Benarkah Dengan Mengurangi Makan Nasi Menjadi Cara Terbaik Untuk Menurunkan Berat Badan ?

header niko 728 x 90

rendah-karbo-2

InspirasiBersama.com – Mungkin kita sering kali mendengar kalau untuk menurunkan berat badan yang efektif adalah dengan cara mengurangi konsumsi nasi, benarkah demikian ?. Padahal tubuh kita membutuhkan sebuah nutrisi yang berasal dari karbohidrat.

Tidak dipungkiri bahwa nasi merupakan sumber karbohidrat yang sangat tinggi. Terlebih lagi nasi merupakan makanan pokok hampir seluruh orang Indonesia. Jadi bisa dibilang sangat susah untuk menghilangkan nasi dari menu makanan setiap hari.

Sebelumnya kita bahas terlebih dahulu tentang pemicu obesitas. Menurut para ahli mengatakan bahwa penyebab terbanyak kasus obesitas adalah disebabkan karena faktor terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat. Hal ini akan membuat banyak kandungan gula dalam tubuh kita.

Baca Juga : Kebiasaan Buruk Yang Bisa Membuat Kita Gemuk

Banyak orang yang kurang tahu tentang kebutuhan kalorinya. Apabila anda tergolong orang yang mempunyai berat badan yang normal, maka dalam sehari membutuhkan kalori sekitar 2.000. Untuk mendapatkan jumlah sebesar itu, maka bisa kita dapatkan dengan cara mengkonsumsi nasi sebanyak 300 gram.

Baca Juga  Benarkah Dengan Melakukan Sunat Membuat Seks Lebih Nikmat ?

 

Sebaliknya jika ternyata kita mempunyai berat badan yang berlebih atau obesitas, maka seharusnya kita membatasi kalori yang masuk. Seharusnya hanya 1500 kalori yang harus dikonsumsi dalam seharinya. Atau jika mengkonsumsi nasi hanya sekitar 180 gram saja.

Kebanyakan orang merasa cuek dengan kebutuhan kalori setiap harinya. Mereka cenderung tidak memperhatikan berapa kalori yang sudah saya konsumsi. Kebanyakan dari kita akan mengkonsumsi banyak nasi, belum lagi lauk yang juga mengandung tepung dan ditutup dengan minum-minuman manis setelah makan.

Baca Juga  Bolehkah Mengkonsumsi Susu dicampur Dengan Teh dan Kopi ?

Dengan melakukan pola makan yang seperti itu, maka akan membuat banyak tumpukan kalori dalam tubuh kita sehingga akan memicu peningkatan berat badan. Belum lagi kita tergolong orang yang jarang beraktivitas fisik, lengkaplah sudah.

Yang perlu diperhatikan bagi mereka yang melakukan pola diet rendah karbohidrat adalah jangan mempunyai persepsi untuk tidak mengkonsumsi karbohidrat sama sekali. Mengurangi asupan karbohidrat sudah banyak terbukti bisa mengurangi berat badan dibandingkan dengan diet rendah lemak. Namun sekali lagi tubuh kita tetap membutuhkan asupan karbohidrat. Kurangi porsinya jangan tidak makan sama sekali karbohidrat.

Menurut para ahli mengatakan bahwa kunci sukses melakukan diet karbohidrat adalah bukan dilihat dari menghindari karbohidratnya, namun lebih pada memilih jenis karbohidrat yang lebih sehat yang tidak memicu penumpukan kalori. Beberapa contohnya adalah roti gandum, oat, kacang kedelai, sayur, buah dan umbi-umbian. Selain mengandung karbohidrat, menu tersebut juga kaya akan kandungan serat.

Baca Juga  Bagaimana Pola Minum Yang Benar Menurut Kesehatan ?

Bagaimana jika ternyata setelah mengurangi jumlah karbohidrat membuat tubuh kita menjadi lemas dan susah diajak mikir ?. Apabila yang anda rasakan seperti ini, maka solusinya adalah dengan cara melakukan ngemil camilan yang kaya serat beberapa jam setelah kita makan.

Artikel Terkait : Jenis Makanan Yang Bisa Menggantikan Nasi Sebagai Sumber Karbohidrat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *