Berikut Alasan Nyamuk Bisa Menyebabkan Penyakit

header niko 728 x 90

2006 Paul I. Howell, MPH, Malaria Research and Reference Reagent Resource Cntr; Prof. Frank Hadley Collins, Dir., Cntr. for Global Health and Infectious Diseases, Univ. of Notre Dame This A. aegypti female was from a strain of mosquitos named LVP-IB12, an acronym representing the fact that these mosquitos were derived from the Liverpool strain (LVP), and that they were inbred 12 times (IB12), in order to create a more homogeneous genotype. Also, of great importance is the additional fact that this specie is being used in the A. aegypti genome sequencing project. Though the mosquito’s geographical origin is not known, it is believed to be somewhere in Africa. Dengue (DF) and dengue hemorrhagic fever (DHF) are primarily diseases of tropical and sub tropical areas, and the four different dengue serotypes are maintained in a cycle that involves humans and the domestic, day-biting mosquito, Aedes aegypti, which prefers to feed on humans, and is the most common Aedes species. Infections produce a spectrum of clinical illness ranging from a nonspecific viral syndrome to severe and fatal hemorrhagic disease. Important risk factors for DHF include the strain of the infecting virus, as well as the age, and especially the prior dengue infection history of the patient.DF and DHF are caused by one of four closely related, but antigenically distinct virus serotypes (DEN-1, DEN-2, DEN-3, and DEN-4) of the genus Flavivirus. Infection with one of these serotypes provides immunity to only that serotype for life, so persons living in a dengue-endemic area can have more than one dengue infection during their lifetime.

InspirasiBersama.com – Hewan yang satu ini sering membuat kita terganggu saat tidur. Gigitannya yang membuat rasa gatal bisa jadi membawa penyakit bagi tubuh kita. Berikut alasan nyamuk bisa menyebabkan penyakit

Banyak sekali jenis penyakit yang disebabkan oleh virus pada nyamuk misalnya demam berdarah, malaria, chikungunya dan west nile. Bahkan akhir-akhir ini muncul virus baru yang disebabkan oleh nyamuk yang bernama virus zika yang banyak menyerang negara barat.

Mungkin kita sempat berfikir mengapa hewan sekecil itu bisa menyebabkan penyakit yang berbahaya yang tak jarang menimbulkan korban jiwa ?

Baca Juga  Ternyata Ponsel Bisa Mempengaruhi Otak Dalam Urusan Makanan dan Seks

Kita semua pasti tahu bahwa nyamuk mengigit kulit kita untuk menghisap darah sebagai makanan mereka. Selain itu nyamuk juga mempunyai syap yang bisa terbang berpindah tempat untuk mencari makanan mereka berupa menghisap darah. Dengan pola inilah nyamuk bisa menyebarkan penyakit pada seseorang.

Ada beberapa spesies nyamuk yang memang cenderung mencari sumber makanan pada manusia. Bahkan ada beberapa nyamuk yang sudah lihai dalam mencari makanan, yaitu saat melakukan menghisap darah tanpa disadari oleh kita dan dilakukan hanya pada  malam hari.

Ada juga beberapa jenis nyamuk yang mencari makanan hanya pada siang dan sore hari, bahkan saat menggigit mangsanya tanpa terasa karena bahan kimia yang terdapat pada liur nyamuk.

Baca Juga  Manfaat Mengunyah Permen Karet Saat Bekerja

Dengan model mencari makanan yang seperti itu membuat nyamuk mudah untuk menyebarkan penyakit dari satu orang ke orang lainnya tanpa kita sadari.

Misalnya saja pada nyamuk Aedes Aegypti yang awalnya berasal dari Afrika bisa menyebar secara global sampai ke negara Indonesia. Perubahan iklim juga mempunyai peranan dalam penyebaran nyamuk di suatu tempat. Bahkan nyamuk akan mudah untuk berkembang biak pada iklim yang hangat.

Untuk menghindari gigitan nyamuk yang berbahaya, kita harus banyak beraktivitas pada saat-saat dimana nyamuk tersebut mencari sumber makanan dengan menghisap darah. Misalnya pada siang dan sore hari yang biasa digunakan oleh nyamuk Aedes untuk mencari sumber makanan.

Baca Juga  Waspada Ternyata Kanker Juga Dapat Menyerang Anak-Anak

 

Artikel Terkait : Hati-hati Penularan Virus Hepatitis A

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *