Benarkah Seorang Bayi Laki-laki Lebih Mudah Stres ?

header niko 728 x 90

InspirasiBersama.com – Selama ini kebanyakan orang pasti menganggap kalau anak-laki-laki lebih tangguh dibandingkan dengan anak perempuan. Seorang anak laki-laki akan lebih mudah menghapus air mata dibandingkan dengan anak perempuan. Ternyata menurut pendapat salah seorang psikolog dunia yang bernama Dr Allan Schore mengatakan bahwa seorang bayi laki-laki lebih mudah mengalami stres.

Hal ini seakan-akan meruntuhkan anggapan banyak orang yang menganggap anak laki-laki jauh lebih tangguh, bahkan sejak usia dini. Ternyata hal ini tidak berlaku bagi seorang bayi. Seorang bayi laki-laki diketahui lebih rentan mengalami stres dibandingkan dengan bayi perempuan.

sumber gambar : Tribunnews.com

Pasti anda akan bertanya-tanya, mengapa hal ini bisa terjadi ? Menurut para pakar kesehatan mengatakan bahwa pada tubuh seorang bayi laki-laki diketahui lebih sedikit produksi hormon yang berperan dalam mengelola stres. Selain itu pada bagian otak kanan seorang bayi laki-laki ternyata lebih kecil dibandingkan dengan bayi perempuan. Sisi kanan otak laki-laki sangat erat kaitannya dengan kontrol emosi.

Baca Juga  Awal Mula Munculnya Penyakit Kanker Paru

Semua ini bisa terjadi karena sumbernya pada biologi. Secara alamiah seorang anak perempuan diciptakan dengan unsur kimia yang lebih banyak dalam tubuhnya yang berfungsi dalam mengelola stres.

Selain itu menurut para pakar mengatakan bahwa bayi laki-laki diketahui memiliki ketahanan tubuh yang lebih rendah dibandingkan dengan bayi perempuan. Hal ini membuat banyak kasus gangguan neuropsikiatri seperti munculnya gangguan bicara, perhatian dan autisme sering kali terjadi pada bayi laki-laki.

Baca Juga  Apa Penyebab Badan Terasa Cepat Lelah ?

Baca Juga : Penyebab Seorang Anak Mengalami Autisme

Kondisi kelemahan pada tubuh bayi laki-laki merupakan proses yang normal terjadi. Secara perlahan otak bayi laki-laki akan mengalami pematangan. Kondisi ini akan menunjukkan kemajuan yang cukup baik saat usia bayi mencapai 12 bulan.

Menyikapi hal yang demikian, maka menurut para pakar sangat menyarankan kepada para orang tua terutama yang mempunyai bayi laki-laki untuk lebih peka, responsif dan interaktif dalam meningkatkan perkembangan otak anak laki-laki. Dengan begitu, maka perkembangan akan bisa berjalan dengan lebih optimal.

Baca Juga  Makanan Yang Justru Memicu Racun Bila dipanaskan Kembali

Beberapa contoh yang bisa diberikan para orang tua kepada bayi laki-laki adalah menenangkannya saat menangis, sering memeluk bayi dan jangan lupa untuk memanjakannya.

Artikel Terkait : Kapan Sebaiknya Anak Laki-laki disunat ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *