Benarkah Hubungan Seks Saat Menstruasi Bisa Menyebabkan Hamil ?

header niko 728 x 90

hubungan seks saat menstruasi

InspirasiBersama.com – Banyak orang bertanya benarkah hubungan seks saat menstruasi bisa menyebabkan hamil ?. Selama ini banyak diantara kita yang beranggapan bahwa hubungan seks saat menstruasi tidak bisa menyebabkan hamil. Padahal anggapan ini tidak bisa dibenarkan 100 persen. Karena faktanya kemungkinan hamil tetap ada.

 

Secara teori, seorang wanita akan mengalami kehamilan apabila saat ada sel telur yang dibuahi oleh sperma pada saat masa ovulasi. Setiap wanita, normalnya mengalami siklus menstruasi yang berbeda-beda. Sehingga otomatis masa ovulasi seorang wanita juga berbeda-beda.

Melakukan hubungan seks saat menstruasi memiliki kemungkinan hamil juga. Hal ini sering terjadi pada seorang wanita yang memiliki siklus menstruasi yang pendek misalnya 22 hari. Artinya bagi seorang wanita dengan siklus menstruasi yang pendek akan mengalami masa ovulasi yang terjadi pada beberapa hari setelah masa menstruasi berakhir.

Apabila anda melakukan hubungan seks saat masa menstruasi, kemungkinan sperma yang masuk akan bisa bertahan pada tuba falopi wanita selama kurang lebih 6 hari. Padahal anda memiliki siklus menstruasi yang pendek. Maka kemungkinan besar sperma tadi bisa membuahi sel telur yang keluar hanya beberapa hari setelah masa menstruasi anda berakhir. Biasanya seorang wanita mengalami masa menstruasi selama 3-7 hari. Jadi kemungkinan terjadi pembuahan masih ada. Bahkan seorang wanita ada yang mengalami ovulasi sesaat sebelum menstruasi berakhir.

Baca Juga  Benarkah Dengan Banyak Berkeringat Mampu Menurunkan Resiko Stroke ?

 

Secara normal, seorang wanita akan mengalami siklus menstruasi selama 28 hari. Jika anda mempunyai siklus menstruasi yang normal, maka masa ovulasi anda terjadi sekitar pertengahan dari siklus menstruasi atau sekitar hari ke-12 dan 16. Saat itulah ovarium seorang wanita mengeluarkan sel telur yang siap untuk dibuahi oleh sperma yang masuk.

Bagaimana jika memiliki siklus menstruasi yang lebih lama dari 28 hari ? Jika anda mempunyai siklus menstruasi yang lebih lama dari 28 hari, maka resiko kehamilan anda lebih kecil dibandingkan dengan wanita yang memiliki siklus mentsruasi kurang dari 22 hari.

Baca Juga  Sebaiknya Mengenali Tipe Kulit Terlebih Dahulu Sebelum Melakukan Perawatan

Dari penjelasan diatas, sekarang yang membuat anda melakukan hubungan seks saat menstruasi apa ? Apakah ingin menghindari kehamilan atau justru ingin mempunyai keturunan ?. Jika anda melakukan seks saat menstruasi bertujuan agar tidak hamil maka anda tetap beresiko untuk hamil.

Namun jika anda dalam proses memperoleh keturunan, maka melakukan seks saat istri anda menstruasi kurang disarankan. Yang disarankan adalah melakukan hubungan seks saat masa subur wanita sekitar pertengahan siklus menstruasi atau sekitar hari ke-12 dan 16. Pada saat itu terjadi ovulasi yang besar kemungkinan akan ada pembuahan sel telur oleh sperma.

Dari segi kesehatan, berhubungan seks saat wanita mengalami menstruasi memiliki banyak resiko buruk bagi kesehatan. Saat seorang wanita menstruasi, maka pH pada area vagina akan menjadi lebih rendah. Ada banyak resiko penyakit mulai dari hepatitis sampai HIV. Selain itu melakukan hubungan seks saat menstruasi juga terkesan kotor dan tidak higienis. Sebaiknya anda menunda keinginan untuk burhubungan seks jika pasangan anda sedang menstruasi. Tunggulah sampai selesai menstruasi berakhir. Dari segi agama pun juga dilarang melakukan hubungan badan dengan istri saat menstruasi.

Baca Juga  Memanfaatkan Alpukat Untuk Menghapus Make Up Yang Membandel

Itulah informasi tentang benarkah hubungan seks saat menstruasi bisa menyebabkan hamil. Semoga bermanfaat

Artikel Terkait : Bagaimana Cara Mengenali Menstruasi Yang Tidak Sehat 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *