Begini Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak

header niko 728 x 90

melatih anak suka makan sayur

InspirasiBersama.com – Memiliki anak yang sehat dan kuat adalah dambaan setiap orang tua. Banyak orang tua yang bingung bagaimana cara menjaga anak agar tidak mudah sakit akibat bakteri atau virus. Ternyata cara yang paling efektif adalah dengan cara meningkatkan daya tahan tubuh anak agar anak kita tidak mudah sakit.

 

Kalau kita memiliki anak yang sedang sakit pastinya sebagai orang tua akan terasa sedih. Anak akan menjadi rewel, tidak mau makan bahkan mengalami gangguan tidur. Sebenarnya anak yang sedang sakit, menjadi bagian dari latihan daya tahan tubuh melawan penyakit, ungkap seorang profesor pediatrik Charles Shubin yang berasal dari Universitas Maryland.

Saat manusia dilahirkan kedunia, dilengkapi dengan sistem kekebalan tubuh yang masih belum sempurna. Untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh, maka terjadilah yang namanya sakit yang disebabkan karena paparan bakteri maupun virus untuk melatih imunitas melawan bakteri atau virus yang masuk ke dalam tubuh.

Untuk itu bagi anda yang mempunyai anak kecil yang mengalami kejadian sakit bahkan sampai delapan kali dalam setahun, menurut para ahli itu menjadi suatu hal yang normal. Biasanya seorang bayi atau anak akan mengalami penyakit pilek, flu, demam atau infeksi telinga.

Baca Juga  Bisakah Plak Dalam Darah Dihilangkan ?

Demikian bukan berarti sebagai orang tua pasrah terhadap anak yang sedang sakit. Ada cara yang efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak kita secara alami, misalnya :

1. Konsumsi sayur dan buah
Cara pertama untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak kita adalah dengan cara konsumsi sayur dan buah. Kita tahu bahwa dalam sayur dan buah banyak terkandung nutrisi dan berbagai vitamin yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, misalnya vitamin C. Dengan asupan vitamin C yang cukup, maka akan merangsang peningkatan sel darah putih yang berfungsi untuk melawan penyakit yang masuk ke dalam tubuh.

2. Waktu tidur
Waktu tidur yang cukup juga sangat berpengaruh terhadap daya tahan tubuh anak. Berikan waktu tidur yang cukup bagi anak kita agar memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Waktu tidur yang normal bagi bayi baru lahir adalah 18 jam sehari. Sedangkan bagi balita sekitar 12-13 jam dalam sehari. Kemudian bagi anak prasekolah berikan waktu tidur selama 10 jam perhari.

3. Berikan ASI
Cara meningkatkan daya tahan tubuh anak selanjutnya adalah dengan memberikan ASI secara eksklusif sejak bayi lahir. Pemberian ASI sejak lahir sangat efektif meningkatkan antibodi tubuh anak sehingga membuat anak tidak mudah menderita penyakit seperti alergi, diare, pneumoni, meningitis dan berbagai penyakit berbahaya lainnya.

Baca Juga  Tips Tetap Sehat Meskipun Sangat Sibuk Bekerja

Kalau kita amati, saat seorang ibu memberikan ASI pertama kepada bayi yang baru lahir akan berupa kolostrum atau cairan kuning yang keluar pertama lewat ASI. Pemberian kolostrum pada bayi sangat penting agar bayi tahan terhadap berbagai penyakit.

4. Olahraga bersama
Dengan melatih anak untuk menyukai kegiatan olahraga, maka akan membuat daya tahan tubuhnya menjadi lebih kuat. Kita bisa mengajak anak untuk rajin berolahraga, misalnya jalan santai, bersepeda, berenang bersama-sama. Dengan memberikan contoh yang bagus kepada anak, maka anak kita akan dengan sendirinya menyukai kegiatan olahraga.

5. Kebiasaan sehat
Membiasakan seorang anak untuk hidup sehat bisa mengurangi resiko anak terserang berbagai macam penyakit. Meskipun ini tidak berefek pada peningkatan imunitas tubuh anak. Contohnya adalah membiasakan anak untuk rajin cuci tangan sebelum makan, setelah memegang hewan peliharaan, atau setelah dari toilet. Dengan membiasakan hal tersebut, maka anak dengan sendirinya akan terbiasa hidup sehat.

Baca Juga  Benarkah Sering Bercinta Membuat Kemampuan Otak Meningkat ?

6. Jauhkan dari asap rokok
Bagi orang tua yang mempunyai kebisaan merokok, maka sangat disarankan untuk berhenti merokok dalam rumah. Merokok yang dilakukan dalam rumah akan memicu paparan zat kimia pada anak kita. Dalam asap rokok mengandung sekitar 4.000 toksin yang bisa masuk melalui pernapasan. Jika kondisi ini terhirup oleh anak yang notabene masih mempunyai daya tahan tubuh yang masih lemah, maka sangat potensial menimbulkan penyakit.

Baca Juga : Dampak Negatif Merokok Depan Anak

7. Jangan desak dokter anak
Jika anak kita sedang sakit flu atau radang tenggorokan, maka sebagai orang tua jangan mendorong dokter untuk meresepkan antibiotik. Pemberian antibiotik sebaiknya hanya diberikan pada penyakit yang disebabkan karena bakteri. Sedangkan flu dan radang tenggorokan disebabkan karena virus.

Artikel Terkait : Manfaat Pencernaan Yang Sehat Bagi Daya Tahan Tubuh Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *