penyempitan pada pembuluh darah, maka seorang dokter akan mengatasinya dengan memasang stent atau ring pada pembuluh darah yang menyempit agar kembali bisa dialiri darah.

Namun jika penyempitan pembuluh darah terjadi pada banyak tempat, maka seorang dokter biasanya melakukan tindakan operasi bypass dengan tujuan agar pasien tidak mengalami serangan jantung.

Untuk menghindari terjadinya sterosklerosis atau penumpukan plak dalam darah maka kita harus menerapkan pola makan dan hidup yang sehat, misalnya tidak merokok, banyak berolahraga dan mengurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung lemak.

Baca Juga  Bagaimana Cara Menghilangkan Pikiran Untuk Bunuh Diri ?

Selain menghindarkan beberapa hal diatas, maka sangat penting juga banyak mengkonsumsi sayur dan buah-buahan yang bisa membuat pembuluh darah kita terbebas dari lemak, kolesterol dan asam urat. Dengan demikian aliran darah akan semakin lancar yang berdampak baik bagi kesehatan tubuh terutama bagi jantung.

Artikel Terkait : Kadar Kolesterol Yang Tinggi Meningkatkan Resiko Stroke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *